Tradisi Suci SIMONI Bagi-bagi Roh Gereja Katolik

to averil

menurut saya tidak perlu terhasut dengan tulisan dari Bro Jesuit. Dalam kisah para rasul sudah jelas kok Petrus tidak mumpangkan tangan sebagai tanda turunnya Roh Kudus atas Simon Magus ini, dan tidak ada hubungan antara Gereja Katolik dengan Simon ini. Yang pasti Gereja Katolik adalah Gereja yang didirikan Yesus Kristus dengan Rasul Petrus sebagai pimpinan pertamanya sesuai dengan Firman Yesus sendiri. Katolik pnya 7 Sakramen (just info Sakramen adalah tanda kasih adalah kepada manusia) Contoh :
Baptis : Allah mengasihi manusia dengan membersihkan dosa Manusia dan menerima manusia sebagai anakNya, Ekaristi : Allah mengasihi manusia sehingga rela memberikan PutraNya untuk menderita dan mati bagi kita agar kita selamat dan sebagai awal perjanjian baru antara Allah dan manusia dengan dimateraikan Tubuh dan Darah Kristus. Pengampunan Dosa : Allah mengasihi manusia sehingga siapapun yang mau datang dan bertobat diberi pengampunan. Krisma (penguatan) : Allah mengasihi manusia sehingga memberikan penolong yang lain yaitu Roh kudus untuk menguatkan kita dalam karya perutusan kita untuk mengabarkan kabari baik kepada orang lain. Perkawinan : dalam Katolik perkawinan adalah gambaran Hubungan Kasih Allah dengan UmatNya. Imamat adalah Kasih Allah yang memberikan hamba-hambaNya untuk melayani umatNya. dan pengurapan orang sakit adalah Kasih Allah untuk memberikan penghiburan dan penguatan kepada umatnya yang sedang menderita karena penyakit.

Sakramen Katolik sangat tidak mengandung unsur magis atau apapun yg ditulis oleh comment2 sebelumnya.

Tuhan berkati
Alfan

shallom. …
.
thanks bro…
kadang kalau mau menjadi lebih “kuat” itu memang harus sakit terlebih dulu…
.
saya tidak terhasut kok.
justru saya merasa kasihan dengan bro pembuat topik ini.
saya lihat dia cukup kuat dalam iman dan berwawasan luas, saya hanya menyayangkan interpretasi dan cara pandangnya yg tertuang dalam tulisan2nya tidak menunjukkan “buah2 iman”.
.
pada dasarnya, umat kristen selain katolik bukanlah musuh.
.
thanks bro…
Gbu.

Menurut saya, bro Averill tidak punya kesulitan dalam hal membaca dan menulis.

Tapi jika bukti-bukti sebelumnya maupun bukti Gereja Katolik mengajarkan berdoa lewat perantaraan orang lain diwariskan dari SIMON MAGIS, maka kesalahan bukan pada huruf yang tertera sehingga tidak mampu dibaca oleh saudara.

Terima kasih sudah mengakui semua bukti-bukti tradisi yang diwarisi GK dari SIMON MAGIS, sekalipun cara bro averill cukup aneh, yaitu seakan-akan punya kesulitan membaca dan menjelaskan tuduhan bro sendiri.

Sebaiknya perincian tradisi unsur-unsur magis dalam tiap ajaran GK yang diwarisi dari SIMON MAGIS dibahas terpisah, karena topiknya adalah ajaran GK mengenai “HANYA PAUS YANG BISA MEMBERI KESELAMATAN DAN ROH KUDUS PADA MANUSIA”.

Salam

Simon Magis ke Roma, bukan Simon Petrus. Itu bukti pertama yang kamu ajukan.

Simon Magis penyihir, yang mana Tradisi SIHIR ini diteruskan gereja katolik dengan banyaknya sihir.

Simon Magis adalah tuhan dan memiliki kuasa besar, yang mana juga diikuti PAUS ROMA yang mengangkat dirinya menjadi Raja Sorga, Raja Bumi, juru selamat manusia, pengganti Bapa dan Kristus.

Kalau KUASA PAUS membagi-bagi Roh “Kudus” dan keselamatan pada manusia sudah dibahas pada Kis 8:18.

