TIDAK PERLU MENGHAKIMI

Setiap manusia lahir dan bertumbuh di lingkungan yang berbeda, dari orang tua yang berbeda, dan dari latar belakang yang berbeda. Mereka belajar dari pengalaman. Mereka didoktrinisasi oleh keadaan yang tidak bisa mereka atur sejak mereka dilahirkan. Contoh, ketika kita masih kecil kita tidak bisa memilih agama apa yang harus kita anut. Kita tidak bisa memilih pada orang tua yang mana kita akan dibesarkan.

Kita hanya perlu mengerti bahwa tidak ada satupun dari kita yang sama, karena kita masing-masing berasal dari latar belakang dan pengalaman yang berbeda. Kita tidak bisa menyalahkan orang lain karena telah mengambil keputusan yang tidak sesuai dengan kehendak kita. Kita tidak bisa memaksakan “kebenaran” yang miliki. Karena TIDAK ADA GUNANYA…
KITA HANYA PERLU MENGERTI.
Bahwa kita hidup didalam dunia yang sudah jatuh kedalam dosa.
Semua kita sering melakukan kesalahan tanpa kita sadari.
Terlampau mudah bagi kita untuk mencari-cari kesalahan orang lain. Tidak perlu bakat atau kepandaian untuk melihat keburukan orang karena hal itu sudah hadir secara alami tertanam dalam diri kita, semenjak kita telah berada di dunia.

Satu hal yang perlu kita ingat ketika kita mau menghakimi saudara kita, adalah bahwa kita HARUS MEMBENCIi, tapi yang kita benci adalah dosa, bukan membenci mereka yang sudah berbuat dosa.

Kita sama-sama tidak luput kesalahan. Kita sama-sama orang berdosa. Yang bisa menghakimi kita hanyalah Tuhan. Dan waktunya BUKAN SEKARANG tapi nanti di hari akhir, dimana kita semua secara adil akan dihakimi sendiri oleh ALLAH

Apakah kalau memperingatkannya bahwa tdk sesuai Alkitab juga termasuk menghakimi?
Apakah lebih baik biarkan saja mereka yg jelas2 melenceng dari Alkitab?
GBU

Mat 24:4 Jawab Yesus kepada mereka: "Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu!

Coba bro jelaskan bagaimana kita bisa “waspada” tanpa menghakimi.

Atau mungkin menurut bro Yesus sudah keliru memperingatkan begitu?