TKI Bantu Indonesia Wujudkan Pancasila dengan Kirim Rp 28.5 T

Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang kerja di luar negeri, merantau ke negeri orang lain supaya bisa memberikan uang yang lebih banyak buat keluarga mereka. Mereka sering mengirimkan uang ke Indonesia, buat anak istri ataupun anggota keluarga lainnya. Secara otomatis, hal ini membuat uang yang ada di dalam negara bertambah banyak. Jumlah pengiriman uang TKI hingga Juli 2011 mencapai lebih dari Rp 28.5 triliun.

Jumlah tersebut dinilai masih tinggi, apalagi mengingat ada penghentian pengiriman TKI sementara di sektor penata laksana rumah tangga di sejumlah negara yaitu Kuwait, Malaysia, dan terakhir Arab Saudi per 1 Agustus 2011. Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI, Jumhur Hidayat mengatakan jumlah remitansi TKI dari luar negeri yang masuk ke tanah air terhitung semester satu 2011 ini, ternyata tak jauh beda dengan capaian remitansi 2010 lalu.

Deputi Perlindungan BNP2TKI Lisna Yoeliani Poeloengan menambahkan, data remitansi TKI yang tercatat di BNP2TKI bersumber dari perhitungan Bank Indonesia melalui transaksi antar bank. “Di luar catatan Bank Indonesia tentu angkanya jauh lebih banyak, karena TKI juga mengirim uangnya ke kampung halaman lewat perantara di luar jasa perbankan, termasuk yang dititipkan ke sesama TKI serta jasa kurir perorangan,” jelas Lisna yang memperkirakan total remitansi TKI per tahun ke Indonesia mencapai Rp 100 triliun lebih, baik melalui perbankan ataupun tidak.

Secara tidak langsung, TKI membantu pemerintah dalam mewujudkan Pancasila, terutama sila kelima yang berbunyi : Kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Peran mereka sangat penting artinya buat negara, karena itu TKI yang berada di negara lain, perlu mendapatkan perhatian yang besar dari pemerintah.

Source : poskota/lh3

letak kesejahteraannya dimana?