Tuhan ngajarin klenik?

Bilangan 5:11-29

Bilangan 5:11 TUHAN berfirman kepada Musa:
Bil 5:12 “Berbicaralah kepada orang Israel dan katakanlah kepada mereka: Apabila isteri seseorang berbuat serong dan tidak setia terhadap suaminya,
Num 5:13 dan laki-laki lain tidur dan bersetubuh dengan perempuan itu, dengan tidak diketahui suaminya, karena tinggal rahasia bahwa perempuan itu mencemarkan dirinya, tidak ada saksi terhadap dia, dia tidak kedapatan,
Num 5:14 dan apabila kemudian roh cemburu menguasai suami itu, sehingga ia menjadi cemburu terhadap isterinya, dan perempuan itu memang telah mencemarkan dirinya, atau apabila roh cemburu menguasai suami itu, sehingga ia menjadi cemburu terhadap isterinya, walaupun perempuan itu tidak mencemarkan dirinya,
Num 5:15 maka haruslah orang itu membawa isterinya kepada imam. Dan orang itu harus membawa persembahan karena perempuan itu sebanyak sepersepuluh efa tepung jelai, yang ke atasnya tidak dituangkannya minyak dan yang tidak dibubuhinya kemenyan, karena korban itu ialah korban sajian cemburuan, suatu korban peringatan yang mengingatkan kepada kedurjanaan.
Num 5:16 Maka haruslah imam menyuruh perempuan itu mendekat dan menghadapkannya kepada TUHAN.
Num 5:17 Lalu imam harus membawa air kudus dalam suatu tempayan tanah, kemudian harus memungut debu yang ada di lantai Kemah Suci dan membubuhnya ke dalam air itu.
Num 5:18 Apabila imam sudah menghadapkan perempuan itu kepada TUHAN, haruslah ia menguraikan rambut perempuan itu, lalu meletakkan korban peringatan, yakni korban sajian cemburuan, ke atas telapak tangan perempuan itu, sedang di tangan imam haruslah ada air pahit yang mendatangkan kutuk.
Num 5:19 Maka haruslah imam menyumpah perempuan itu dengan berkata kepadanya: Jika tidak benar ada laki-laki yang tidur dengan engkau, dan jika tidak engkau berbuat serong kepada kecemaran, padahal engkau di bawah kuasa suamimu, maka luputlah engkau dari air pahit yang mendatangkan kutuk ini;
Num 5:20 tetapi jika engkau, padahal engkau di bawah kuasa suamimu, berbuat serong dan mencemarkan dirimu, oleh karena orang lain dari suamimu sendiri bersetubuh dengan engkau–
Num 5:21 dalam hal ini haruslah imam menyumpah perempuan itu dengan sumpah kutuk, dan haruslah imam berkata kepada perempuan itu–maka TUHAN kiranya membuat engkau menjadi sumpah kutuk di tengah-tengah bangsamu dengan mengempiskan pahamu dan mengembungkan perutmu,
Num 5:22 sebab air yang mendatangkan kutuk ini akan masuk ke dalam tubuhmu untuk mengembungkan perutmu dan mengempiskan pahamu. Dan haruslah perempuan itu berkata: Amin, amin.
Num 5:23 Lalu imam harus menuliskan kutuk itu pada sehelai kertas dan menghapusnya dengan air pahit itu,
Num 5:24 dan ia harus memberi perempuan itu minum air pahit yang mendatangkan kutuk itu, dan air itu akan masuk ke dalam badannya dan menyebabkan sakit yang pedih.
Num 5:25 Maka haruslah imam mengambil korban sajian cemburuan dari tangan perempuan itu lalu mengunjukkannya ke hadapan TUHAN, dan membawanya ke mezbah.
Num 5:26 Sesudah itu haruslah imam mengambil segenggam dari korban sajian itu sebagai bagian ingat-ingatannya dan membakarnya di atas mezbah, kemudian memberi perempuan itu minum air itu.
Num 5:27 Setelah terjadi demikian, apabila perempuan itu memang mencemarkan dirinya dan berubah setia terhadap suaminya, air yang mendatangkan sumpah serapah itu akan masuk ke badannya dan menyebabkan sakit yang pedih, sehingga perutnya mengembung dan pahanya mengempis, dan perempuan itu akan menjadi sumpah kutuk di antara bangsanya.
Num 5:28 Tetapi apabila perempuan itu tidak mencemarkan dirinya, melainkan ia suci, maka ia akan bebas dan akan dapat beranak.”
Num 5:29 Itulah hukum tentang perkara cemburuan, kalau seorang perempuan telah berbuat serong dan mencemarkan dirinya, padahal ia di bawah kuasa suaminya,

Tampaknya Allah itu yang memberikan inisiatif klenik ya?
Kenapa ya kekristenan modern tidak lagi mempraktekkan hal ini?
Apakah karena tidak Alkitabiah?
Padahal kan hal diatas bisa banyak membantu hubungan dalam keluarga, khususnya suami istri menyangkut kesetiaan dalam rumah tangga?

Saya koq pingin dengar dari sis Rita, reformanda, pa_ul, dll yang pada jago Alkitab, sekaligus jago dalam mendeteksi klenik Ratu Surga dan penyembahan arwah orang mati. Apakah mereka punya pendapat tentang klenik yang diajarkan oleh Tuhan sendiri ini?

kk roderick, pengertian/pemahaman kk ttg definisi “klenik” tu apa ya ?

