Terlanjur punya Pasangan yang belum diselamatkan/beda agama?

ada suatu pasangan salah satunya adalah orang percaya tetapi pasanganya adalah orang belum percaya/beda agama hal ini banyak terjadi di sekitar kita tapi ada sebuah janji di alkitab I korintus 7:12-16 tentang permasalahan ini

12Kepada orang-orang lain aku, bukan Tuhan, katakan: kalau ada seorang saudara beristerikan seorang yang tidak beriman dan perempuan itu mau hidup bersama-sama dengan dia, janganlah saudara itu menceraikan dia.

13Dan kalau ada seorang isteri bersuamikan seorang yang tidak beriman dan laki-laki itu mau hidup bersama-sama dengan dia, janganlah ia menceraikan laki-laki itu.

14Karena suami yang tidak beriman itu dikuduskan oleh isterinya dan isteri yang tidak beriman itu dikuduskan oleh suaminya. Andaikata tidak demikian, niscaya anak-anakmu adalah anak cemar, tetapi sekarang mereka adalah anak-anak kudus.

15Tetapi kalau orang yang tidak beriman itu mau bercerai, biarlah ia bercerai; dalam hal yang demikian saudara atau saudari tidak terikat. Tetapi Allah memanggil kamu untuk hidup dalam damai sejahtera.

16Sebab bagaimanakah engkau mengetahui, hai isteri, apakah engkau tidak akan menyelamatkan suamimu? Atau bagaimanakah engkau mengetahui, hai suami, apakah engkau tidak akan menyelamatkan isterimu?

dalam kasus semacam ini (sudah terlanjur memiliki pasangan beda iman) yang dibutuhkan pasangan Kristen hanyalah meminta kepada Tuhan untuk menyucikan ranjang perkawinan mereka dan pasangan mereka yang tidak beriman ,serta menutup pintu masuk dengan darah Yesus sehingga pasangan yang percaya tidak tertular setan2 dari pasangan yang tidak percaya melalui hubungan seks.

poin2 dari firman Tuhan diatas
-kita orang percaya tidak boleh menceraikan pasangan kita yang tidak percaya
-hubungan pasangan dikuduskan oleh kita yang percaya
-jika pasangan kita yang tidak percaya meminta cerai maka biarkanlah bercerai
-kita tidak akan tahu kemungkinan suatu saat pasangan kita yang tidak percaya dapat berubah dan terselamatkan

Firman Tuhan ini bukan berarti boleh2 saja menikah dengan pasangan yang berbeda keyakinan tapi untuk orang2 yang “terlanjur”

mohon pendapat rekan2 dalam hal hal ini :afro:

renungannya sungguh menyentuh dan sangat bagus bro…

tetapi sepertinya salah kamar bro karena ini sub forum ajaran…

iya baru sadar kalo salah kamar biasa pagi2 masih agak ngantuk