TUNDUK dan TAKHLUK pada PAUS ROMA

Salam teman-teman…
Kali ini saya ingin menanyakan tentang ajaran Gereja Katolik berikut ini:

“Adalah SANGAT PERLU bagi semua orang untuk KESELAMATAN mereka, TUNDUK kepada kekuasaan PAUS Roma.”
(Unam Sanctam)

LG 14 : Maka dari itu andaikata ada orang, yang benar-benar TAHU, bahwa Gereja Roma katolik (GEREJA YANG TUNDUK PADA PAUS) itu didirikan oleh Allah melalui YESUS KRISTUS sebagai upaya yang perlu, namun TIDAK MAU MASUK ke dalamnya atau tetap tinggal di dalamnya, ia TIDAK DAPAT diselamatkan

KGK (Katekismus Gereja Katolik) 882
PAUS, VICAR KRISTUS dan Pontifex Maximus, merupakan ASAS dan DASAR yang kekal dan kelihatan bagi kesatuan para Uskup maupun segenap kaum beriman" (Luman Gentium 23)

Menurut pemahaman saya, kesimpulan dari kedua pernyataan itu ialah tidak adanya keselamatan di luar persekutuan umat yang TUNDUK dan TAKLUK pada PAUS.

Itu berarti gereja Protestan, termasuk saya juga tidak selamat.

Mudah-mudahan pemahaman saya salah.
Nah, saya ingin bertanya, apakah makna dari kedua ajaran itu sebenarnya?

Terima kasih.

Tuhan memberkati.

mudah saja sebenarnya, kalau anda tidak percaya dan menganggap ajaran tersebut palsu / false teaching, karena hanya berpegang dengan Yohanes 3 : 16,
ya, anda tidak perlu memusingkan mengenai ajaran katolik tersebut lagi…
peganglah yang menurut anda benar, dan kerjakan keselamatanmu… deal??

Salam Damai.

Kalo Protestan kan ada yang berpendirian OSAS (Once Save Always Save)… ya Save lah. :smiley:

Tapi yang berdenom Anti Pagan pasti susah selamatnya, wong Denom kog gak terdaftar gitu :smiley:

Setuju sama Bro CalvinFabian.
Peganglah yang menurut anda benar, dan kerjakan keselamatanmu

GBU
:slight_smile:

Menurut pemahaman saya, kesimpulan dari kedua pernyataan itu ialah tidak adanya keselamatan di luar persekutuan umat yang TUNDUK dan TAKLUK pada PAUS.

Itu berarti gereja Protestan, termasuk saya juga tidak selamat.

Mudah-mudahan pemahaman saya salah.
Nah, saya ingin bertanya, apakah makna dari kedua ajaran itu sebenarnya?

Protestan kali aja selamat, kalo elu sih udah pasti kagak, lah yang disembah dewi bulan, kw kw kw kwk w kw.

Kalo pemahaman elu sih udah pasti salah, kw kw kwk wk w

Justru nggak mudah sebenarnya.

Katolik kan katanya ajarannya bisa ditelusuri sampai kepada Yesus Kristus (bukan Vicar Kristus)

Belum lagi katanya Gereja Katolik didirikan Yesus Kristus sendiri (bukan Vicar kristus) dan akan dilindungi dari kesesatan hingga akhir jaman.

Dengan demikian, nggak mungkin kan kalau GK kemudian mengajarkan kesesatan bahwa manusia kalau mau selamat musti TUNDUK pada kekuasaan Paus Roma?

Menolak ajaran yang katanya dari Yesus Kristus (bukan Vicar Kristus) bukan saja sekedar memusingkan, tapi suatu masalah besar bagi manusia.

Kalau Dogma ternyata sesat, apa berarti GK yang katanya apostolik dan mengajarkan yang diajarkan Yesus dan para rasul muridNya itu bohongan juga?

Apalagi jika kemudian Dogma yang sifatnya infallible ternyata palsu/ false, lantas bagaimana dengan doktrin2 lainnya dalam persekutuan umat yang takluk pada Paus? (Gereja Katolik)

Apalagi jika kemudian Dogma yang sifatnya infallible ternyata palsu/ false, lantas bagaimana dengan doktrin2 lainnya dalam persekutuan umat yang takluk pada Paus? (Gereja Katolik)

Kok lu tahu kalau palsu, ? Yang percaya saja lebih 1 milyar , lawan 1 lu saja , memang gua pikirin.

