Tuhan berkata

Jika anda adalah penjelajah
sering ikut kebaktian kebaktian / KKR dari berbagai denominasi
tentunya anda pernah mendengar, seorang Hamba tuhan (mungkin merasa dirinya adalh nabi )
Ia lalu berkata : TUhan Berkata pada saja : bla bla bla
Nah menurut anda benarkah Tuhan berkata pada Dia ???
Atau cuma halusinasi aja

Tuhan yesus memberkati

Han

Ya, benar, Tuhan berbicara

Tuhan juga berbicara kepada saya, dan juga kepada banyak orang yang mengasihiNya

Itu adalah pengalaman pribadi masing-masing orang. Sesungguhnya Kekristenan adalah hubungan antara manusia dan Allah yang diperbaiki didalam Kristus, sehingga kita menjadi anakNya dan kita memiliki hubungan pribadi denganNya.

Sulit dijelaskan, tetapi kadang suara itu tegas dan keras, seperti sabtu lalu, saat saya bersepeda, jelas saya mendengar suara keras menyuruh saya berhenti dan menepi, tetapi karena tidak ada apa-apa saya abaikan dijalan menurun, dan tiba-tiba kendaraan didepan saya berhenti. Otomatis saya terjatuh, tetapi syukur tidak terluka, hanya memar di satu bagian saja, dan itupun saya dari tengah jatuh kesamping jalan, walau jalan cukup kencang (karena jalan turun bukit).

Kadang sulit dikatakan dan diceritakan, seakan mengada-ada, tetapi Ia sering menegur kita dan membimbing kita dan mengarahkan kita untuk hidup lebih indah didalam Kristus.

Tentang pendeta di mimbar, tanpa bermaksud menghakimi, mungkin juga mereka tidak benar-benar mendengar suara Tuhan tetapi ada juga yang hanya merasa didorong oleh Tuhan bahkan mungkin ada yang sengaja memilih kata-kata itu untuk membuat tampak lebih meyakinkan. Tentang mereka seperti yang dikatakan Yesus…

Matius 23:3, "Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa. Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya. .

Selama yang diajarkan adalah Firman Tuhan, sesuai dengan Alkitab, maka turutilah nasihat Firman Tuhan yang disampaikannya, tetapi jika memang ia mengada-ada, jangan turuti yang bagian itu. Mendengar Firman Tuhan kita juga dituntut untuk bijaksana, seperti dikatakan Kisah 17:11, “Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian.”

Tuhan berkata ini bahaya jika menjadi pembenaran…

Tuhan berkata, berarti secara sepihak mengklaim nama Tuhan… sebenernya itu bahaya…

OOm percaya bahwa Nif telah memberikan kesaksian yang terjadi sebenarnya.
Namun, bagaimanakah nif dapat menyimpulkan bahwa Tuhanlah yang berbicara ???
Apakah itu bukan dengan yang sering disebut " Malaikat Pelindung "
Bahkan orang orang yang atheispun mengalami dan menyebutnya sebagai "FIRAZAT "

TUhan yesus memberkati

Han

???

:afro: :afro: :afro: :afro:

Betul, oom sangat setuju
Hal ini memang sangat berbahaya sekali, apalagi dalam posisinya sebagai pendeta
Sebab para Fans pendeta tidak lagi memakai akal sehatnya.
padahal kalaupun Tuhan berbicara adalah untuk pribadi pribadi bukan buat umum

Tuhan yesus memberkati

Han

Menurut anda, dari beberapa pendeta yang berkata “Tuhan berbicara” berapa persen yang jujur?

Salam… :smiley:

wah lagi lagi orang yg memberontak pada Tuhan

17 Akan terjadi pada hari-hari terakhir — demikianlah firman Allah — bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi.
18 Juga ke atas hamba-hamba-Ku laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu dan mereka akan bernubuat.

memang sih, FK ini lebih tepat disebut Forum pelumpas Kebencian pada kelompok lain …

payah deh …

Sama seperti bagaimana om percaya bahwa Tuhan Yesus telah menyelamatkan om, dan sama seperti bagaiman om yakin kalau Yesus itu adalah TUHAN, pencipta alam semesta dan Ia mau mati demi menebus dosa-dosa om dengan jalan jadi manusia dan disalib, demikian juga nip percaya dan mengenali dari mana asalnya suara itu datangnya.

Malaikat pelindung, itu istilah apa ya om? Kalau bisa nip mendapat penjelasan lebih, sebab istilah itu dipakai secara umum oleh berbagai kepercayaan bahkan dalam ilmu kebatinan sekalipun. Om bicara versi yang mana?

Soal firasat, kalau firasat mau dikirimi nasi goreng dan kemudian tahu-tahu ada teman bawa nasi goreng, apakah itu masuk dalam logika firasat atheis? Kalau dalam logikanya masyarakat religius sich menurut nip benar, tetapi atheis? Bukankah firasat menurut atheis itu logis, hasil dari mengolah informasi dan mengelompokannya sehingga menghasilkan kesimpulan seketika, lain dengan firsat yang berkaitan dengan indra keenam dalam masyarakat religius, dimana dapat merasakan apa yang bakalan akan terjadi kemudian. Soal ini kayanya nip harus berguru sama om, agar nip paham apa kaitannya firasat tentang apa yang akan terjadi di masa akan datang dengan atheis.

Kembali ke topik.

Jika pendeta yang om ceritakan itu mendapat firasat lantas menyampaikannya di mimbar dengan berkata, “Tuhan berbicara kepada saya” atau ia dibantu oleh malaikat pelindung dan ternyata yang berbicara itu malaikat pelindungnya, bukankah om sudah melenceng dari Firman Tuhan?

Apapun juga kejadiannya, dasar dan rujukan kita adalah Alkitab. Jika ada orang berbicara tas nama TUHAN, bukankah kita juga harus meneliti, apakah benar demikian Alkitab menuliskan isi pesan tersebut? Jika TUHAN yang disebut namanya menyampaikan pesan yang bertentangan dengan sifat-sifat Allah yang kita kenal lewat Alkitab, barulah kita dapat katakan itu bukan dari TUHAN. Tetapi jika memang demikian, apakah kita hendak menempatkan diri seperti Ahli Taurat dan para imam Yahudi terhadap YESUS?

Apapun kotbah para pendeta tersebut, sebaiknya kita menundukan diri dan tidak meninggikan kepala kita. Baiknya kita mendengar dan menyelidiki kebenaran ucapannya. Jika benar maka kita dapat menerimanya, jika tidak maka kita anggap ia berbicara dari dirinya sendiri. Bagaimana kita bisa mengerti benar atau tidak? Saya sudah posting diatas seperti jemaat di Tesalonika, mereka menyelidiki kitab suci setiap saat, apakah kita sudah demikian? Jika kita lebih suka menulis komentar dan ribut di forum tetapi tidak pernah menyukai menyelidiki kitab suci, kita sama seperti pembuat kekacauan, yang mencari hormat dan kepuasan diri sendiri saja.

Kadang kala kebenarna itu bertentangan dengan budaya dan kebiasaan kita selama ini atau yang kita warisi dari nenek moyang kita, tetapi kalau Firman Tuhan berkata-kata tentang hal itu, sebaiknya juga kita belajar mendengarkan dan memahaminya. Sebuah perubahan, trobosan dan kemajuan, terjadi saat seseorang bangkit dari duduknya yang enak.

Demikian nip ikut nibrung…

wah berarti anda termasuk golongan ini juga kah? :coolsmiley:
koq ikutan post di FK :tongue: :tongue: :tongue:

biasanya (klo) pun ada kejadian Tuhan berbicara langsung atau perantara

biasanya tuh orang-pun kagak mau berkonsultasi atau meng-umbar-nya

sembarangan ;D ;D ;D

Klo pun diumbar kita perhatikan aja kata demi kata (klo) motivasi nya aneh aneh biasanya ada kata

sakit

hukum neraka

uang

harta

modus menakuti lainnya

dan anjuran memperkuat rumah Tuhan

nah loh cari aja nih kata2 nya abies mengatakan dapat Perkataan TUHAN ;D ;D ;D

kalao hamba tuhan bilang tuhan berkata kepada saya secara Audible, maka itu seratus persen bohong atau salah sangka.
tapi kalu tuhan berbicara melaui suatu peristiwa mungkin maksudnya adalah bicara dalam arti kiasan.atau tafsiran semata

tuhan yesus memberkati

han

Apakah anda pernah pergi kebaktian di gereja kharismatik ? spt KKR Pria Sejati
di denom ini banyak orang2 bernubuat, yakni Tuhan berkata2 langsung kpd umat dgn memakai lidah umat, dan banyak yg dpt penglihatan2 dari Tuhan setiap kebaktian.
bukankah ini juga secara AUDIBLE ?

jaman sekarang, banyak grj, yang sebenernya sudah tidak tepat disebut sebagai jemaat Tuhan, tetapi lebih tepat di sebut jemaat pendeta a, jemaat pendeta b, jemaat pendeta c.
Karena iman mereka bukan lagi pada Firman Tuhan, tetapi pada pengajaran sang maha guru, yaitu pdt a, b, dan c.

17 Akan terjadi pada hari-hari terakhir — demikianlah firman Allah — bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi.
18 Juga ke atas hamba-hamba-Ku laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu dan mereka akan bernubuat.

dari ayat ini jelas kelihatan, mana gereja yang asli dan mana gereja yang palsu

Benar, itu janji Tuhan di akhir zaman krn Tuhan kita hidup, kalo bulan gak bisa ngomong.

Nubuatnya apa bro kalau boleh tau?

Matius 7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?

(23) Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

Yeremia 14:14 Jawab TUHAN kepadaku: "Para nabi itu bernubuat palsu demi nama-Ku! Aku tidak mengutus mereka, tidak memerintahkan mereka dan tidak berfirman kepada mereka. Mereka menubuatkan kepadamu penglihatan bohong, ramalan kosong dan tipu rekaan hatinya sendiri.
Yeremia 23:25 Aku telah mendengar apa yang dikatakan oleh para nabi, yang bernubuat palsu demi nama-Ku dengan mengatakan: Aku telah bermimpi, aku telah bermimpi!

jadi, kalau berkesimpulan jangan ngasal BUNG! ini salah satu kekonyolan yang terjadi…

Bisa benar bisa kagak.

GBU

Ada suatu kontradiktif pernyataan nif krispus diatas dengan cerita kesaksian yang nif alami ,
kontradiktifnya :
Jika nif yakin bahwa suara audible yang nif dengar itu adalah suara tuhan , mengapa nif tidak mentaatinya sehingga terjalilah kecelakaan kecil itu ??

Tuhan yesus memberkati

han

yup… betul
krn Tuhan memang rindu berbicara kepada manusia …

Tuhan kalau mau bicara pada siapapun bisa om. Apakah benar semua orang yang klaim dengar suara Tuhan itu benar2 dari Tuhan. Itu memang tidak mudah dibuktikan.

Dari buahnya kita lihat pohonnya. Dulu saya mengantar teman sakit kaki minta didoakan oleh hamba Tuhan.
Lalu hamba Tuhan itu bicara panjang lebar sebelum berdoa menguatkan iman teman saya.

Lalu dia mulai berdoa. Ditengah2 doa tiba2 dia mengatakan bahwa Tuhan berbicara padanya tentang teman saya yang sebenarnya membawa jimat.

Lalu saya ikut menyakinkan kalau benar bawa jimat ngaku saja. Dan dia mengaku dan mengeluarkan dari kantongnya jumat berupa kertas dibungkus plastik dan kain. Isinya tulisan arab.

Saya sendiri yang mengantar tidak tahu kok kalau dia bawa jimat.

Jadi memang sering kali Tuha bicara cuma mestinya ada yang benar ada yang palsu, kan alkitab bilang banyak nabi palsu.