Teroris tertangkap

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA–Buron teroris Amerika Serikat, Umar Patek, tertangkap di Pakistan. Dua pejabat intelejen Filipina dan Indonesia mengkonfirmasi berita ini, Selasa malam.

Dengan tertangkapnya Patek, berarti kini AS memegang dua pentolan jaringan teroris di Asia Tenggara. Selain Patek, yang mengomandoi Bom Bali I 2002, sudah ditangkap pula Hambali.

Hambali ditangkap di Ayutthaya, Thailand pada 13 Agustus 2003. Pria yang juga dikenal dengan nama Ridwan Isamuddin dan Encep Nurjaman itu kini ditahan di Penjara Guantanamo, Kuba, dan menunggu sidang di Washington DC, Amerika Serikat.

Bagaimana perlakuan AS terhadap Patek akan menjadi indikator kebijakan teroris Presiden Barack Obama. Sebab bila merunut kebijakan pendahulunya, George W Bush, maka Patek bisa jadi masuk ke Guantanamo.

Namun Obama sudah menyatakan akan menutup Guantanamo dan tidak berniat menambah narapidana terorisme lagi ke sana.