tolong ajari saya buat CV

kawan2…saya pernah ngajuin cv…tpi ditolak…bisa ga tolong ajari saya buat cv yg baik sperti apa dan apa saja yang harus dilampirkan…kalau bsa berupa kayak fortfolio gtu…biar saya bsa contek :smiley:
thx…GBU

contek mncotek kn d larang bro *hihihihihi ^_^, ak pnya softcoppy e dn lumyn kq, tiap krm sllu d app n intrvw cm brhubung tmpt yg d twarkan k cbg2 yg lumyn jauh jd nda jd2 krja de :cheesy:, btw mo d krm kmn cnth cv e bro?

wewww… kok bisa ditolak emank apa isinya heheheh… inagt ya yang anda ajukan adalah cv bukan surat lamaran…
hhhhmmmmmmmmmmm… intinya begini… cv (curiculum vitae) atau Riwayat Hidup

akan lebih baik dibuat 1 halaman saja… ada pas foto anda di tempel atau di print disitu…

masukkan data pribadi seperti :

Nama :
Alamat :
Tpt,tgl lahir :
Agama :
No.tlp/Hp:
(boleh ditambahkan lagi seperti keahlian mengemudi atau bahasa)

Riwayat pendidikan :
cantumkan mulai dari sekolah SMA

nama sekolah:
Studi yang diambil :
Tahun ajaran :

Riwayat kursus yang menunjang keahlian dimana anda melamar:

nama tpt kursus :
Studi yang diambil :
Tahun ajaran :

Riwayat Pengalaman Kerja bila terlalu banyak ambil saja yang menunjang pekerjaan yang dilamar…

Nama perusahaan :
Jabatan terakhir :
Uraian singkat tugas yg dilakukan:
Tahun bekerja :

terakhir jangan lupa tanda tangan anda yang menunjukan bahwa anda membuat cv itu dengan sebenar2nya dan dapat dipertanggung jawabkan…

begitulah kira2 gambaran pembuatan cv… sisanya adalah kreatifitas anda untuk menyajikannya agar terlihat menarik… selamat mencoba… ^^

boleh bro…kirim ke email ku dong bro
[email protected]
tq loh bro

mau di kirimin juga dong sis…buat perbandingan aja…siapa tau punya sis lebih baik dari punya aku…kirim ke email aku yah [email protected]

Urutan Penulisan Curriculum Vitae / Daftar Riwayat Hidup.
1. Identitas (Data Pribadi).

Cantumkan identitas anda dengan jelas, seperti :

  1. Nama Lengkap :

  2. Jenis Kelamin : > ex: Laki-laki / Perempuan

  3. Tempat dan Tanggal Lahir : > ex: Jakarta, 17 Agustus 1986

  4. Kewarganegaraan : > ex: Indonesia

  5. Agama :

  6. Status Pernikahan : > ex: Menikah - Belum Menikah

  7. Tinggi dan Berat Badan : > ex: 170 cm - 65 kg

  8. Alamat Lengkap :> ex: Nama Jalan, Blok, No. Rumah, RT/RW, Nama Perumahan/Komplek, Kecamatan, Kelurahan, Kota, Propinsi, serta Kode Pos.

  9. Nomer Handphone, Telp. Rumah : > ex: 0856.1234.567 / (021) 880 1234 *Pisahkan penggalan nomer dengan tanda ‘titik’ atau ‘spasi’ agar mudah dibaca.

  10. Email : > Usahakan menggunakan email pribadi. Pakailah nama asli anda, bukan nama tenar/panggilan.

2. Pendidikan.

Cantumkan pendidikan formal dan pelatihan/kursus yang pernah anda ikuti;

lengkap dengan tahun masuk dan tahun lulus, jurusan, jenjang studi, dan nama lembaganya.

Urutannya dimulai dari pendidikan formal terlebih dulu, baru kemudian pendidikan non formal (pelatihan, kursus, dsb).

3. Kemampuan.

Uraikan secara singkat kemampuan anda yang relevan dengan bidang pekerjaan yang dilamar.

Misalkan anda melamar kerja di bidang akuntansi, maka jelaskan secara singkat bahwa anda memahami akuntansi dan administrasi,

sistem perpajakan, biasa bekerja menggunakan komputer, dsb-nya.

Tentu saja kemampuan-kemampuan yang anda tulis/cantumkan tersebut harus benar-benar anda miliki.

Jangan mencantumkan kemampuan yang tidak anda miliki.

4. Pengalaman kerja.

Cantumkan deskripsi singkat tentang pekerjaan anda pada perusahaan sebelumnya,

lengkap dengan pangkat, jabatannya, jenis pekerjaan, prestasi (bila ada), tanggung jawab dan wewenang pekerjaan.

Serta periode kerja, yaitu bulan dan tahun mulai menempati dan mengakhiri posisi tersebut.

Urutannya dimulai dari pekerjaan (atau jabatan atau posisi) terakhir.

5. Pengalaman Organisasi. (bila ada)

Cantumkan pengalaman organisasi yang relevan (sesuai atau berhubungan) dengan jenis pekerjaan yang anda lamar tersebut.

Bila tidak ada yang relevan, lewati saja nomor 5 ini.

6. Referensi Kerja. (bila ada)

Bila memungkinkan, cantumkan referensi, yaitu orang yang bisa dihubungi oleh pihak penyeleksi lamaran kerja

untuk menanyakan hal-hal penting seputar diri anda (biasanya nama atasan dimana anda bekerja sebelumnya).

Penting : Dalam hal pencantuman nama orang yang akan dijadikan referensi, anda harus sangat yakin bahwa orang tersebut

benar-benar mengetahui tentang anda serta akan memberikan informasi positif mengenai diri anda.

