Tidak utama lagi bagi manusia dalam Dua Kasih Terutama untuk membangun gereja.

Salam damai sejahtera untuk saudara-saudaraku yang hidup di dalam Dua Kasih Terutama.

Ketahuilah saatnya sudah tiba untuk meninggalkan pikiran dan keinginan hanya berkumpul dan berjemaat dengan saudara-saudara yang hidup dalam Dua Kasih Terutama.

Sudah saatnya setiap orang diselidiki dan semua gereja dipersatukan dalam ketetapan Allah.
Supaya meninggalkan keinginan membangun tempat ibadah yang bertujuan utama hanya untuk berkumpul antara sesama manusia yang mengaku sebagai pengikut Yang Menghidupi Dua Kasih Terutama, yaitu Kristus Yesus.

Maksudnya tidak setiap orang yang mengaku pengikut Kristus itu hidup di dalam Dua Kasih Terutama; tetapi memang masih pantas menjadi saudara, karena mengakui menerima bahwa manusia ditetapkan oleh Allah untuk hidup di dalam Dua Kasih Terutama.

Karena itulah, inilah saatnya bagi saudara-saudara yang hidup di dalam Dua kasih Terutama untuk bersama-sama setiap orang yang telah ditetapkan hidup di bawah kuasa sepuluh perintah menurut hukum Taurat dan juga setiap orang yang memilih hidup dalam pernikahan untuk memperoleh kuasa.
Setiap orang hendaknya sungguh-sungguh mengetahui kehendak Allah atas mereka yaitu melayani orang-orang lanjut usia, dan anak-anak yatim-piatu.

Bangunlah tempat tinggal umum bagi orang-orang lanjut usia sebagai ganti gereja.
Bangunlah tempat tinggal umum bagi anak-anak yatim-piatu sebagai ganti tempat berkumpul kalian.

Dan berkuasalah atas manusia.
Peliharalah orang-orang lanjut usia yang memang telah hidup dalam Dua Kasih Terutama.
Peliharalah mereka yang telah sungguh-sungguh seumur hidupnya di bawah kuasa sepuluh perintah menurut hukum Taurat.
Dan peliharalah manusia yang telah rela seumur hidupnya menjadi hamba-hamba orang-orang yang hidup di dalam Dua Kasih Terutama.

Berilah tempat tinggal bagi anak-anak yatim-piatu. Supaya setiap orang mengakui bahwa Allah memang memberikan kesempatan yang sama bagi setiap orang untuk hidup di dalam Dua Kasih Terutama-Nya untuk beroleh kuasa dari-Nya yaitu kuasa manusia atas manusia.

jadi gk boleh bangun gereja lagi gtu om?

ga ngerti maksudnya apa, to the point aja :cheesy:

bro kawabaki postingannya selalu dengan kata2 “Dua Kasih terutama”, yg membuat ribet postigannya

Salam damai sejahtera dalam Kristus Yesus untuk semua.
Sesungguhnya kelak akan dipahami.

Apakah aku akan menulis ini sebagai nubuat?
Tidak, Aku tidak menulis sebagai nubuat supaya iman setiap orang bersatu dan memulai dari sekarang dan bukannya menunggu.

Sebuah tempat berkumpul, tempat ibadah Kristen sudah tidak perlu khusus.
Dan secara umum tidak akan dikenal sebagai gereja.

Sesungguhnya sangat baik jika secara umum, tempat berkumpul adalah tempat tinggal bagi orang lanjut usia, dan tempat tinggal bagi anak yatim-piatu.
Dan secara khusus dikenal orang banyak sebagai tempat berkumpul dan berjemaat.

Satu hal lagi yang memimpin tiap pertemuan hendaknya tidak hanya laki-laki saja tetapi suami-isteri.

Dan setiap orang yang tinggal di sana akan dilayani tanpa perbedaan; setiap orang akan bermegah dalam Tuhan.

Satu hal lagi yang memimpin tiap pertemuan hendaknya tidak hanya laki-laki saja tetapi [b]suami-isteri[/b].

and the point is??jd selama ini salah gitu klo pertemuan ibadah di gereja dipimpin laki-laki??inipun anda mengesampingkan fakta bahwa saat ini wanita sudah diperbolehkan memimpin ibadah(at least di gereja2 Kristen).mungkin TSnya biasa beribadah/bergereja di denominasi Katolik sehingga tidak menyadari hal itu??