SIMON dalam Kis 8:18 ini adalah SIMON MAGIS.

SIMONI MAGIS MENGIRA/ SALAH PENGERTIAN dengan berpikir turunnya ROH KUDUS terjadi lewat penumpangan tangan, dan akhirnya dia juga mengingini dan minta KUASA MEMBERI ROH KUDUS.

Sama seperti SIMON MAGIS yang MENGIRA ROH KUDUS HANYA bisa turun keatas manusia kalau ditumpangi tangan, PAUS yang mengikuti tradisi ini juga SALAH MENGIRA kalau ROH KUDUS HANYA bisa turun pada manusia kalau ditumpangi tangan.

Bahkan lebih buruk lagi, Paus menambahinya menjadi TRADISI SUCI SIMONI MAGIS, yaitu ROH KUDUS dan KESELAMATAN HANYA bisa turun ke manusia kalau ditumpangi tangan PAUS dan imam2nya.

Lambat laun seiring bertambahnya KUASA PAUS yang diberikan Kaisar Roma Pontifex Maximus, Tradisi Suci ini berkembang sedemikian rupa sehingga menimbulkan ajaran2 yang BERTENTANGAN dengan Firman Tuhan yang bersumber dari sosok ilahi Takhta Paus Apostolik.

Gimana bro, sudah mengerti kan kalau PAUS i.e MAGIS BUKAN MEWARISI ajaran Kristus dan Simon Petrus muridNya, tapi mewarisi Tradisi Suci SIMON MAGIS ROMA?

Tradisi Suci SIMONI MAGIS ini bukan saja dasar dari ajaran Gereja Katolik bahwa HANYA PAUS DAN ORGANISASINYA yang bisa memberi ROH KUDUS dan KESELAMATAN pada manusia, namun juga DASAR dari hampir SELURUH IMAN KATOLIK lain yang sudah disertakan di thread ini.

KUASA ILAHI PAUS PONTIFEX MAXIMUS (POTETAS SACRA)

Terima kasih bro Alamak.

Bagaimana rekan-rekan? apakah sudah jelas siapa ILAH dalam Gereja Katolik?


KUASA ILAHI SIMONI MAGIS dan para Imam pembantunya

KGK/ Katekismus Gereja Katolik) 882:
“Paus, Uskup Roma dan pengganti SIMON, merupakan ASAS DAN DASAR yang kekal dan kelihatan bagi kesatuan para Uskup maupun segenap kaum beriman” (Luman Gentium 23)

Dogma EENS dan Unam Sanctam: TIDAK ADA KESELAMATAN DILUAR PAUS

Kitab Hukum Kanonik 1983 dibawah judul De potestate regiminis (kuasa kepemimpinan) menjelaskan secara rinci tentang kepemimpinan Gereja (bdk. kann. 129-144). Kepemimpinan Gereja mengacu pada KUASA ILAHI yang diperoleh seseorang beriman melalui penerimaan sakramen tahbisan Paus.

Konsili Vatikan II mengamini apa yang dinyatakan di atas bahwa kuasa (POTESTAS/ EXOUSIA) kepemimpinan dalam Gereja diperoleh melalui penerimaan TAHBISAN.

LG, 21: “Untuk menunaikan tugas-tugas yang mulia itu dengan penumpangan tangan mereka sendiri meneruskan kurnia rohani itu kepada para pembantu mereka (bdk. 1 Tim 4:14). Kurnia itu sampai sekarang ini disalurkan melalui Tahbisan PAUS sebagai kepenuhan TAHBISAN IMAMAT”.

Dari kurnia ILAHI yang diterimakan seseorang melalui tahbisan lahirlah KUASA KEPEMIMPINAN Gereja secara hierarkis[/b][/color] sesuai dengan tahbisan yang diterimanya: Diakonat, Presbiteriat dan Episcopat.

Keputusan dalam kepemimpinan Gereja ada ditangan pemimpin yang memiliki KUASA ILAHI (POTETAS SACRA)
Dengan KUASA ILAHI yang ada pada imam pejabat membentuk dan memimpin umat beriman, menyelenggarakan korban Ekaristi atas nama Kristus dan mempersembahkannya pada Allah atas nama segenap umat. Imamat jabatan itu mereka laksanakan pada saat merayakan sakramen-sakramen Apostolik/ Paus (bdk. LG 10b).