Saya jadi baca-baca Lumen Gentium hihhi
Lumen Gentium ini adalah ajaran yang sangat lucu. Sejauh yang saya baca, ajaran ini kesannya melucuti YESUS habis-habisan sehingga kesannya YESUS kalah penting dibanding PAUS beserta gerejanya :

LG14: ( PAUS dan gerejanya itu mutlak, kalau pengin selamat )
Tidak ada keselamatan di luar gereja Katolik. Jadi tanpa Gereja Katolik lengkap dengan PAUS-nya tidak bisa selamat!

LG16: ( KRISTUS / Tuhan tidak mutlak untuk selamat, tanpa KRISTUS dan tanpa kenal Tuhan bisa aja selamat)
Bisa selamat di luar KRISTUS. Jadi tanpa KRISTUS orang bisa selamat, bahkan non-theist pun bisa selamat !

Apakah ajaran ini betulan diakui oleh gereja Katolik atau gimana ? :’(

@dya

Jika anda benar benar ingin membaca dan ingin tahu apa Lumen Gentium, silahkan baca yang lengkap dan benar.

  1. (ketaatan)

Dengan mengikrarkan ketaatan para religius mempersembahkan bakti kehendak mereka yang sepenuhnya bagaikan korban diri kepada Allah. Maka seturut teladan Yesus Kristus, yang datang untuk melaksanakan kehendak bapa (lih. Yoh 4:34; 5:30; Ibr 10:7; Mzm 39:9), “Mengenakan rupa seorang hamba” (Flp 2:7), dan melalui sengsara-Nya belajar taat (lih. Ibr 5:8), hendaknya para religius, atas dorongan Roh Kudus, dalam iman mematuhi para pemimpin yang mewakili Allah. Hendaknya melalui mereka itu para religius dituntun untuk melayani semua saudara dalam Kristus, seperti kristus sendiri demi kepatuhan-Nya terhadap Bapa telah melayani para saudara-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya sebagai tebusan bagi banyak orang (lih. Mat 20:28; Yoh 10:14-18). Begitulah mereka semakin erat terikat untuk melayani Gereja, dan berusaha mencapai “tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus” (lih. Ef 4:13).

Oleh karena itu hendaknya para anggota, dalam semangat iman dan cinta-kasih terhadap kehendak Allah, dengan rendah hati mematuhi para pemimpin mereka menurut kaidah pedoman serta konstitusi mereka. Hendaknya mereka mengerahkan daya kemampuan akal-budi dan kehendak maupun bakat-bakat alamiah serta kurnia-kurnia rahmat dalam menjalankan perintah-perintah dan menyelesaikan tugas-tugas yang diserahkan kepada mereka. Hendaknya mereka sadari, bahwa mereka sedang berkarya demi pembangunan Tubuh Kristus menurut rencana Allah. Demikianlah ketaatan religius sama sekali tidak mengurangi martabat pribadi manusia, melainkan justru membawanya kepada kematangan, karena dikembangkannya kebebasan putera-putera Allah.

Adapun para pemimpin, yang akan memberi pertanggungjawaban atas jiwa-jiwa yang diserahkan kepada mereka (lih. Ibr 13:17), hendaknya dalam menunaikan tugas mereka membiarkan diri dibimbing oleh kehendak Allah. Hendaknya mereka mengamalkan kewibawaan dalam semangat pengabdian kepada para saudara, sehingga mengungkapkan cinta-kasih Allah terhadap mereka. Hendaknya mereka memimpin para bawahan sebagai putera-putera Allah, dengan menghormati pribadi manusia, seraya mengembangkan kepatuhan mereka yang sukarela. Maka khususnya hendaklah mereka memberi kebebasan sewajarnya kepada para anggota berkenaan dengan sakramen Tobat dan bimbingan suara hati. Hendaknya mereka membimbing para anggota sedemikian rupa, sehingga dalam melaksanakan tugas-tugas serta mengambil prakarsa-prakarsa mereka itu bekerja sama dalam ketaatan aktif dan penuh tanggung jawab. Maka para pemimpin hendaknya dengan suka hati mendengarkan para anggota, dan mengembangkan kerja sama mereka demi kesejahteraan tarekat dan gereja, sementara mereka tetap berwenang untuk mengambil keputusan dan memerintahkan apa yang harus dijalankan.

