-The problems - Hidupku diubah oleh Tuhan melalui seorang wanita Kristen

SYALOM
lanjutan dari cerita yang “Hidupku diubah oleh Tuhan melalui seorang wanita Kristen”
aku ingin menceritakan masalah yang hadir ditengah-tengah pendekatanku pada saat pergumulannya.

Awalnya semuanya berjalan dengan baik, hingga satu saat dia menolak untuk kuajak keluar.
Setelah kutanya akhirnya keluar pengakuan
“aku ditegur kakak2 rohaniku untuk dekat dengan abang, karena menurut mereka itu tak adil untuk mantanku yang sedang bersusah payah mendoakan hati orang tuaku untuk dilembutkan, kata mereka jangan bermain dengan api”
FYI, wanita ini punya kakak rohani, karena emang dia sudah sejak dulu jadi AKK mereka.

awalnya aku merasa ini gak adil untukku,kakak2 wanita ini gak kenal denganku.
tapi aku berpikir positif, aku terima itu setelah aku liat dari sisi pandang “betapa wanita ini menghormati komitmen dari orang yang sedang mendoakannya”
kujalani pendekatan seperti itu, walaupun aku dianggap api. Aku cuma bisa bawa dia keluar untuk ke gereja.

oke itu problem pertama, masih ada problem lainnya.
JADI BAHAN GOSIP DI KANTOR
Ini hal yang tidak bisa dihindari, mulai dari level OB sampai Manager ada yang pro ada yang kontra dengan kedekatan ku dengan wanita ini. Sepertinya wanita ini belum siap menjadi “artis kantor”. Dia sempat minta untuk lost contact denganku karena tidak tahan menjadi bahan gosip. Bagaikan petir disiang hari. Setelah dibatasinya intensitas hangout bareng oleh kakak2 nya, sekarang dia mau los contact!

kalau yang ini aq gak bisa terima, dengan berbagai penjelasan akhirnya wanita ini masih mau berkomunikasi denganku. walau sesekali masih pusing apabila kami sedang duduk dimeja yang sama saat meeting karena pasti kami yang jadi bahan cerita.
aku tetep berpikiran positif, “apabila mereka iri atau cemburu, berarti anda melakukan hal yang benar”
itu yang selalu kupegang.

belum sampai disitu teman-teman FK.
masih ada masalah lainnya,.
Seperti air mengalir aku tetap sabar dalam menghadapi semua masalah, dan akhirnya wanita ini melembutkan hatinya untuk mau lagi kuajak hangout. Semua terasa indah dan nyaman, seperti ingin menghentikan waktu, lumayan sering intensitas kami hangout bareng. Sampai akhirnya aku membukakan matanya bahwa akulah zona nyamannya
dia menyadari itu, dia sadar bahwa benteng pertahanannya mulai roboh, sejak itu dia komit untuk membangun dan memperkokoh kembali benteng pertahannya itu, untuk menghormati pergumulan mantannya.

Kembali seperti di sambar petir disiang bolong, aku merasa hal ini tak adil, saat dia merasa nyaman didekatku, kenapa harus ada penolakan itu, tapi aku tetap berpikir positip, karena itu adalah hal yang benar.
Aku terus berdoa, meminta Tuhan lembutkan hatinya.

dan apa yang terjadi, Doa ku didengar, dengan komunikasi intens, aku berhasil merobohkan kembali benteng pertahanannya… God Is Good

setelah itulah dia mulai mengajakku untuk ikut ibadah PAK, aku diperkenalkan dengan kakak-kakak rohaninya.
tks God

apakah selesai masalahku, belum .
kesabaranku benar-benar diuji, disaat aku menunggu agustus, dan agustus tiba, aku harus pergi keluar kota selama sebulan penuh.
disinilah ujian sebenarnya
berdoa setiap saat agar diberi kesempatan oleh Tuhan untuk bertemu, akhirnya 13 agustus aku di ijinkan oleh Tuhan untuk pulang sebentar ke kota. 6 jam perjalanan Pulang Pergi, aku ajak dia hangout, dan hanya bertemu sekitar 3jam, Tuhan belum mengijinkan aku menanyakan hasil pergumulannya, seakan lupa akan tujuanku kekota kami hanya bercanda dan tertawa. Waktu yang tak banyak, dan aku harus kembali keluar kota.

