Tetap stabil dalam masa sulit

Banyak orang memiliki karunia dan talenta dan terpanggil untuk melayani Tuhan. Tapi kadang Tuhan tidak langsung memerintahkan mereka untuk segera melakukannya karena mereka masih perlu belajar bagaimana untuk bisa stabil, diandalkan, dipercaya, tidak mudah goyah, dan bisa mengendalikan emosi mereka.
Sebagai orang kristen, kita harus bisa memiliki kehidupan dimana talenta yg kita miliki bisa berguna bagi setiap orang disekitar kita. Setiap hari sesuatu bisa terjadi dan mengacaukan situasi hati kita hari itu tapi tidak seharusnya kita membiarkan hal2 yg tidak kita kehendaki mengacaukan hari2 yg kita lalui karena kita bisa mengendalikan diri kita sendiri, tapi sampai kita bisa percaya kepada Tuhan tak ada yg bisa mengubah kita. “Tuhan tidak pernah mengatakan agar kita melakukan sesuatu tanpa pertolonganNya”
Hal pertama yg harus kita lakukan adalah berhenti mencari alasan, seperti “aku tidak bisa mengatasi ini, aku terlalu emosional, kamu belum pernah menghadapi masalah sebesar masalahku, kamu bisa marah juga kan!” Tuhan tidak pernah mengatakan kepada kita untuk melakukan apa yg tidak anggup kita lakukan tanpa pertolonganNya. Dan kamu bisa mendapatkan banyak keuntungan bila kamu bisa mengontrol emosimu.
Apabila kamu memiliki damai, kamu juga memiliki kekuatan
Suka atau tidak sesungguhnya kalian semua berada dalam peperangan rohani. Musuh kalian adalah iblis yg selalu memerangi kalian dengan berbagai cara dan dia akan terus berperang menghadapi kalian. Jadi kamu perlu mengetahui bagaimana berdiri menghadapi iblis dalam peperangan rohani ini.
Dalam Filipi 1:28 dikatakan bahwa, “dengan tiada digentarkan sedikitpun oleh lawanmu. Bagi mereka semuanya itu adalah tanda kebinasaan, tetapi bagi kamu tanda keselamatan, dan itu datangnya dari Allah.” ayat firman Tuhan ini mengatakan bahwa Tuhan dan iblis selalu mengawasi kita. Jika kita tetap hidup dalam damai, iblis tahu bahwa kita tidak bisa diperdaya dan bahwa kita tidak gampang menyerah. Tapi ini juga bisa menjadi tanda untuk Tuhan bahwa kepercayaan kita hanya tertuju kepada Tuhan.
Nggak perduli berapa banyak kamu mengatakan bahwa kamu percaya kepada Tuhan, jika kamu gampang marah terus menerus, apa yg kamu katakan tidka ada artinya. Dan selama kamu berusaha menyelesaikan masalahmu sendiri, Tuhan cuma akan berdiri mengawasi kamu tanpa berbuat apa2 dan berkata “Kabari aku kalau kamu sudah siap menerima pertolonganKu”
Kedamaian dalam dirimu bisa menghasilkan kedewasaan
Kamu dan aku memiliki keistimewaan bukan hanya untuk bisa percaya dalam Tuhan tapi juga menanggung penderitaan2 kecil selama kita menunggu kebebasan yg berasal dari Tuhan karena justru dalam masa sulit lah kita bisa bertumbuh jadi dewasa. Setiap hari kita harus bisa berdiri tegus dalam iman dan walaupun kamu tidak selalu mendapatkan jalan keluar dari masalahmu paling tidak secara rohani kamu bisa bertumbuh menjadi dewasa saat itu.
Jesus berkata, “Didalam dunia kamu akan menghadapi banyak kesengsaraan.” Tujuan dari iman kita adalah bukan untuk menghindari masalah tapi untuk menyelesaikannya dengan damai.
Jika kamu hanya bisa memuliakan nama Tuhan dalam tanah perjanjian, kamu akan memiliki masalah yg besar. Kamu harus bisa memuliakan Tuhan dalam lembah kekelaman. Sebenarnya jika kamu tidak memuliakan nama Tuhan dalam lembah kekelaman, kamu tidak akan pernah bisa keluar menuju tanah perjanjian. Kita semua harus bisa melakukan hal yg benar justru ketika ini sulit bagi kita dan kita tidak merasa ingin melakukannya. Pada saat itulah kita bertumbuh dewasa. Keluaran 14: 13-14 "Tetapi berkatalah Musa kepada bangsa itu: “Janganlah takut, berdirilah tetap dan lihatlah keselamatan dari TUHAN, yang akan diberikan-Nya hari ini kepadamu; sebab orang Mesir yang kamu lihat hari ini, tidak akan kamu lihat lagi untuk selama-lamanya. TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja.”
Ambil keputusan untuk percaya kepada Tuhan apapun yg terjadi, berdamailah, tetap menyembah, bersyukur selalu, lakukan apa yg bisa kamu lakukan, dan tetap berkata “Tuhan berperang bagiku”