Hendaknya kapitel-kapitel dan dewan-dewan dengan setia menunaikan tugas kepemimpinan yang diserahkan kepada mereka, serta masing-masing dengan caranya sendiri mengungkapkan keikutsertaan dan usaha semua anggota demi kesejahteraan segenap persekutuan hidup.

Koq terjemahan bahasa indonesianya bisa jauh beda yah bro ?
Nih kutipan dari Lumen Gentium yang saya google (benar apa salah) :

LG 14.
This holy Council first of all turns its attention to the Catholic faithful. Basing itself on scripture and tradition, it teaches that the Church, a pilgrim now on earth, is necessary for salvation: the one CHRIST is mediator and the way of salvation; he is present to us in his body which is the Church. He himself explicitly asserted the necessity of faith and baptism (cf. Mk. 16:16; Jn. 3:5), and thereby affirmed at the same time the necessity of the Church which men enter through baptism as through a door. Hence they could not be saved who, knowing that the Catholic Church was founded as necessary by God through CHRIST, would refuse either to enter it, or to remain in it. → Yang keluar dari gereja Katolik tidak bakalan selamat, masuk neraka.

Fully incorporated into the Church are those who, possessing the Spirit of CHRIST, accept all the means of salvation given to the Church together with her entire organization, and who–by the bonds constituted by the profession of faith, the sacraments, ecclesiastical government, and communion–are joined in the visible structure of the Church of CHRIST, who rules her through the Supreme Pontiff and the bishops. Even though incorporated into the Church, one who does not however persevere in charity is not saved. He remains indeed in the bosom of the Church, but “in body” not “in heart.”[12] All children of the Church should nevertheless remember that their exalted condition results, not from their own merits, but from the grace of CHRIST. If they fail to respond in thought, word and deed to that grace, not only shall they not be saved, but they shall be the more severely judged.[13]
Catechumens who, moved by the Holy Spirit, desire with an explicit intention to be incorporated into the Church, are by that very intention joined to her. With love and solicitude mother Church already embraces them as her own.

LG 16.
Finally, those who have not yet received the Gospel are related to the People of God in various ways.[18] There is, first, that people to which the covenants and promises were made, and from which CHRIST was born according to the flesh (cf. Rom. 9:4-5): in view of the divine choice, they are a people most dear for the sake of the fathers, for the gifts of God are without repentance (cf. Rom. 11:29-29). But the plan of salvation also includes those who acknowledge the Creator, in the first place amongst whom are the Moslems: these profess to hold the faith of Abraham, and together with us they adore the one, merciful God, mankind’s judge on the last day. Nor is God remote from those who in shadows and images seek the unknown God, since he gives to all men life and breath and all things (cf. Acts 17:25-28), and since the Savior wills all men to be saved (cf. 1 Tim. 2:4). Those who, through no fault of their own, do not know the Gospel of CHRIST or his Church, but who nevertheless seek God with a sincere heart, and, moved by grace, try in their actions to do his will as they know it through the dictates of their conscience–those too many achieve eternal salvation.[19] Nor shall divine providence deny the assistance necessary for salvation to those who, without any fault of theirs, have not yet arrived at an explicit knowledge of God, and who, not without grace, strive to lead a good life. → yang digarisbawahi: Tidak kenal YESUS, tidak kenal Tuhan jg bisa selamat
Whatever good or truth is found amongst them is considered by the Church to be a preparation for the Gospel[20] and given by him who enlightens all men that they may at length have life. But very often, deceived by the Evil One, men have become vain in their reasonings, have exchanged the truth of God for a lie and served the world rather than the Creator (cf. Rom. 1:21 and 25). Or else, living and dying in this world without God, they are exposed to ultimate despair. Hence to procure the glory of God and the salvation of all these, the Church, mindful of the Lord’s command, “preach the Gospel to every creature” (Mk. 16:16) takes zealous care to foster the missions.

Jadi bukankah benar bahwa menurut ajaran Lumen Gentium:

Untuk selamat tidak perlu kenal YESUS, kenal Tuhan pun gak perlu. ( LG 16).
Untuk selamat perlu gereja Katolik, barangsiapa pindah dari situ masuk neraka ( LG 14).

