Tuhan Beri Keamanan di Hari Paskah Tepat Pada Waktunya

Ibadah Misa Paskah di Gereja Christ Katedral Gading Serpong, Tangerang Selatan pada hari Minggu yang lalu (24/4) berlangsung lancar dan penuh khidmat. Gereja yang sempat menjadi sasaran teror bom itu melaksanakan ibadahnya seperti biasa. Meski dijaga ketat, namun tidak ada penjagaan yang berlebihan dari aparat keamanan. Pengamanan hanya sebatas di seberang gereja, halaman pintu masuk utama mobil dan motor, pintu masuk ke gereja, dan di belakang gereja.

Pelaku bom seberat lebih dari 100 kg itu kemudian diduga bernama Pepi Fernando alias P. Dia berhasil merekrut 19 orang untuk membantu aksinya. Apa yang membuat belasan orang tersebut mau bergabung dengan Pepi? Jawabannya adalah kesamaan ideologi dan ekonomi.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Boy Rafli Amar mengatakan bahwa saat ini penyidik masih mempelajari motif sebenarnya teror tersebut. Polri sendiri sudah menangkap 20 orang yang diduga melakukan teror sebelum perayaan Paskah. Apalagi sebelumnya di sekitar gereja juga ditemukan sembilan paket bom lainnya dengan daya ledak high explosive dengan berat bahan peledak 10 hingga 15 kilogram.

Hasil sementara diduga dana yang diperoleh untuk melakukan aksi pemboman berasal dari patungan para pelaku. Boy pun menambahkan bahwa Mr P merupakan orang yang paling dominan. Dialah yang memberikan dana dan ide. Pepi merupakan lulusan dari UIN Syarif Hidayatullah dan dia mahir membuat bom karena dia sendiri belajar merakit bom melalui buku.

Tidak terbayangkan apa akibatnya jika bom tersebut sampai meledak pada saat Paskah nanti berlangsung. Inilah campur tangan Tuhan karena bom berhasil ditemukan sebelum meledak dan dapat diamankan tepat pada waktunya. Sungguh, ketika kita tetap percaya pada-Nya, tidak takut, dan berserah, maka Tuhan akan membuat semuanya indah pada waktunya.

Source : berbagai sumber/lh3

Puji Tuhan.

Halleluya!!

Perlindungan yang dari-Nya
padahal sempat kuatir juga ^^