UDAH DEH PADA DIEM AJA, URUS DIRI MASING KALO UDH BEGINI..

Yang protestan diem, gak usah kritik2 katolik, yang katolik tidak juga , atau tidak usah tersinggung, kalau dikritik, karena pabila tersinggung, maka yang nyerang2 itu makin seneng dan makin merasa benar…

toh tidak ada perintah: untuk menyerang pihak lain, hingga lupa bernafas… yang ada: “hiduplah saling mengasihi”

Toh Tuhannya beda… Tuhan yang beda koq dianggap sama? jika ada yang rajin mengkritik tanpa mengerti apa yang ia kritik, dan yang dikritik juga tersinggung, berarti ke duanya sama2 tidak punya AKAL BUDI…

karena, Tuhannya beda… :sad:

yang harus dimengerti itu adalah kritikannya sesuai dengan ajarannya gak??
protestan mengkritik apa yang mereka kira sebagai ajaran Gereja Katolik.

  1. GK menyembah patung
  2. GK menyembah Maria
  3. GK melarang umat baca KS
  4. GK melarang umat minum darah Kristus saat misa
  5. GK menyembah Paus
  6. GK bla bla
  7. GK bla bla…,
  8. dst

tapi memang harus dimaklumi, protestan protestan

Cara beriman Protestan selalu dan sama dengan moslem. Bagaimana Moslem melihat Kristen adalah sama dan sebagun seperti protestan melihat Katolik. Jika kebanyakan moslem beriman dengan mencari kesalahan2 Kristen dengan menggugat ajaran TRINITAS, atau ke Allahan Yesus demi mencari umat sebanyak2nya dan berpkir bahwa TUHAN yang mereka sembah akan senang hati melihat banyaknya orang yg telah dijadikan moslem, begitu jg dengan Protestan yang beriman dengan mencari2 kesalahan Katolik dan menjelek2an Maria atau jg Paus dll bukannya berupaya menjadi garam dan terang bagi sesama. Cara prostestan beriman adalah dengan mencari2 kesalahan Katolik dan mengkhitbahkannya kepada umat, takut umatnya berpindah gereja, bukannya dengan menonjolkan keperkasaaan keimanannya sebagai seorang pengikut kristus.

Salam

ya, patut disayangkan ya… sebagian protestan yang gitu deh… itu memang jelas sekali mengkritik apa yang tidak dia ketahui… ketika di berikan klarifikasi, eh… lumpuh akal, demi mempertahankan anggapan mereka yang keliru itu… ini aneh, tapi ternyata memang apapun yang diklarifikasi… mereka tidak ingin mendengarnya… mereka ini hanya ingin berkata bahwa katolik itu salah… dengan anggapan mereka yang keliru itu…

sebenrnya saya sih santai saja ya… karena yang mereka kritik itu entah apa,
jelas bukan ajaran katolik, tapi apa yang menurut mereka ajaran katolik… pokoknya ajaran katolik itu A, padahal aslinya B.

tapi, hal yang mereka umbar ini tentu saja akan menjerumuskan orang-orang kristen yang tulus belajar mencari info yang benar… kasihan sekali bahwa mereka harus menelan “sampah” dari para anti katolik yang asal itu…

ya, sungguh ironis ketika kita berbicara kebenaran dengan menudingkan tudingan yang tidak perbah dilakukan oleh yang dituding (bahasa simpenya adalah: fitnah).

saya bertanya: "apa sih yang pernah katolik lakukan pada kalian, sehingga kalian ter obsesi menunjukan kesalahan katolik, yang walaupun salah alamat itu? " saya yakin katolik tidak pernah berbuat hal yang merugikan atau menyakiti para ABK, hanya saja… para ABK itu sudah mabuk oleh Tradisi Propaganda Usang yang selalu di suksesikan dan di injeksikan kepada mereka sebagai salah satu usaha melestarikan sebuah fenomena kristen swasta… penghidupan para pendeta penjual kristus… dengan kata lain, berusaha mendoktrin dan menjaga konstituen untuk tidak lari ke yang besar itu… saya kira, walaupun tidak diakuai, tapi jauh disana, itulah yang terjadi… maka, jangan mau jadi picik wahai saudaraku protestan… lihatlah dengan akal budi yang optimal, mari berdialog, mari kenali… baru kemudian kritisilah… jadi protestan? its ok, tapi jadi protestanlah dengan alasan yang bijak dan jadi protestan karena tau, bukanya karena HANYA mabuk “iman” SAJA… :smiley:

Para ABK, anda itu salah sikap, dan salah berbuat… fitnahan kalian yang picik itu jelas tidak alkitabiyah…dan tidak menambah kebaikan apapun dalam diri kalian… ini hanya keprihatinan saya yang sungguh nyata dalam dinamika “dialog” protestan-katolik sejak dulu… tapi tidak akan lama lagi… :smiley:

sebenernya sangat bisa dimengerti kok mas…

namanya juga JUALAN…
pasti yg dibidik adalah Leading Brand, alias yg customer-nya paling banyak…
jadi Sekali tembak, probabilitas konversi omzet-nya paling besar…

ngapain repot-repot nembakin brand-brand gurem, yg misalnya anggotanya cuma sekian ribu orang…
cape-nya sama… dgn persentase probabilitas brand-swithcing yg sama,
tapi nominal riil headcount-nya kan cuma dikit… lah wong yg denger cuma berapa gelintir calon customer doang…