lalu pada 16 agustus aku kembali ke kota karena ada acara buka bersama temen-temen muslim, dan dalam perjalanan aku menelpon dan tak sengaja bercanda, “kan mau buka puasa bersama dek, adek punya duit rupanya?”
telpon mati seketika setelah kutanyakan itu, dalam posisi nyetir aku mengira itu hanya masalah sinyal sehingga teleponku putus, tapi alangkah kagetnya saat aku baca status BBM ny “sepele kali orang itu, malas kali liat orang yang kek gitu”
karena merasa, aku telpon dia, dan di reject.
BBM cm di read, gak dibalas. Aku terus berdoa dijalan, dan sampai dikota aku BBM dia intinya begini “aku udah di kota, aku tunggu di tempat biasa, aku gak mau bawa mobil didalam kota , jadi kita naik motor adek aja, mobil tinggalkan di sekret PERKANTAS”
masih seperti sebelumnya, hanya di READ BBM ku…
sambil menunggu berharap-harap dan berdoa, 1jam kemudian ada balasan, iyaa dia jemput aku ditempat biasa.

masalah sudah selesai?? belum teman-teman FK
aku merasa ada sesuatu yang berbeda, dia tidak seperti biasanya.
setelah kuantar pulang, pada malamnya kutanyakan tentang hal itu, dan benar dia masih kesal karena kusepelekan, aku cuma bisa minta maap. BBM cuma di read.
akhirnya 17 agustus pagi aku harus kembali ke luar kota, sepanjang perjalanan aku tak henti berdoa, agar Tuhan lembutkan hatinya.

selesai?? BELUM
saat aku menjelaskan semuanya, wanita ini memaafkanku, tapi dalam obrolan berikutnya dia tidak seperti biasanya, balasan dr obrolan hanya dibalas seperlunya.
Tuhan, apa lagi ini…
wanita ini bilang kalau dia malas ngobrol dengan aku, dan sampai aku mengetik ini, hatinya belum juga lembut dan masih malas untuk berkomunikasi denganku.
Gara-gara nila setitik rusak susu sebelanga.

“AWASILAH MULUTKU, YA TUHAN, BERJAGALAH PADA PINTU BIBIRKU! JANGAN CONDONGKAN HATIKU KEPADA YANG JAHAT…” MAZ 141 : 3 - 4A

Apakah aku mampu merobohkan benteng ini seperti aku merobohkan benteng-benteng sebelumnya??? apakah aku bisa kembali menjadi zona nyamannya???
Sumpah demi Tuhan aku tak bermaksud meremehkan. Aku manusia biasa yang tak luput dari kesalahan.

Husss jangan bersumpah demi apapun baik lisan maupun tulisan…

BTW itu 17 agustus tadi y?

iya baru tadi bro…
:frowning:

tunggu aja waktunya … maklum masih emosi… tenang aja broo…

Iy bro, sabar… Sabar itu buahnya enak. :slight_smile:

doh maennya yg elegan dong,jangan telalu agresif gitu ngejar cewenya(dikit2 ngajak hangout).jelas aja cewenya jd takutlah(palagi dia ada komitmen dgn mantan & orang gereja).cewe juga lama2 bisa illfeel lho klo dikejar-kejar cowo ‘needy’.terlebih anda jd pihak ketiga dlm hubungan orang lain.klo anda pria sejati mustinya anda juga kudu mengerti & menghormati pergumulan dia dan mantannya(bukannya malah jd ‘batu sandungan’ buat dia).