Kanon 129, §1 menengaskan pernyataan Konsili: “menurut ketentuan norma hukum, yang mampu mengemban KUASA kepemimpinan yang oleh penetapan ilahi ada dalam Gereja dan juga disebut kuasa yurisdiksi, ialah mereka yang telah menerima TAHBISAN SUCI”.

Jadi Imam (clerus) dalam pelaksanaan kuasa yurisdiksi berkat penetapan ilahi yang diterimanya atau oleh kuasaTAHBISAN IMAMAT.

Gimana? bukti mengenai KUASA ILAHI PAUS yg terakhir kamu minta juga sudah saya sertakan.

Apa masih ragu dan mau minta bukti kalau PAUS ROMA/ Gereja Katolik berasal dari Tradisi Suci SIMON MAGIS?

Selain bukti2 ajaran PAUS/ GK yang diwarisi dari SIMON MAGIS, bukti kalau Simon Magis dianggap sebagai Tuhan, kuasa besar Allah dan menganggap dirinya bagian dari rasul persis dengan gambaran KUASA ILAHI PAUS dalam ajaran katolik.

Simon Magis adalah tuhan dan memiliki kuasa besar, yang mana juga diikuti PAUS ROMA yang mengangkat dirinya menjadi Raja Sorga, Raja Bumi, juru selamat manusia, pengganti Bapa dan Kristus.


KUASA ILAHI SIMONI MAGIS dan para Imam pembantunya

KGK/ Katekismus Gereja Katolik) 882:
“Paus, Uskup Roma dan pengganti SIMON, merupakan ASAS DAN DASAR yang kekal dan kelihatan bagi kesatuan para Uskup maupun segenap kaum beriman” (Luman Gentium 23)

Dogma EENS dan Unam Sanctam: TIDAK ADA KESELAMATAN DILUAR PAUS

Kitab Hukum Kanonik 1983 dibawah judul De potestate regiminis (kuasa kepemimpinan) menjelaskan secara rinci tentang kepemimpinan Gereja (bdk. kann. 129-144). Kepemimpinan Gereja mengacu pada KUASA ILAHI yang diperoleh seseorang beriman melalui penerimaan sakramen tahbisan Paus.

Konsili Vatikan II mengamini apa yang dinyatakan di atas bahwa kuasa (potestas/exousia) kepemimpinan dalam Gereja diperoleh melalui penerimaan tahbisan. LG, 21: “Untuk menunaikan tugas-tugas yang mulia itu para Rasul diperkaya dengan pencurahan istimewa ROH KUDUS, yang turun dari Kristus atas diri mereka (bdk. Kis 1:8). Dengan penumpangan tangan mereka sendiri meneruskan kurnia rohani itu kepada para pembantu mereka (bdk. 1 Tim 4:14). Kurnia itu sampai sekarang ini disalurkan melalui tahbisan Uskup sebagai kepenuhan tahbisan imamat”. Dari kurnia ilahi yang diterimakan seseorang melalui tahbisan lahirlah KUASA KEPEMIMPINAN Gereja secara hierarkis[/b][/color] sesuai dengan tahbisan yang diterimanya: Diakonat, Presbiteriat dan Episcopat.

Keputusan dalam kepemimpinan Gereja ada ditangan pemimpin yang memiliki KUASA ILAHI (POTETAS SACRA)
Dengan KUASA ILAHI yang ada pada imam pejabat membentuk dan memimpin umat beriman, menyelenggarakan korban Ekaristi atas nama Kristus dan mempersembahkannya pada Allah atas nama segenap umat. Imamat jabatan itu mereka laksanakan pada saat merayakan sakramen-sakramen Apostolik/ Paus (bdk. LG 10b).

Kanon 129, §1 menengaskan pernyataan Konsili: “menurut ketentuan norma hukum, yang mampu mengemban KUASA kepemimpinan yang oleh penetapan ilahi ada dalam Gereja dan juga disebut kuasa yurisdiksi, ialah mereka yang telah menerima TAHBISAN SUCI”.