Pointnya adalah keduanya harus bersama-sama memimpin ibadah, dan keduanya adalah yang hidup dalam Dua Kasih Terutama yaitu memiliki kuasa manusia atas manusia.
Dan mereka harus memiliki pekerjaan juga.

itu saran yg bagus sekali bro,seandainya gereja2 bersatu dan tdk ada lagi pemisahan2 dgn kesukuan ataupun jenis2 gereja , saya bisa mengerti apa yg bro maksud dgn Dua Kasih Terutama tersebut.

Salam damai sejahtera dalam KRISTUS YESUS.

Saudara, aku akan menjelaskan lagi supaya Dua Kasih Terutama nyata bagi semua orang, dan ini bukan saran tetapi aku juga tidak menyatakan sebagai nubuat karena hal ini adalah ketetapan Allah.

Dengan membangun rumah yatim-piatu dan rumah bagi orang lanjut usia sebagai tempat umum dan sebagai tempat berkumpul jemaat secara khusus, akan memenuhi segala ketetapan Allah yaitu hidup menerima Dua Kasih Terutama.

Dengan demikian setiap anak beroleh kesempatan memiliki kuasa manusia atas manusia, yang diberikan Allah kepada setiap orang yang hidup dalam Dua Kasih Terutama.

Dan dengan adanya rumah untuk orang lanjut usia, maka anak Allah (yang memang tidak mengutamakan harta dalam hidupnya) akan terjaga hidupnya.

Dan Sahabat Allah dapat menunjukkan bahwa pada mereka ada takut akan Allah, sehingga mereka mengutamakan hal ini; karena mereka memang harus berada di kemah manusia yang hidup dalam Dua Kasih Terutama.

Dan juga hamba-hamba Allah, akan bekerja dengan sukacita dalam melayani Allah; dengan melayani jemaat.
Dan tidak menjadi hamba uang karena mereka terjamin juga sebagai orang yang berhak dijaga hidupnya.

lha iya makanya ane tanya kenapa harus suami-istri yg memimpin ibadah??klo cara anda menjelaskan seperti ini sih saya rasa orang lain akan cenderung menganggap anda komat kamit ga jelas(bisa khotbah bagus tp ga bisa jelasin esensinya) & tidak menghiraukan pengajaran anda.pdhal di mata Tuhan itu semua orang itu sama,tidak ada bedanya antara yg hidup selibat maupun yg menikah(silakan baca tulisan Paulus di 1 Korintus 7).apa krn anda telah menikah trus anda jd mengklaim klo pernikahan adalah level rohani yg lebih tinggi drpd melajang(orang yg sudah menikah kerohaniannya lebih tinggi drpd yg belum menikah)??wele2 gawat sekali ini.kadar rohani kok diukur dr status pernikahan??

yang belom nikah udah mimpin jemaat… banyak yang TerSUNGGING tuh… eh maksudnya tersinggung

whuahuahuahuahuhaa

Itu diatas kan sudah dijawab karena kuasa manusia atas manusia.

Suami-isteri yang menikahnya dalam Dua Kasih Terutama memperoleh kuasa manusia atas manusia.

Surat Paulus bertujuan menjawab surat-surat dari jemaat yang menanyakan hal-hal tertentu dan terperinci, dan bukan jawaban untuk akhir jaman.

Paulus karena ia diperintahkan memberitakan Injil kepada bangsa-bangsa bukan Yahudi sebagai hal yang terutama, maka itulah yang diutamakannya.

Paulus berusaha supaya jemaat mula-mula menjadi seperti dia yaitu memberitakan Injil supaya setiap orang mendengar namaNya.

Paulus sendiri berkata bahwa dunia seperti yang mereka kenal itu akan berlalu; itulah sebabnya memberitakan Injil adalah prioritas utama, daripada berusaha memiliki pernikahan atau berusaha menceraikan pasangan di saat itu.

Paulus memberitahu bahwa perempuan harus bertudung kalau tidak ia harus mencukur rambutnya, adakah kalian yang mengikutinya?

Adakah kalian menjadikan itu ketetapan Allah mengikuti jemaat mula-mula?

Lukas 22:35,36
Lalu Ia berkata kepada mereka: “Ketika Aku mengutus kamu dengan tiada membawa pundi-pundi, bekal dan kasut, adakah kamu kekurangan apa-apa?”
Jawab mereka: “Suatupun tidak.” Kata-Nya kepada mereka: "Tetapi sekarang ini, siapa yang mempunyai pundi-pundi, hendaklah ia membawanya, demikian juga yang mempunyai bekal; dan siapa yang tidak mempunyainya hendaklah ia menjual jubahnya dan membeli pedang.