Seandainya anda ragu-ragu bahwa orang tersebut akan memberikan informasi positif tentang anda,

maka anda tidak perlu mencantumkan referensi kerja tersebut (lewati saja yang nomor 6 ini).

7. Pengalaman lain yang menunjang. (bila ada)

Cantumkan pengalaman lain yang menunjang “promosi anda”.

Dan sebaiknya yang relevan dengan jenis pekerjaan yang anda lamar tersebut.

Jika anda melamar untuk posisi program komputer, maka pengalaman anda sebagai Ketua RW atau juara bulutangkis, tentunya tidak relevan.

Jadi bila tidak ada yang relevan, lewati saja nomor 7 ini.

===

B. Tips Penulisan. (Kertas, Huruf, Foto, Dokumen Pendukung)
1. Gunakan kertas putih polos.

CV hendaknya polos tidak menggunakan background image (dasar bergambar).

Sebaiknya jangan menggunakan form CV yang dijual di toko-toko.

2. Diketik dengan huruf standar surat resmi.

CV jangan ditulis tangan, namun diketik dengan komputer / laptop.

Gunakan huruf dengan ukuran dan jenis standar (warna hitam),

contohnya font jenis Arial atau Times New Roman atau juga Calibri.

3. Foto terbaru.

Lampirkan pas foto terbaru ukuran 4×6. (kebijakan perusahaan)

Sebaiknya gunakan pas foto berwarna, dan berpakaian resmi (misalkan jas lengkap dengan dasi).

Background foto pilh warna yang standart : Merah, Biru, atau Abu-abu (kebijakan perusahaan)

Lampirkan minimal 2 lembar.

4. Dokumen pendukung.

Lampirkan dokumen atau bukti-bukti tentang hal-hal yang dituliskan dalam CV seperti ijazah, transkrip nilai, sertifikat atau penghargaan, dsb

(dokumen pendukung tersebut dalam bentuk photocopy).

Agar dokumen pendukung yang dilampirkan tidak terlalu banyak,

sebaiknya anda menyeleksi/menyortir dokumen mana yang paling penting dan relevan untuk dilampirkan.

Penting : Bila transkrip nilai anda tidak bagus, maka anda tidak perlu melampirkannya.

Karena CV atau resume tersebut merupakan promosi diri anda.

Namun, seandainya perusahaan penerima kerja mensyaratkan untuk melampirkan transkrip nilai, barulah anda “terpaksa” melampirkannya.

Sebaliknya jika transkrip nilainya bagus, anda justru harus melampirkannya.

===

C. Beberapa Saran Penting.
1. Jujur, Jangan Berbohong.

Ingat, jangan sekali-kali menuliskan pada CV anda suatu pengalaman yang anda sendiri tidak mengalaminya.

Memang seseorang terkadang merasa gengsi dengan pengalaman yang dia miliki, karena merasa kalah pengalaman.

Percayalah pada diri anda sendiri bahwa anda mempunyai kelebihan yang orang lain tidak punya.

2. Jumlah Halaman.

Pada umumnya CV hanya terdiri dari 1 (satu) atau 2 (dua) halaman.

Namun jika memang riwayat pekerjaan/karir anda sangat banyak, juga pendidikan/kursus/pelatihan anda sangat banyak.

Dan anda menganggap bahwa itu penting untuk ditampilkan, maka anda boleh menambahkannya menjadi 3 (tiga) halaman CV

sebagai lampiran Surat Lamaran Kerja, tidak masalah. Tetapi khusus untuk Surat Lamaran Kerja, tetap upayakan 1 (satu) halaman.

3. Tata Bahasa, Tanda Baca, dan Ejaan.

Tidaklah dibenarkan jika dalam resume terjadi kesalahan-kesalahan menyangkut tata bahasa, tanda baca, dan ejaan.

Bacalah kembali tata bahasa di buku atau Kamus Bahasa Indonesia.

Atau klik disini untuk melihat pedoman tentang tanda bahasa, tanda baca, dan ejaan.
Jika anda menulis CV dalam Bahasa Inggris, dan anda belum yakin,

maka cobalah minta dicek kembali atau di-review oleh teman/kerabat yang menguasai Bahasa Inggris tersebut.

4. Eksplisit (Gamblang, Jelas).

Jangan membuat orang yang membaca CV atau resume anda mengintepretasikan atau mengartikan hal yang berbeda.

Contoh: CV pada bagian pendidikan, anda menuliskan Sarjana Akuntansi Universitas Pancasila, dan tidak menambahkan nama kota lokasinya.

Jangan berasumsi bahwa pembaca pasti tahu Universitas Pancasila itu ada di Jakarta.

Oleh karena itu tambahkan nama kota dibelakangnya, misalkan Sarjana Akuntansi Universitas Pancasila – Jakarta.

5. Mudah Dibaca dan Mudah Dicerna.

CV yang dibuat secara kacau-balau menggambarkan pikiran yang tidak jernih dan ketidakmampuan penulis dalam menuangkan isi hatinya.

Oleh karena itu sangat penting membuat CV yang mudah dibaca, mudah dicerna, urutannya jelas, dan logis.

Bila perlu bagian-bagian atau kata-kata yang anda anggap sangat penting untuk ditonjolkan, dapat ditulis dengan huruf tebal (bold).

Namun jangan terlalu banyak bagian yang ditebalkan, sehingga tidak terlihat lagi bagian yang sangat penting tersebut.

======

silahkan di baca2 semoga berguna :afro:

maksih yah arranger…sangat membantu :afro:

silahkan… semoga berguna :slight_smile: