Tolong bantu saya

Halo teman-teman semua
Saya ingin sharing tentang masalah kehidupan saya yang saya kira saya tertekan
Saya kuliah jurusan teknik kimia tapi saya bimbang antara suka dengan tidak.Saya suka berteman disana tapi saya tidak suka lingkungannya,senioritasnya,dosen pengajarnya,dan bahkan saya merasa pelajaran disitu sulit.
Akhirnya setelah 1 tahun disana,nilai saya berantakan dari IP yang hancur2an,hubungan dengan keluarga yang mulai memburuk.Saya meminta untuk keluar tapi orang tua dan abang2 saya,mendorong saya terus untuk bertahan,saya merasa mereka tidak mengerti saya.Tapi ketika saya berpikir untuk keluar dari jurusan,saya bingung mau kemana,saya bingung dengan masa depan saya.

Teman2 tolong beri masukan,dan tolong sertai ayat2 yang selama ini selalu bersama dengan teman2 dalam menjalani hari2,Syalom.Tuhan Yesus memberkati.

Hi Ido,

You Can’t Always Get What You Want Lyrics, kata lirik sebuah lagu dari Rolling Stones.
Mungkin ada benarnya, dan bisa kita renungkan.

Dalam hidup ini, kita selalu dihadapkan pada pilihan pilihan, kadang pilihan yang mudah, kadang pilihan yang sulit.
Masalahnya, kadang pilihan yang harus dipilih tidak sesuai dengan keinginan kita, tetapi tetap harus kita pilih, dan… jalani.

Kita kembali kepada jurusan kuliah anda, siapakah yang menentukan atau mengharuska anda untuk mengambil mata jurusan itu? Apakah anda memilihnya karena terpaksa? Atau anda memilih tanpa pertimbangan sebelumnya? Misalnya saat SMA pelajaran kimia bukanah kesukaan anda, tetapi anda ambil jurusan teknik kimia, mengapa?

Kemudian, coba anda berusaha jujur dengan diri anda sendiri. Apa yang sebenarnya anda tidak sukai? Kampus anda? Teman teman anda? Mata jurusan anda? Atau IP buruk yang menjadi kegalauan anda?

Keluarga ada tidak bisa disalahkan, karena dari kisah anda yang dapat saya tangkap, bahwa kuliah anda dibiayai oleh keluarga anda, betul? Maka kalau anda menyia nyiakan kesempatan sekali seumur hidup dengan meninggalkan kuliah, lantas mau kemana anda akan membina masa depan? Pindah jurusa bukanlah semudah membalik telapak tangan, apalagi kejadian yang sama bisa saja terulag. Apa jadinya jika di tahun kedua, anda merasa tidak cocok lagi di jurusan itu? Pindah lagi?

Kalau yang bisa saya baca dari kisah ada, maka yang jadi masalah utama adalah IP anda. Masalah ‘kecil’, Karena masih bisa anda perbaiki dengan usaha lebih keras. Belajar lebih serius. Tinggalkan hal hal lain yang menguras waktu dan tenaga anda selain pelajaran anda. Tentukan dengan ketat waktu belajar anda, dan patuhi.

Jika keluarga anda melihat keseriusan anda dalam belajar, maka mereka akan melihat bahwa pengurbanan mereka tidaklah sia sia. Teman teman anda juga akan berubah, yang hanya senang hura-hura mulai aka menjauh, dan ustru teman teman yang serius kuliah yang akan dekat dengan anda. Dan jangan lupakan, dalam bidang apapun, yang menjadi daya tarik adalah yang menonjol dalam bidangnya. Jika anda bernilai baik dalam pelajaran, maka anda akan disukai (oleh teman teman yang bernilai baik juga), jika anda mahir bermusik, isi waktu luang ada dengan aktif dalam kegiatan musik, atau bahkan bermusik di gereja.

Intinya, singkirkan ‘aura’ kegagalan dari diri anda, tampilah lebih optimis, tampilkan ‘aura’ pemenang.
Anda Kristen, kan? Maka mintalah Tuhan menyertai dalam setiap langkah kehidupan anda.

Syalom

hahaha,

Saya kuliah di jurusan teknik kimia bro, kira2 saya mengerti apa yang kau hadapi

Kalau tidak suka dengan kimia dan fisika maka akan kesulitan, nanti kalau sudah masuk lab lebih berat lagi bro, percayalah, jurusan itu tak semudah yang dikira orang

Rata2 di semester 3 (semester pelajaran inti, mulai mempelajari mata kuliah teknik kimia) orang pada jeblok IPnya, sadar kalo salah jurusan, dsb

Namun kembali lagi ke dirimu sendiri, saya pikir kalau emang dulunya kamu hanya ikut2an teman atau tak mengerti arti sesungguhnya teknik kimia maka masih bisa ganti jurusan sebelum terlalu jauh, jika kamu memang senang dengan fisika, kimia dan nantinya ingin bekerja di perusahaan kimia seperti pertamina, unilever, dll bertahanlah disana, nanti juga biasa dengan pelajarannya

Soal senioritas dan teman saya sarankan dihadapi saja, juga komunikasikan dengan baik dengan keluargamu, bagaimanapun ini hidupmu, bukan hidup abangmu atau hidup ibumu, salah langkah disini nantinya akan menyia2kan umurmu.

Terakhir tetaplah berdoa selalu, percayalah dalam Yesus ada jalan keluar.

Teknik kimia memang sulit dan sangat bergantung kpd IQ bawaan.
mungkin bisa coba pindah jurusan lain spt akuntansi, ekonomi yg mana lulusannya lebih terserap dunia business drpd sarjana teknik kimia

Jesus bless you

Masa depan tdk tergantung pd pendidikan
cobalah tekuni apa yg kamu senangi,buat itu menjadi bisnis
semoga sukses

Klo anda merasa berat bagaimana bila anda ikut internship dulu / apa gitu?
Saya juga suka stress sama jurusan yg saya asal pilih ini.

Tapi sekaranh di last semester, itu sdh jadi kehidupan saya (meski saya masih ada ingin bikin robot / movie/apa)

kalau menurut mata duniawi saya, jangan masuk ekonomi, akuntansi masih bagus. saya lulusan ekonomi, setelah lulus melamar ke perusahaan2, susah dapat pekerjaan. waktu keterima di perusahaan dan pindah kerja beberapa kali, yang harusnya untuk jurusan ekonomi, diambil jatahnya oleh jurusan lain. marketingnya lulusan arsitek, elektro, mesin, informatika. bagian administrasinya ada yang lulusan farmasi, industri, informatika dan jurusan komunikasi visual.
tapi ya mungkin juga Tuhan berkehendak lain dari masukan saya.