Tukul rugi 2,4 milyar

Terkait dengan dihentikannya penayangan program Empat Mata di Trans7, entertainer Tukul Arwana belum tahu perkembangan nasib acara yang dipandunya itu, apakah nantinya akan dilanjutkan atau benar-benar dihentikan selamanya.

“Sampai hari ini saya belum dapat kabar apa-apa. Mungkin lebih pas tanyakan langsung sama Trans7,” ujar Tukul. Ia mengaku sedang santai-santai di rumahnya. Dengan dihentikannya sementara Empat Mata, pemilik nama asli Tukul Riyanto itu tidak memungkiri honornya Rp 20 juta per episode, yang sedianya bakal memenuhi kantongnya, otomatis terhenti alias ikutan menguap.

“Dalam perjanjiannya memang ada klausul yang menyebutkan apabila terjadi hal-hal seperti sekarang ini (dihentikan) dikarenakan adanya pihak ketiga dan termasuk dalam force majeur maka honor tidak dibayar. Jadi memang tidak dibayar,” kata Tukul.

Hingga sekarang ini Tukul telah memandu Empat Mata selama 2,5 tahun dan telah tampil dalam lebih dari 600 episode. Kontrak kerjanya selama ini diperbarui setiap tahun dan, sekarang ini masuk tahun ketiga.

Meski demikian, pria berambut cepak ini merasa tidak kecewa kalau honornya mencapai Rp 400 juta selama sebulan ke depan (5 episode x 4 minggu x Rp 20 juta) akhirnya melayang dengan dihentikannya program Empat Mata.

Untuk tahun ini Empat Mata sudah jalan enam bulan. Jika penghentian yang cuma sebulan berlanjut hingga enam bulan ke depan (acara dihentikan sama sekali-Red) maka dalam perhitungan kasar, Tukul mengalami potential lost pemasukan sebesar Rp 2,4 miliar!

“Saya sama sekali tidak masalah. Itu berarti bukan rezeki saya. Dan saya yakin Tuhan tidak tidur dan akan selalu memberi rezeki lewat jalan yang lain kepada umatnya. Jadi santai saja Mas,” katanya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan yang pasti dari pihak Trans7 apakah acara Empat Mata bakal diteruskan atau dihentikan sama sekali.

Seperti diberitakan, acara Empat Mata diminta untuk dihentikan selama sebulan oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Selasa (4/11). Acara yang tayang setiap hari Senin-Jumat pukul 21.30 itu berhenti tayang sejak Selasa (4/11) malam.

iya tuh, banyak yang protes gara2 nayangin sumanto trus ada yang diundang buat makan kodok hidup2… hiey… hoeeeksss…

Brarti dia salah pas tanda tangan kontrak… masa kontrak bgitu disetujui aja… :mad0261:

memang banyak orang yang tanda tangan kontrak tanpa tau dengan jelas isi dan konsekuensi kontrak tersebut. :rolleye0014:

Banyak juga kita yang sing up di website atau install software… langsung aja klik “I Agree” tanpa mengerti Terms and Condtion nya… :smiley:

WOng Ndeso :cheesy:

mungkin buat die ga masalah karena depositnya banyak belum lagi kontrakannya yang 1 bulan Rp.1,5 Jt…:d

kasian… yang salah tuh tim kreatif nya 4 mata… wong katanya “nie tulisan di laptopku bukan ide aku…”

sabar sabar TUKUL… tetap maju :afro: wkwkwkwkk :ashamed0004: :ashamed0002: :mad0261: :rolleye0014: :happy0062:

Tukul…Tukul…piye…toh…???

mungkinkah banyak yg ngiri karena tukul yg demikian populer dan honornya yg luar biasa tsb ?? :-/

sepertinya si tukul az malah teneng-teneng az ko…:smiley:

gpp tukul rugi beberapa milyar toh juga ga membuatnya jatuh miskin
yang penting jangan negara yang rugi karena para koruptor

dah OL lagi kya’nya tuh.rubah nama jadi “bukan empat mata”…wekkekekekke…akal nya boleh juga.

gua rasa ada salah bikin judul di sini, bukannya rugi.

harusnya Tukul gak jadi untung / gak jadi dapat pemasukan senilai 2,4 M. yg namanya rugi itu contoh: udah bikin 10 episode empat mata dengan harga operasional 1 M, trus gk jadi ditanyangin dan akhirnya film itu masuk gudang aja, itu baru namanya rugi 1M (bukan 2 M atau harga jual episode itu)

hahahaha…bener juga bro, secara si wong ndeso itu udah dapat honor banyak dari empat mata, jadi bukan rugi, hanya gak dapet aja uang segede 2.4 M itu.