Yesus Kristus sendiri mengutus murid-murid berdua-berdua, apakah Dua Kasih Terutama memenuhi itu?

Bukankah berdua lebih baik daripada sendiri?

Ini semua adalah untuk angkatan kemudian.

Muliakanlah Allah dengan Dua Kasih Terutama.

wew mencla mencle mulu jawabannya.jadinya skrng pernikahan ga penting gitu(agan bilang lebih penting memberitakan Injil)??klo gitu bisa disimpulkan bahwa ga penting juga suami-istri memimpin ibadah,krn yg terutama adalah memberitakan Injil(yg mana bisa dilakukan juga oleh orang2 yg belum menikah).hidup single/selibat itu bukan berarti hidup sendiri,krn kan ada yg namanya teman.jadi salah besar klo anda menggeneralisir orang2 yg hidup selibat/belum menikah sbg orang2 yg tidak bisa menerapkan dua kasih terutama.

Salam damai sejahtera dalam Kristus Yesus untuk semua saudara-saudara.

Dengan memberitahu tidak utama lagi bagi manusia dalam Dua Kasih Terutama untuk membangun gereja, sudah menandakan pemberitahuan kedatangan kerajaan Allah.

Tulisan diatas jika tidak diterima karena ada yang berusaha mempertahankan sesuatu miliknya yang bernilai karena sudah lama dipercayai silakan saja.

Tapi seperti mula-mula Allah menyatakan bahwa manusia itu (Adam) tidak baik seorang diri dan Allah akan memberikan penolong baginya yang sepadan, itulah yang akan terjadi dikemudian hari bagi setiap orang yang percaya bahwa Yesus Kristus adalah Yang Menghidupi Dua Kasih Terutama.

Bro kawabaki pertama anda bilang tidak penting membangun gereja lagi, kedua geraja harus dipimpin oleh suami istri karena yg menikah dalam dua kasih terutama berkuasa atas manusia lalu anda bilang lebih baik menginjili, jadi kesimpulannya apa???

Menurut anda sendiri apa fungsinya gereja??

Salam damai sejahtera.
Gereja mula-mula adalah tempat berkumpul jemaat untuk kemudian memberitakan Injil.
Di dalam gereja semua orang saling menasehati dan saling menguatkan dalam nama Yesus Kristus.

Setelah Injil diberitakan ke seluruh penjuru bumi, maka sudah saatnya setiap orang menerima hidup dalam Dua Kasih Terutama.

Jemaat akan berkumpul di tempat tinggal anak yatim-piatu dan orang lanjut usia.
Diutamakan setiap anak memperoleh kesempatannya untuk menerima hidup dalam Dua Kasih Terutama.
Dan memelihara hidup orang yang lanjut usia karena tubuh manusia adalah bait suci.

Pemimpin jemaat adalah suami-isteri yang hidup dalam pernikahan untuk mengawinkan Dua Kasih Terutama.

Syallom Bro Kawa sekali lagi saya tidak sependapat dengan kamu, Gereja itu penting buat Tuhan, perhatikan Kitab Wahyu, dan Gereja memang tempat berkumpul jemaat jemaat, saling menasehati, menguatkan, dan sebenarnya fungsi utama Gereja adalah Anggota Tubuh Yesus dimana kita semua orang percaya menjadi Keluarga Besar diDalam Yesus Kristus.
Coba perhatikan kenapa Tuhan menciptakan manusia hidup berpasangan dan memerintahkan beranak cucu, inilah Lost connection Tuhan dengan ciptaanNya yg telah rusak.

Jadi melalui “Gereja” umat Tuhan dipersiapkan untuk menjadi keluarga besar Tuhan Yesus, saling mengenal, melayani, belajar, bertumbuh,dll dan yg lebih penting Dalam satu kesatuan Keluarga Besar Tuhan yg sama sama satu Hati menYembah Dia.
Dan melalui GerejaNya ini pada akhirnya nanti kita berkumpul menjadi Satu Keluarag Besar dengn Tuhan Yesus Di Surga Kekal.

Jadi saya tidak sependapat dengan anda kalau Gereja tidak diperlukan, orang yg tidak bergereja akan menjadi manusia percaya yg egois,terkucil hidupnya yg pada akhirnya menjadi tumbuhan liar, bisa menjadi sesat tanpa adanya pengayoman.

