The Body of This Death

Rom 7:24
Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini? (ITB)
O wretched man that I am! who shall deliver me from the body of this death? (KJV)

Beberapa commentary Alkitab menuliskan bahwa Rasul Paulus sedang membuat analogi tentang keadaan para tawanan yang dihukum oleh penguasa-penguasa kerajaan kuno, untuk menggambarkan keadaan manusia berdosa yang belum diselamatkan.

Virgil seorang pujangga Romawi (70-19 SM) menulis karya berjudul “Aeneid”. Dalam bab ke-viii ditulis kisah mengenai Mezentius, Raja Etruscan (Itali Kuno, pra Romawi) yang mengikat tawanannya dengan mayat. Tangan dengan tangan, kaki dengan kaki, muka dengan muka.

Saya mencoba menvisualisasikan kondisi tersebut untuk mengajar soal keadaan manusia sebelum lahir baru.

Ayat-ayat lain yang digunakan adalah: Roma 6:16
Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya, kamu adalah hamba orang itu, yang harus kamu taati, baik dalam dosa yang memimpin kamu kepada kematian, maupun dalam ketaatan yang memimpin kamu kepada kebenaran?

Gambaran dari jiwa yang diikat kepada tubuh dosa, yang membusuk, dengan bau menyengat, dengan ikatan yang tidak bisa diputuskan, menularkan penyakit dan akhirnya kematian.

Software: Curious Labs Poser 7, Photoshop


http://lh5.ggpht.com/paul.tuanakotta/SBs88B2FNYI/AAAAAAAAAw8/jz6f0T2ANu0/s800/roma7.jpg


http://lh5.ggpht.com/paul.tuanakotta/SBs88B2FNZI/AAAAAAAAAxE/xRBw1OuykS0/s800/roma7c.jpg

Versi lain, tanpa gambaran iblis, tetapi ada di dalam penjara.


http://lh3.ggpht.com/paul.tuanakotta/SBs_Uh2FNaI/AAAAAAAAAxM/Pt6sXoIduiQ/s800/bound01.jpg


http://lh3.ggpht.com/paul.tuanakotta/SBs_Uh2FNbI/AAAAAAAAAxU/gec8H4BnHl4/s800/bound02.jpg


http://lh3.ggpht.com/paul.tuanakotta/SBs_Uh2FNcI/AAAAAAAAAxc/ktjW-XQBSr0/s800/bound03.jpg

Somehow, mayat pada versi “penjara” lebih meyakinkan dari pada versi yang ada iblisnya.
Critics and comments are welcome!

JBU :happy0025:

Saya pernah denger mengenai praktek ini, tapi tafsirannya agak berbeda, yaitu menggambarkan persekutuan antara orang percaya dengan orang tidak percaya.

Ketika seorang percaya bersekutu dengan orang tidak percaya, maka jika si orang percaya belum bisa membawa kehidupan dan pemulihan, maka yang sebaliknya terjadi adalah lambat laun ia mengalami pembusukan yang berujung kematian.

Tafsiran ini tidak mengatakan agar tidak boleh bergaul dengan orang tidak percaya, tapi membuat kita waspada dengan siapa kita bersekutu (terutama untuk persekutuan yang sifatnya mendalam).

2 Kor 6:14-17
Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?
Persamaan apakah yang terdapat antara Kristus dan Belial? Apakah bagian bersama orang-orang percaya dengan orang-orang tak percaya?
Apakah hubungan bait Allah dengan berhala? Karena kita adalah bait dari Allah yang hidup menurut firman Allah ini: "Aku akan diam bersama-sama dengan mereka dan hidup di tengah-tengah mereka, dan Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku.
Sebab itu: Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan, dan janganlah menjamah apa yang najis, maka Aku akan menerima kamu.

1 Kor. 15:33
Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik

Im. 19:19
Kamu harus berpegang kepada ketetapan-Ku. Janganlah kawinkan dua jenis ternak dan janganlah taburi ladangmu dengan dua jenis benih, dan janganlah pakai pakaian yang dibuat dari pada dua jenis bahan.

Ul. 22:9
Janganlah kautaburi kebun anggurmu dengan dua jenis benih, supaya seluruh hasil benih yang kautaburkan dan hasil kebun anggurmu jangan menjadi milik tempat kudus.

Karena ini jaman PB, jangan ambil harafiahnya, tapi ambil maknanya - jangan sembarangan mencampur

Ezr. 9:2
Karena mereka telah mengambil isteri dari antara anak perempuan orang-orang itu untuk diri sendiri dan untuk anak-anak mereka, sehingga bercampurlah benih yang kudus dengan penduduk negeri, bahkan para pemuka dan penguasalah yang lebih dahulu melakukan perbuatan tidak setia itu."

Kalo kita tidak men-transform sekitar, maka kitalah yang di-transform oleh sekitar, entah makin baik atau makin buruk.