Jadi Imam (clerus) dalam pelaksanaan kuasa yurisdiksi berkat penetapan ilahi yang diterimanya atau oleh kuasaTAHBISAN IMAMAT.

Jadi menurut anda Protestan itu sudah benar ?? :smiley:

Pembahasan soal itu banyak dibahas di thread lain. Kamu juga bisa buka thread baru kalau mau, nanti saya mampir.

Thread ini membahas TRADISI SUCI SIMONI MAGIS GEREJA KATOLIK (Kis 8:18)

Maafkan saya bro, anda kebanyakan membahas. Anda mengkritik tapi tidak memberikan solusi… ;D

Saya memang bukan solusi ;D

Solusi seperti apa yang anda harapkan dari saya?

hahahaha…
saya tidak meminta solusi dari anda mas bro…
Alangkah lebih baik nya jika kita mengkritik tapi untuk membangun… ;D

Saya sempat juga mengkritik dengan bertanya kenapa ajaran PAUS i.e magisterium Gereja Katolik menghujat dan menyangkal baik Bapa, Anak dan Roh Kudus.

Namun kebanyakan kritikan tersebut diacuhkan dan saya disibukkan untuk menjawab semua fitnahan perwakilan Gereja Katolik.

Mungkin bro bisa memberi saran membangun buat para pembaca di forum ini?

Saya tidak mau mengkritik ajaran agama sendiri atau ajaran agama lain.
Tapi lebih bagus lagi kita jangan memaksakan kehendak dan jangan balas tindakan yang menyesatkan.
Itu klo dari saya bro… :afro:

kalaupun saya mengkritik itupun pada ajaran agama saya sendiri. Dan saya akan sebisa mungkin akan memberikan solusi nya bro…

Nah itu dia bro, ajaran Katolik kan diakui oleh PAUS sebagai ajaran kristen, yang mana berarti masih satu ajaran dengan Kristen lain.

PAUS i.e magisterium Gereja Katolik mengajarkan pada umatnya (umat katolik awam) jika ajaran yang mereka ajarkan adalah INJIL KRISTUS!

Karena PAUS i.e magisterium Gereja Katolik mengaku-ngaku demikian pada umat katolik, dan tidak lupa mencatut nama2 tokoh Kekristenan, dapat dikatakan Katolik itu bukan umat lain yang tidak ada urusannya dengan Kekristenan.

Lain halnya jika PAUS i.e magisterium mengajarkan Raja dan Ratu Sorga sesuai namanya tanpa mencatut nama2 tokoh dalam Kekristenan, maka umatnya PAUS baru bisa anda katakan sebagai UMAT LAIN/ AGAMA LAIN.

Namun selama PAUS i.e magisterium Gereja Katolik mengajarkan pada umatnya nama2 selain Dewa Matahari, Isis, Semiramis, dewa-dewi dsb pada umatnya, maka KATOLIK BUKAN AGAMA LAIN diluar kekristenan.

Gimana bro?

Maaf bro…
Protestan ama Katolik itu sama kah ?

PAUS i.e magisterium Gereja Katolik mengajarkan pada umatnya (umat katolik awam) jika ajaran yang mereka ajarkan adalah INJIL KRISTUS!

Karena PAUS i.e magisterium Gereja Katolik mengaku-ngaku demikian pada umat katolik, dan tidak lupa mencatut nama2 tokoh Kekristenan, dapat dikatakan Katolik itu bukan umat lain yang tidak ada urusannya dengan Kekristenan.

Lain halnya jika PAUS i.e magisterium mengajarkan Raja dan Ratu Sorga sesuai namanya tanpa mencatut nama2 tokoh dalam Kekristenan, maka umatnya PAUS baru bisa anda katakan sebagai UMAT LAIN/ AGAMA LAIN.

Namun selama PAUS i.e magisterium Gereja Katolik mengajarkan pada umatnya nama2 selain Dewa Matahari, Isis, Semiramis, dewa-dewi dsb pada umatnya, maka KATOLIK BUKAN AGAMA LAIN diluar Kekristenan.

Kok perasaan bro Joker bukannya membahas Tradisi Suci Simon Magis di Kis 8:18, tapi malah bertanya apa Katolik termaksud kekristenan ;D

sok tau acchhhh :slight_smile: