Umat Kristen Nigeria Hadapi Ancaman Mati dari Kelompok Garis Keras

Serangan dan ancaman terhadap umat Kristen Nigeria yang dilakukan oleh kelompok garis keras semakin menghebat. Dalam insiden yang terjadi pada Selasa (8/06) kemarin, sedikitnya lima orang menjadi korban, dua diantaranya tewas akibat ledakan bom yang meleset ketika dilemparkan ke arah gereja St Patrick.

Dilansir Christian Today juru bicara Polisi, Lawal Abdullahi kepada AFP menyebutkan ada tujuh ledakan di seluruh kota, yang terletak di Negara Borno. Lawal menduga para penyerang berasal dari sebuah kelompok garis keras, Boko Haram, yang menerapkan hukum Syariah di Nigeria.

Sejak tahun 2009, kelompok ini menggunakan kekerasan dan serangan mematikan pada lembaga-lembaga negara dan agama untuk mengejar tujuannya. Pada hari Senin (7/06) lalu, seorang anggota Boko Haram menembak mati seorang tokoh agama dari kelompok di Biu, Negara Borno.

Kelompok ini mengaku bertanggung jawab atas serangan yang menewaskan 16 orang setelah pelantikan Presiden Goodluck Jonathan. Tak hanya tokoh masyarakat yang menjadi target, tapi juga banyak orang Kristen menjadi sasaran. Boko Haram diduga juga berada di balik serangan terhadap gereja-gereja di Maiduguri pada Natal 2010 lalu yang menewaskan pendeta Gereja Baptis Kemenangan dan dua orang yang berlatih untuk pelayanan di gereja.

Dunia internasional seharusnya tidak menutup mata atas hal yang terjadi di Nigeria dimana kekerasan dan pelanggaran Hak Asasi Manusia sedang terjadi. Mari kita berdoa untuk seluruh warga Nigeria agar persatuan nasional mereka tidak dirusak oleh kelompok yang mengatasnamakan agama ataupun golongan tertentu.

Source : Christiantoday.com

Isue sara memang paling sensitif dan bisa menimbulkan perang