Mas roderick lagi ngomongin tentang poliklenik :smiley:

GBU

Semua yang ghoib dan tidak bisa dinalar kan sering dicap klenik? Coba kalo seorang dukun yang mempraktekkan hal di atas itu, ia bakal dicap mempraktekkan klenik tidak?

IMHO: kalo seorang mempraktekkan hal di atas itu, ia tidak dicap mempraktekkan klenik.

Definisi klenik menurut sy: mempraktekkan hal ghoib yg berhubungan dgn roh spiritual yg bukan Allah, dan bukan kehendak Allah dgn tujuan untuk pemuasan nafsu keinginan si pelaku; pesugihan, pengasihan, pelarisan, santet, dll.

Sedangkan hal diatas adalah Perintah/Peraturan/Law of God agar:

  • manusia tahu bahwa Allah itu exist.
  • manusia Fear of God.
  • Allah itu adil.

Silahkan dipraktekkan jika bro yakin Hukum Taurat still in binding selama langit dan bumi belum lenyap, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi (= sebelum langit dan bumi lenyap).

Menurut saya, sebagian besar dari “kita” akan menganggapnya sebagai klenik, karena bukan berasal dari perintah Tuhan “kita”, mestinya ritual-ritualnya juga berbeda, kepada "siapa"nya mantra diucapkan juga beda, dll. Subyektif. Kecuali kalo dukun tersebut juga “kristen” :smiley:
Pakai ilmu “pokok-nya” saja, kalo bukan “kristen” mesti klenik, kalo yang praktek “kristen” jelas bukan klenik. :azn:
btw, dalam kisah di atas, yang “menjalankan” tulisan kutuk di atas kertas tersebut “siapa” ya? Trus “kata-kata / mantra/doa”-nya apa ya kira-kira ? :rolleye0014:

berarti kekristenan itu klenik dong ? karena kekristenan itu kuasa Allah dan sering bertentangan dengan akal manusia.

Kalo menurut saya, memang kekristenan juga klenik, tapi saya menganggapnya “klenik positif” karena dalam mempraktekkannya sesuai dengan aturan yang ditetapkanNya dan karena saya kristen juga. Itu menurut saya.

@hjt
kalo menurut saya klenik itu kuasa Allah yang dipalsukan, alias KW2.

@PI
saya setuju dengan pendapat anda karena kuasa Allah memang klenik yang original alias KW1. :afro:

Klenik = Supra natural

Supra = diatas
Natural = alami

maka amat jelas kan?

Semua hal yg TIDAK / BELUM bisa dinalar oleh manusia (dgn science hari ini) maka bisa dikategorikan Supra-Natural alias Klenik…

Maka, Bagi yang Merasa Tuhan, malaekat & mukjizatnya itu TIDAK KLENIK → apakah sudah punya Science yang cukup untuk bisa menjelaskan Logika dibalik Mukjizat & Kuasa Tuhan??

NB: yang dimaksud dgn Menjelaskan: BUKAN cuman copy paste kutipan dibolak-balik… itu mah, nenek-nenek pikun juga bisa ehehe…

Berarti benul kan kalo Alkitab juga mengajarkan klenik?

:smiley:

Sis Rita, Pay, Jesuit, jackson dkk pada kemana nih?
Mereka kan ahlinya deteksi klenik KATOLIK?
Koq pada gak urun pendapat disini?

Atau pada kaget karena baru baca perikop tersebut untuk pertama kalinya ya?

ya itu tergantung masing2 pengertian orangnya sendiri, itu hanya istilah saja.
kkata klenik sih cenderung bermakna negatif bagi pada umumnya orang.

Mungkin gak pelahan memasukkan makna yang netral bagi orang pada umumnya?

mungkin tapi prosesnya bisa panjang sekali bahkan bisa ber-generasi2

Klenik apa sih?
klo Supra Natural Jelas
Tuhan adalah Makhluk Supra natural=diluar jangkauan nalar manusia=serba bisa

so,bagi kalian Klenik bagi kita Kristen/Yahudi/dll yg percaya Yesus:

Klenik=Mujizat=Iman=Pekerjan Allah…

Klenik bagi Iblis:Klenik=Santet=Guna2=Mantra=Jin

so,definisi klenik tergantung dari sumbernya…!
sebab kedua2nya punya kuasa supernatural/tidak alamiah.

Tuhan tidak ngajarin klenik.
Kalau klenik itu ilmu gaib yang dipelajari. Tuhan sekarang menyertai dan membimbing kita sebagai suatu pribadi yaitu Roh Kudus, bukan ilmu yang dipelajari.

Klenik biasanya juga menggunakan media “orang pintar”. Mungkin kalau dalam Perjanjian Lama bisa dibilang mirip klenik, karena Tuhan berbicara melalui nabi, raja, imam. Orang awam pada waktu itu mungkin melihatnya mirip seperti klenik. Tapi sekarang kita langsung berbicara kepada Roh Kudus, gak perlu media lagi.

Berarti yang ditulis di perikop Alkitab itu sudah tidak up-to-date lagi ya?

Maksudnya gak up to date itu gimana?

apakah anda masih memraktekan seperti itu?