Soal pelayanan orang lanjut usia dan anak anak yatim piatu setiap Gereja punya program Diakonia dimana melalui program tsbt dapat tersalurkan.

Dan soal suami istri, anda harus berhadapan dengan saudara kita dari Khatolik dan GKI untuk mendapat persetujuan dari mereka hahaha… :char11:

Tuhan Yesus memberkati…!

Justru jemaat sekarang dikumpulkan, supaya setiap talenta, bakat, dan karunia-karunia dipersatukan dalam Kristus Yesus.
Orang yang tidak percaya sudah saatnya dihakimi, dan orang yang tersesat dan terbelunggu sudah saatnya diselamatkan dan dilepaskan.

Tujuan berkumpul di gereja memang saling menguatkan dan menasehati dan bahkan lebih lagi yaitu untuk memberitakan Injil.
Tetapi tidak merubah bahwa bait suci adalah tubuh manusia, dan roh Allah ada di dalamnya.

Dan bahwa orang-orang yang berusaha meninggikan bangunan Kristen adalah orang-orang yang berusaha meninggikan golongannya dan merendahkan golongan lain, dan tidak akan sanggup masuk dalam perlombaan Dua Kasih Terutama.

Dalam hal pemimpin jemaat, Allah telah menetapkan bahwa hanya suami-isteri yang hidup dalam Dua Kasih Terutama yaitu yang memiliki kuasa manusia atas manusia, keduanya akan memimpin jemaat. Yang satu mengasihi Allah dan yang satu bagiannya mengasihi sesama seperti diri sendiri.

Bro tampak kamu mulai mau melangkahi Tuhan dalam hal penghakiman, penghakiman apa yg kamu maksud disini??

Jemaat dikumpulkan dimana??
di panti asuhan or panti jompo seperti yg kamu bilang?

Gereja mana yg bilang tubuh manusia bukan bait Allah?

Yg Konsisten bro, Jadi boleh ada gereja atau tidak? Jawab aja Yes or No

Coba kasih ayat nya bro??

Syallom!

1 KOR 7: 17 : “Selanjutnya hendaklah tiap-tiap orang tetap hidup seperti yang telah ditentukan Tuhan baginya dan dalam keadaan seperti waktu ia dipanggil Allah. Inilah ketetapan yang kuberikan kepada semua jemaat”

           26: "Aku berpendapat, bahwa, mengingat waktu darurat sekarang, [b]adalah baik bagi manusia untuk tetap dalam keadaannya."[/b]

           27 : "Adakah engkau terikat pada seorang perempuan? Janganlah engkau mengusahakan perceraian! [b]Adakah engkau tidak terikat pada seorang perempuan? Janganlah engkau mencari seorang![/b]

            28: "Tetapi, kalau engkau kawin, engkau tidak berdosa. Dan kalau seorang gadis kawin, ia tidak berbuat dosa. Tetapi orang-orang yang demikian akan ditimpa kesusahan badani dan aku mau menghindarkan kamu dari kesusahan itu.

            29 : "Saudara-saudara, inilah yang kumaksudkan, yaitu: waktu telah singkat! [b]Karena itu dalam waktu yang masih sisa ini orang-orang yang beristeri harus berlaku seolah-olah mereka tidak berister[/b]i;

           32: "[b]Aku ingin, supaya kamu hidup tanpa kekuatiran. Orang yang tidak beristeri memusatkan perhatiannya pada perkara Tuhan, bagaimana Tuhan berkenan kepadanya.[/b]

           33: "Orang yang beristeri memusatkan perhatiannya pada perkara duniawi, bagaimana ia dapat menyenangkan isterinya,

           34: "dan dengan demikian perhatiannya terbagi-bagi. Perempuan yang tidak bersuami dan anak-anak gadis memusatkan perhatian mereka pada perkara Tuhan, supaya tubuh dan jiwa mereka kudus. [b]Tetapi perempuan yang bersuami memusatkan perhatiannya pada perkara duniawi, bagaimana ia dapat menyenangkan suaminya.[/b]

            38: "Jadi orang yang kawin dengan gadisnya berbuat baik, dan[b] [i]orang yang tidak kawin dengan gadisnya berbuat lebih baik.[/i][/b]

                 40:"Tetapi menurut pendapatku, ia lebih berbahagia, kalau ia tetap tinggal dalam keadaannya."