Tolong diperbaiki kalau tulisan saya salah ?

Silahkan anda bandingkan dengan Lumen Gentium yang benar :

  1. This Sacred Council wishes to turn its attention firstly to the Catholic faithful. Basing itself upon Sacred Scripture and Tradition, it teaches that the Church, now sojourning on earth as an exile, is necessary for salvation. Christ, present to us in His Body, which is the Church, is the one Mediator and the unique way of salvation. In explicit terms He Himself affirmed the necessity of faith and baptism(124) and thereby affirmed also the necessity of the Church, for through baptism as through a door men enter the Church. Whosoever, therefore, knowing that the Catholic Church was made necessary by Christ, would refuse to enter or to remain in it, could not be saved.

They are fully incorporated in the society of the Church who, possessing the Spirit of Christ accept her entire system and all the means of salvation given to her, and are united with her as part of her visible bodily structure and through her with Christ, who rules her through the Supreme Pontiff and the bishops. The bonds which bind men to the Church in a visible way are profession of faith, the sacraments, and ecclesiastical government and communion. He is not saved, however, who, though part of the body of the Church, does not persevere in charity. He remains indeed in the bosom of the Church, but, as it were, only in a “bodily” manner and not “in his heart.”(12*) All the Church’s children should remember that their exalted status is to be attributed not to their own merits but to the special grace of Christ. If they fail moreover to respond to that grace in thought, word and deed, not only shall they not be saved but they will be the more severely judged.(13*)

Catechumens who, moved by the Holy Spirit, seek with explicit intention to be incorporated into the Church are by that very intention joined with her. With love and solicitude Mother Church already embraces them as her own.

Lumen Gentium 16, tidak berhubungan dengan judul topik.
Jadi silahkan anda buka thread lain jika ingin dibahas.

Dan, apa yang saya berikan itu, terlebih lagi yang versi inggris, adalah versi resmi dari Vatican. Selain versi yang saya berikan, itu adalah versi ‘yang tidak dapat dipertanggung jawabkan’

Syalom

Podo ae broo…
Lumen Gentium 14 yang bro kasih di atas, sama dengan yang saya google. Cuma b eda-beda tipis pada terjemahannya (mungkin aslinya bukan berbahasa Inggris). Kalau seumpama Alkitab, ibarat versi NIV dan King james.

Di LG 14 itu keselamatan mutlak butuh gereja Katolik, kalau pindah maka tidak selamat.
Sedangkan di LG 16 keselamatan tidak butuh kenal Yesus, kenal Tuhan pun gak perlu.

Apa kagak aneh tu brow ajarannya…

Sekedar pembanding, saya lampirkan Lumen Gentium 16

  1. Finally, those who have not yet received the Gospel are related in various ways to the people of God.(18*) In the first place we must recall the people to whom the testament and the promises were given and from whom Christ was born according to the flesh.(125) On account of their fathers this people remains most dear to God, for God does not repent of the gifts He makes nor of the calls He issues.(126) But the plan of salvation also includes those who acknowledge the Creator. In the first place amongst these there are the Mohammedans, who, professing to hold the faith of Abraham, along with us adore the one and merciful God, who on the last day will judge mankind. Nor is God far distant from those who in shadows and images seek the unknown God, for it is He who gives to all men life and breath and all things,(127) and as Saviour wills that all men be saved.(128) Those also can attain to salvation who through no fault of their own do not know the Gospel of Christ or His Church, yet sincerely seek God and moved by grace strive by their deeds to do His will as it is known to them through the dictates of conscience.(19*) Nor does Divine Providence deny the helps necessary for salvation to those who, without blame on their part, have not yet arrived at an explicit knowledge of God and with His grace strive to live a good life. Whatever good or truth is found amongst them is looked upon by the Church as a preparation for the Gospel.(20*) She knows that it is given by Him who enlightens all men so that they may finally have life. But often men, deceived by the Evil One, have become vain in their reasonings and have exchanged the truth of God for a lie, serving the creature rather than the Creator.(129) Or some there are who, living and dying in this world without God, are exposed to final despair. Wherefore to promote the glory of God and procure the salvation of all of these, and mindful of the command of the Lord, “Preach the Gospel to every creature”,(130) the Church fosters the missions with care and attention.

