Trinitarianisme adalah ajaran baru zaman akhir.

Trinitarianisme merupakan ajaran yang timbul di akhir zaman dari hasil pemikiran orang atas informasi Kitab Suci yang menyatakan Bapa, Anak dan ROH KUDUS.
Hal ini disebabkan oleh karena ketidak-berdayaan orang dalam menerima pesan Kebenaran yang terkandung di dalam Kitab Suci secara benar. Sehingga pemikiran merupakan satu-satunya kekuatan dari ajaran ini; Orang yang tidak kuat dalam pikirannya akan segera meninggalkan paham Trinitas secara perlahan, tetapi banyak orang yang senang mendustai kekuatannya itu sehingga semakin maraklah dusta di dalam dunia.

Hal tersebut telah diungkapkan oleh rasul Paulus

2Tim. 3:1-5 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan kekudusan, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.
Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!

Ada komentar?

Salam,

[i]2Tim. 4:3 Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya.

Rasul Petrus pun mengatakan hal yang senada dengan rasul Paulus.

2Ptr. 2:1-3 Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka.
Banyak orang akan mengikuti cara hidup mereka yang dikuasai hawa nafsu, dan karena mereka Jalan Kebenaran akan dihujat.
Dan karena serakahnya guru-guru palsu itu akan berusaha mencari untung dari kamu dengan ceritera-ceritera isapan jempol mereka. Tetapi untuk perbuatan mereka itu hukuman telah lama tersedia dan kebinasaan tidak akan tertunda.[/i]

Trinitas hanya dapat diterima oleh Iman… Hakekat Trinitas tidak dapat dirubah: Satu Allah dalam 3 pribadi, 3 pribadi dalam 1 Allah. secara pikirian (Rasio) manusiawi tentu hal ini sulit diterima, walaupun dengan berbagai cara manusia mencoba utk menggambarkan atau menjelaskan ke Trinitas an Allah tsb, namun belum absolut memperincinya. Puji Tuhan Alkitab kita menggambarkan Trinitas Allah melalui gambaran dari ke 3 pribadi misalnya: Pribadi Bapa yang bersuara kepada Yesus " Inilah anakKu yang kukasihi, kepadaNyalah Aku berkenan. " Pribadi Anak: Yesus Kristus, Pribadi Roh Kudus sbg contoh burung merpati. dan msh banyak lagi Alkitab kita menggambarkan Trinitas ini. Namun mengenai bagaimana sampai terjadi 3 pribadi itu, apa alasan dan tujuannya, sejak kapan mulainya Alkitab kita memang tidak menjelaskannya secara rinci. dengan demikian hal Trinitas ini hanya dapat diterima oleh Iman tanpa meragukan Allah Trinitas tsb. Semoga bermanfaat dan bukan untuk menggoyahkan iman kita sekalipun memang tidak ada teori yang menggambarkan secara detail, rinci ke Trinitas an Allah kita.

Iman itu tidak burem seperti kwalitas konsep TRINITAS --yang kata sodara secara pikirian (Rasio) manusiawi sulit diterima–

Sedangkan: Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Ibr. 11:1

Artinya, paham Trinitas bukanlah Iman yang dimaksud oleh Kitab Suci, sebab Iman menurut Kitab Suci adalah jelas dapat dibuktikan Kebenarannya.

Salam,

Matius
3:16 Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,
3:17 lalu terdengarlah suara dari sorga (bukan burung merpati) yang mengatakan: “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.”

ada berapa pribadi di sana ?

Orang yang dapat dipengaruhi oleh pertanyaan seperti itu hanya yang berjiwa anak-anak saja… tetapi bagi orang yang sudah dewasa akan Pengenalan Allah, seharusnya tidak.

Salam,

Komentar terlucu terdunia.

Nontrinitarian aja berpandangan bahwa trinitas sudah diajar pada 400 Selepas Masihi, kok anda bilang, “ajaran yang timbul di akhir zaman”? Wah, pandangan nontrinitarian lebih tua dari Anda. Kamu ini ketinggalan zaman ya? atau memang ditinggalkan zaman…?

Ada ada saja.

Kalau begitu Anda hebat sekali, masih bisa bertahan hidup setelah akhir zaman dan menulis tentang ajaran akhir zaman di sini.

Salam

seperti apa Allah yang tidak ber-Logos versi Anda saja belum di jawab :tongue:

jelaskan dulu dong Allah anda yang ada 2 itu :slight_smile:

Salam

faktanya justru anda yang terbalik bukan ? baca alkitab dengan segudang metafora seakan-akan anda jenius, jika anda terlibat pada saat kejadian diatas, anda akan paham bahwa itu 3 pribadi, sederhana, simple tapi anda buat jelimet.

Wahyu 5:7
5:7 Lalu datanglah Anak Domba itu dan menerima gulungan kitab itu dari tangan Dia yang duduk di atas takhta itu

satu lagi? berapa pribadi ?

Anda ngaku kenal Dia darimana? kitab suci ? dari pengetahuan ? atau dari pengalaman hidup?

Orang yang mengaku kenal Tuhan 90% dan sy tanya, ternyata dr kitab suci hanyalah org2 yang congkak, sombong dan punya kebenaran diri sendiri, hidup dalam alam pikirannya sendiri alias delusi tapi prakteknya NOL besar.

maaf sy berkata demikian karena faktanya mmg demikian.

tapi pada kenyataannya justru orang2 yang bisa dengar suara Tuhan audible justru lebih mengenal Allah drpd anda, (mereka org2 yg sy kenal penganut Trinitarianisme) mereka hidup rendah hati, punya hati yg teachable heart, tdk pernah mau menghakimi, selalu mau belajar dr org lain bahkan dr anak kecil sekalipun.

Buah mereka juga nyata, apa yg mereka sampaikan dr pesan Tuhan punya ketepatan yg luar biasa krn dapat dr Tuhan sendiri, urapan Tuhan nyata dlm healing, pelepasan, keuangan, dan jiwa-jiwa seperti miniatur Yesus di dunia.

maaf bung, apakah anda sampai di titik itu dengan pengakuan anda akan pengenalan Tuhan?

Sederhananya saja deh,… Jika Kebenaran Kitab Suci mau menyampaikan ajaran tentang Trinitas (3 Pribadi), tentunya para Rasul Kristus akan lebih dulu mengajarkannya ketimbang diajarkan kemudian oleh orang-orang gereja yang ada belakangan.

Kenyataannya, Kitab Suci menyatakan bahwa mereka telah diperdaya oleh si pendusta dengan segala macam mukjizat dan kuasanya.

2Tim. 2:9-12 Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu, dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka.
Dan itulah sebabnya Allah mendatangkan kesesatan atas mereka, yang menyebabkan mereka percaya akan dusta, supaya dihukum semua orang yang tidak percaya akan kebenaran dan yang suka kejahatan.

Salam,

referensinya?

Kenyataannya, Kitab Suci menyatakan bahwa mereka telah diperdaya oleh si pendusta dengan segala macam mukjizat dan kuasanya.

2Tim. 2:9-12 Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu, dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka.
Dan itulah sebabnya Allah mendatangkan kesesatan atas mereka, yang menyebabkan mereka percaya akan dusta, supaya dihukum semua orang yang tidak percaya akan kebenaran dan yang suka kejahatan.

Salam,


anda menyebut pendusta tapi pada buktinya mreka penuh dengan buah2 Roh, sedangkan ahli kitab yg sy kenal (menurut anda dewasa scr Pengenalan Allah) hanya bisa berteori saja, saya kira mereka bukan Yesus kecil tp mereka seperti orang jual bualan saja, prakteknya NOL, tidak ada kuasa, enak buat permainan asah otak saja, just teori.

seharusnya anda makin kenal Dia hidup makin ajaib dan penuh kuasa, karena tubuh-jiwa-roh anda makin bersatu dan manunggal dengan Sumber Kuasa, hanya org2 yg mmg tdk mampu saja yg hanya bisa menyimpulkan dgn gampang bhwa mrka yg punya kuasa = pendusta.

Baca pernyataan mereka di awal thread.

mungkin sodara melihat mereka hanya berteori saja, tetapi hikmat Allah dibenarkan oleh pernyataannya. Sama seperti keadaan Yesus Kristus ketika orang-orang Yahudi mendengar pemberitaan Injil-Nya. Mereka menilai Yesus sama seperti sodara menilai mereka yang sodara sebut sebagai yang pandai berteori saja.

Mat. 11:19 Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan mereka berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa. Tetapi hikmat Allah dibenarkan oleh perbuatannya."

Itu bukan kesimpulan saya, tetapi pernyataan rasul Kristus bagi mereka yang mencintai dusta. Mereka akan diperdaya dengan segala kuasa dan mukjizat dari si pendusta.

2Tes. 2:9-10 Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu, dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka.

Salam,

lho disuruh nujukin referensinya kog ? coba sertakan linknya kalo bs yg anda kutip / ambil kesimpulan dari luar (internet) ?

mungkin sodara melihat mereka hanya berteori saja, tetapi hikmat Allah dibenarkan oleh pernyataannya. Sama seperti keadaan Yesus Kristus ketika orang-orang Yahudi mendengar pemberitaan Injil-Nya. Mereka menilai Yesus sama seperti sodara menilai mereka yang sodara sebut sebagai yang pandai berteori saja.

Mat. 11:19 Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan mereka berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa. Tetapi hikmat Allah dibenarkan oleh perbuatannya."


Maaf, keliatannya anda sangat keblinger, saya kira anda jago dalam memahami interpretasi, tapi anda lupa cuman bawa pedang sepotong kecil, ayat kok dipotong2.

Matius 7:28 Dan setelah Yesus mengakhiri perkataan ini, takjublah orang banyak itu mendengar pengajaran-Nya, 7:29 sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat mereka.

Matius 9
9:8 Maka orang banyak yang melihat hal itu takut lalu memuliakan Allah yang telah memberikan kuasa sedemikian itu kepada manusia.

mengundang kecemburuan org farisi :
Matius 9
9:34 Tetapi orang Farisi berkata: “Dengan kuasa penghulu setan Ia mengusir setan.”

Lukas
4:36 Dan semua orang takjub, lalu berkata seorang kepada yang lain, katanya: “Alangkah hebatnya perkataan ini! Sebab dengan penuh wibawa dan kuasa Ia memberi perintah kepada roh-roh jahat dan merekapun keluar.”
4:37 Dan tersebarlah berita tentang Dia ke mana-mana di daerah itu.

Markus 1
1:22 Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat.

Markus 1
1:27 Mereka semua takjub, sehingga mereka memperbincangkannya, katanya: “Apa ini? Suatu ajaran baru. Ia berkata-kata dengan kuasa. Roh-roh jahatpun diperintah-Nya dan mereka taat kepada-Nya.”

mengundang kecurigaan Raja Herodes,a rtinya berita sudah kemana-mana
Markus 6
6:14. Raja Herodes juga mendengar tentang Yesus, sebab nama-Nya sudah terkenal dan orang mengatakan: “Yohanes Pembaptis sudah bangkit dari antara orang mati dan itulah sebabnya kuasa-kuasa itu bekerja di dalam Dia.”

Markus 11
11:28 dan bertanya kepada-Nya: “Dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu? Dan siapakah yang memberikan kuasa itu kepada-Mu, sehingga Engkau melakukan hal-hal itu?”


keliatannya Yesus yang saya kenal beda dengan yesus yang anda kenal? Justru orang Farisi heran kuasa Yesus darimana, bukannya menilai Yesus pandai berteori ;D ;D kebalik balik…

ini bonus untuk anda, Yesus sendiri yg berkata :
Markus 12
12:24 Jawab Yesus kepada mereka: "Kamu sesat, justru karena kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah.

jika anda tidak mengerti [color=red]kitab suci juga kuasa Allah sebenarnya anda sudah tersesat!
[/color]

Itu bukan kesimpulan saya, tetapi pernyataan rasul Kristus bagi mereka yang mencintai dusta. Mereka akan diperdaya dengan segala kuasa dan mukjizat dari si pendusta.

2Tes. 2:9-10 Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu, dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka.

Salam,


ayat yang anda comot itu berbicara tentang apa ?
itu ketika akhir jaman kedatangan pendurhaka, dan sampai sekarang belum ada pendurhaka yang menyatakan dirinya malah??? , apalagi yang menahan belum disingkirkan !

2 Tes 2:7-8 (sebelum ayat yuang anda comot !)
2:7 Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan. Kalau yang menahannya itu telah disingkirkan,
2:8 pada waktu itulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali.

keliatannya anda seperti mengenal Allah tapi baca ayatnya kacau sekali ???

Kenapa harus kesimpulan dari luar? tidak cukupkah ref. ayat-ayat Kitab Suci tersebut?

jika sodara sanggup mengintepretasikan ayat yang sepotong itu berlainan dengan saya, silahkan saja sodara kemukakan. Jangan hanya menilai salah intepretasi saya tetapi tanpa sodara menjelaskan intepretasi sodara sendiri… Itu namanya tong kosong nyaring bunyinya.

Justru karena saya mengerti Kitab Suci dan kuasa Allah makanya saya tidak terpedaya oleh rupa-rupa kuasa dari si iblis.
Sodara dan kaum sodara (agamawi) buta akan Kitab Suci maupun kuasa Allah, maka tidak heran jika sodara serta kaum sodara itu diperdaya oleh si iblis.

Sodara yang salah memahami pernyataan rasul Paulus itu.

Si Pendurhaka —yaitu mereka2 yang pada saat itu mengabarkan dan memberitakan injil yang berbeda dari pemberitaan yang dilakukan oleh para Rasul— Mereka itulah yang dikatakan oleh rasul Paulus sebagai si pendurhaka sudah mulai bekerja; namun karena para Rasul Kristus ketika itu masih hidup, maka rasul Paulus mengatakan: “tetapi sekarang masih ada yang menahan”

Tetapi ketika para Rasul Kristus sudah tidak ada lagi, —yang dikatakan oleh rasul Paulus: “Kalau yang menahannya itu telah disingkirkan”— maka, “pada waktu itulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya”.

Siapakah dan dimanakah si Pendurhaka yang dimaksudkan itu akan menyatakan dirinya?

Mereka adalah para pekerja dan pemberita ajaran “Kristus” masa sekarang (agama Kristen). Mereka berada dan bekerja melalui gereja dan mengabarkan Injil Palsu dengan leluasanya. Bahkan para pengajarnya berdiri di atas mimbar (seperti Allah) tanpa ada orang yang berani memprotesnya.

2Tes.2:4 yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai Allah. Bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah.

Salam,
kalau saja para Rasul Kristus masih ada, ehm… jangan coba-coba deh :smiley:

Lagi2 ngomong Acak2an…!

Trinitas itu bukan ciptaan siapa-siapa lho…

Trinitas = Bapa dan Anak dan Roh Kudus……

Semuanya ada di Al-Kitab…jadi disebut trinitas.

Silahkan baca Al-Kitab, maka kamu akan temukan ketiganya…

Kalau kata Bapa dan Anak dan Roh Kudus di dalam Kitab Suci untuk menyatakan Trinitas, maka --seharusnya-- para Rasul Kristus sudah lebih dulu mengajarkannya kepada para jemaat; tetapi nyatanya kan tidak.

Apakah sodara pikir para Rasul Kristus itu tidak lebih mengerti dari pada kaum agamawi sodara?

Salam,

Apakah kamu kira para rasul tidak memgajar hubungan Bapa dan Anak dan Roh Kudus dalam Unity (keesaan) yang kemudiannya oleh para murid mereka disebut hubungan ‘trinitas’?

Belajar lagi baik baik dan jangan asbun melulu ya !

Tunjukkan ajaran para Rasul Kristus yang seperti pernyataan sodara itu…

Salam,

Sila teliti kutipan saya di Matt. 28:19; 2 Cor. 1:21f.; 13:14; 1 Cor. 6:11; 12:4-6; 1 Pet. 1:2; 4:14; Eph. 1:3-14; Heb. 10:29; Jude 20f dan jelaskan ke saya mengapa ada pola hubungan yang seperti ini?