btw masbro…
saya kok masih tetap meyakini bahwa KELAKUAN SALESMAN yang MEMPERDAGANGKAN IMAN dan BERJUALAN YESUS dalam BIDANG MATA PENCAHARIAN: INDUSTRI Firman Tuhan ini sebenernya CUMA BEBERAPA GELINTIR OKNUM doang kok…
dan sesungguhnya AMAT BERTOLAK BELAKANG dengan MAINSTREAM pemeluk protestantism di Indonesia kok…

coba aja kita ambil populasi di forum ini…
BERAPA ID kah yang berkoar-koar BERISIK sibuk JUALAN YESUS versi-nya sendiri itu?
paling pol engga lebih dari 20 ID kok…
dibandingkan dengan populasi ribuan member forum ini…
see… hehe…

nah… betapa tepatnya peribahasa:
Yang NYARING BUNYINYA adalah TONG yang …

hehe…
ups… ini peribahasa lho… bukan saya yg ngarang sendiri lho…
(*mode pengecut alias berlindung dibalik peribahasa) hehehe…

harapan saya sih begitu masbro… dan semoga saja keyakinanmasbro ini jadi kenyataan…

namun, saya ini sedari kecil cukup akrab dengan protestanisme… yah,… memang kebetulan hanya protestanisme kharismatik sih… dan, sejauh saya ikuti ibadah mereka, saya sering mendengar cemeeh mereka terhadap katolisitas… mariologi dan patung sasarannya… yang terbaru saya ikuti ibadah terkenal pak pdt Girt L**ng menjadikan patung bunda maria di gereja katolik sebagai bahan cemoohan, dan cenderung pelecehan… ok lah…

tapi kalau ditanya keyakinan saya, atau lebih tepatnya analisa saya terhadap protestanisme,

semua protestan pasti sudah ter"doktrin" propaganda tentang kesesatan2 katolik… hampir semua protestan hafal daftar kesesatan katolik, dan tau ayat2 yang menurut mereka dilanggar katolik. ini logis, karena protestanisme ini muncul karena tidak katolik… tentu saja, kesesatan katolik menjadi ideologi dasar mereka, sebab… mereka harus punya alibi, kenapa mereka tidak katolik.

kemudian saya mengklasifikasikan jenis respons oknum protestan terhadap “doktrin” propaganda tentang kesesatan2 katolik itu:

  1. orang yang begitu semangat dan sangat tertarik dengan “doktrin” tersebut… dan offensif ingin mendiskualifikasi ajaran lain, sehingga otomatis meng-kualifikasi ajarannya sendiri… orang ini barangkali belum yakin akan ajarannya sendiri, sehingga mereka perlu cara myakinkan kebenaran ajaran mereka sendiri itu.

  2. orang yang mengetahui, tapi kurang tertarik membahas dan mengembangkan “doktrin” ini dalam kehidupan iman mereka… mereka lebih tertarik dengan ajaran mereka sendiri, berusaha tertib, dan melakukan imannya dengan baik.

  3. kelompok ini adalah kelompok orang ber intelegensi tinggi, mereka perduli akan sejarah, mereka mengembangkan wawasan Kekristenan, menggali banyak hal, dan berusaha mendapatkan pandangan obyektif mengenai perbedaan katolik dan protestan… untuk kemudian menjadikan bahan mereka memilih… umumnya mereka ini cukup bijak dalam ranah dialog bersama katolik, mereka cukup mumpuni dalam wawasan dan dalam kaidah2 theologis. kelompok ini jelas mempunyai sikap hormat oleh karena dia banyak tau yang apa yang sedang mereka kaji…

hmm…
marilah kita berdoa bersama-sama…

dan sejauh ini, saya bersyukur karena doa saya (dan mungkin banyak orang juga) kepada Tuhan rasanya terkabul…

buktinya:
TUHAN TIDAK MENGIJINKAN kelompok-kelompok ini (yang Hobi DAGANGAN YESUS dengan cara mengakuisisi customer Leading brand) untuk BERKEMBANG PESAT… alias TETEEEEEPPPP GUREEEEMMMM…
coba kalau memang aliran itu DI-RESTUI TUHAN… kan pasti sudah Berkembang pesat sekali…

btw…
golongan no.1 di-atas…
cocok juga lho kalau di-telaah dari segi MLM (Multi Level Marketing)
karena dengan Indoktrinasi Brainwash spt itu, TIDAK HANYA memperkuat Afinitas intra-organisasi, tetapi juga MEREKRUT SALESMAN-SALESMAN militan yang GRATISAN… hehe…

amway / oriflame mah engga ada apa-apanya dibanding yg ini… hehe…
murah bro… engga perlu di-iming-imingi World Conference di luar negeri…
engga perlu pakai iming-iming Diamond atau ambassador segala…
engga perlu pakai transfer passive income segala…
alias GRATIS TIS TIS TIS…
cuma meng-iming-iming-i “Nanti Masuk Surga lho…” itupun ENGGA KELUAR MODAL SENDIRI juga (GRATISAN pula)

ehehe…

hehehe… setuju saya, dan seperti biasa point menarik dari kajian ilmu marketing dari anda mas bro… :smiley:

karena Tuhannya beda…

ungkapan yang menarik. Tetapi lebih tepat jika ditulis dengan huruf kecil, “tuhan” agar kita tahu siapa yang kita taati dan apa sebenarnya yang kita perjuangkan oleh masing-masing orang yang berdebat dan saling ribut.

Tuhan memberi perintah saling mengasihi, tetapi agama-agama memberi perintah untuk memindah orang kedalam agama mereka entah orang itu selamat atau tidak urusan belakangan. Adalah baik jika agama itu dimusnahkan, tetapi sayangnya manusia masih butuh agama untuk membantu mengenal kehendak TUHAN.