Podo ae broo…
Lumen Gentium 16 yang bro kasih di atas, sama dengan yang saya google. Cuma beda-beda tipis pada terjemahannya (mungkin aslinya bukan berbahasa Inggris). Kalau seumpama Alkitab, ibarat versi NIV dan King james.

Di LG 14 itu keselamatan mutlak butuh gereja Katolik, kalau pindah maka tidak selamat.
Sedangkan di LG 16 keselamatan tidak butuh kenal YESUS, kenal Tuhan pun gak perlu.

Saya koq kesannya, ajaran LG itu melucuti Yesus habis-habisan sehingga menjadi kurang penting ketimbang dengan PAUS beserta gerejanya ?

Apa kagak aneh tu brow ajarannya…

Ajaran apa yang aneh, sis?
Apa di gereja anda diajarkan kalau keluar dari gereja anda tetap selamat?
Kalo gitu ngapain di gereja anda?

Kita kenmbali dulu ke judul topik, dan mengapa saya ikut post di thread sampah seperti ini.
Bandingkan apa yang saya tulis dan apa yang ditulis oleh schizofren, dan anda tanyakan itu.
Sama atau beda?

:mad0261:

Enggak, gereja saya mengajarkan kebalikan dari ajaran LG.
Mau pindah gereja mana, mau agama apa, kalau dia benar-benar iman percaya pada YESUS (percaya dalam arti sesungguhnya seperti yang dimaksud kitab suci), pastilah dia selamat.

Itu baru benar bro… :wink:

Bro Vicar Pagan menurut saya mengutip bagian kata yang saya bold lalu diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Dan terjemahannya itu tidaklah salah ?

Termasuk SSY, Mormon, Davidian branch, YTZ ?
Bagus itu, sis. boleh ditingkatkan tuh, hi hi hi hi.
Pantas tambah lama tambah berantakan ajarannya.

Bro Vicar Pagan menurut saya mengutip bagian kata yang saya bold lalu diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Dan terjemahannya itu tidaklah salah ?

Baca lagi yang benar, karena sepertinya anda cukup mengerti bahasa Inggris kan.
Apakah sudah lengkap apa yang diterjemahkan itu? Atau cuma dicari cari yang PAS dengan keinginan anda saja?

Organisasi tidak menyelamatkan. Organisasi adalah wadah yang membantu kita bersekutu.
Jika seseorang punya hubungan khusus dengan Yesus, siapakah yang menghalangi dia untuk selamat?

Apakah kutipan itu bertentangan dengan bagian yang lain atau gimana bro ? Yang dia kutip itu adalah pernyataan yang tegas, lugas, dan artinya tidak ambigu. Maka tidak ada salahnya dikutip karena kalimat yang lain tidak akan bertentangan dengan itu.

Lain halnya jika dia mengutip bagian kalimat yang artinya mengandung ambiguitas, lalu kemudian diartikan semaunya. Jika demikian saya tidak setuju. :slight_smile:

Mending Anda cari tahu dulu apa yang dimaksud dengan “GEREJA/JEMAAT” di Kitab Suci. Setelahnya silakan sesumbar bahwa Anda bisa selamat tanpa Gereja atau dengan cara berpindah-pindah agama.

Kalau hanya cuap-cuap, gak ada gunanya.

Saya sudah pernah membahas soal ini, yang secara spesifik saya tujukan kepada Protestan. Tak satu pun yang bisa menanggapinya, hingga akhirnya saya sampai lupa thread itu di halaman mana.

====

Salam,

Sorry sis, Gereja Katolik bukan sekedar organisasi. Tetapi satu-satunya Gereja yang didirikan sendiri oleh Jesus.

Apakah kutipan itu bertentangan dengan bagian yang lain atau gimana bro ? Yang dia kutip itu adalah pernyataan yang tegas, lugas, dan artinya tidak ambigu. Maka tidak ada salahnya dikutip karena kalimat yang lain tidak akan bertentangan dengan itu.

Anda mau tulisan anda dipotong sesuka suka dan diartikan secara semau orang?

Lain halnya jika dia mengutip bagian kalimat yang artinya mengandung ambiguitas, lalu kemudian diartikan semaunya. Jika demikian saya tidak setuju. :)

Silahkan membela ybs, saya sudah terlanjur jijik dengan mahluk itu, sorry. Membaca tulisannyapun saya sudah seperti melihat yang anda buang ke belakang setiap hari.