Untuk Apa Kita Merayakan Tahun Baru ?

Tahun baru, mungkin merupakan perayaan yang dirayakan hampir semua masyarakat, apapun agamanya. Memang, ada saja pihak-pihak yang menyatakan keberatan terhadap perayaan tahun baru, dengan berbagai alasan mereka. Antara lain, tidak terdapat di dalam Alkitab, atau dari agama tetangga ada pihak yang menyatakan bahwa tahun baru masehi bukanlah tahun baru mereka.

Apapun alasannya, selama kita berada pada negara yang menggunakan sistem kalender seperti yang sekarang kita pergunakan, maka, mau tidak mau setiap tanggal 1 Januari, adalah awal tahun, dan selalu dinyatakan sebagai hari libur nasional. Apakah anda merayakannya bersama keluarga, melihat kembang api, ataupun hanya tidur saja karena tidak peduli, tetap tidak merubah fakta bahwa tanggal 1 Januari adalah awal tahun baru.

Jika kita amati, segala sesuatu di dalam kehidupan ini berupa cycle, selalu kembali kepada titik awal dan diakhiri pada titik akhir, kemudian kembali lagi dari awal. Entah itu kehidupan, entah itu perputaran bulan atau matahari, yang dipergunakan sebagai penanda waktu.

Dengan awal yang baru, kita rehat sejenak, berhenti untuk melihat apa saja yang telah kita lakukan selama setahun yang lalu, mempelajari apa yang telah kita capai sesuai dengan rencana awal, memperbaiki rencana untuk ke depan, dan mempersiapkan tekad serta semangat untuk mencapainya di tahun yang baru ini.

Terdapat satu fungsi lagi yang tidak kalah penting, yakni mengucap syukur kepada Tuhan, bersukur terhadap segala hal yang kita peroleh selama setahun ini, bersyukur terhadap hidup kita, berkat yang kita peroleh, dan merenung apa yang tidak sesuai dengan perintahNya.

Fungsi yang terakhir adalah menjadi sarana silahturahmi, berkumpul bersama keluarga untuk bersyukur, dan bergembira bersama.

Apakah ada yang berbeda pendapat?

1 lagi tahun anugerah Tuhan bagi manusia. karena kita tidak dapat menciptakan waktu, memutar bumi pada orbitnya, menjalankan siklus musim. jadi jika Tuhan menjalankan semua itu, maka patutlah kita bersyukur.

syukur sejatinya setiap hari, dan bilangan perulangan tahun pastinya menjadi syukur yang lebih besar.

mengingat tahun baru adalah ANNO DOMINI (tahun Tuhan kita), maka sangat logis jika ditetapkan DEKAT dengan NATAL, tetapi penetapannya adalah PERSIS SEMINGGU setelah NATAL, adakah yang tahu alasan atau pengaturannya???

monggo :slight_smile:

Mau ngga’ mau kita harus mengakui bahwa kita semua, orang sedunia bahkan, ikut tanggalannya versi Gereja Katolik…
tanggal Paskah Kristiani misalnya… ada yg nyadar ngga’ kalo tanggalnya selalu berganti2 tiap tahun? hayo siapa yg tentukan…?

yang suka nyerang Katolik, bikin tanggalan sendiri ajah :slight_smile:

Ha ha ha, entah juga ya, mengapa pas seminggu, tetapi terus terang menjadi pas, bisa untuk penentuan masa liburan akhir tahun.

;D

Like this very much :afro:

Itu tanggal Paskah yang diselewengkan bertepatan dengan hari raya berhala :slight_smile:
Paskah adalah hari raya kurban ( = hari kematian anak Domba Allah), bukan hari kebangkitan. :happy0025:

Vid, vid, anda ini udah nyasar berkali kali, koq ngga kapok kapok sih pamer ‘kepandaian’ anda?
Paskah = hari raya berhala ???
Paskah = hai raya kurban ???

Wkw wkwkwkwkwkw

;D

Ah bro kayak enggak tahu aja.
Paskah Kristen aslinya jatuh pada tanggal yang sama dengan hari raya Pesakh Yahudi.
Yaitu hari di mana orang Yahudi menyembelih domba yang tak bercacad, di mana pada hari yang sama Yesus Kristus sebagai anak domba Allah disalibkan dan wafat.

Tetapi kemudian dirayakan bertepatan dengan hari pemujaan dewa kejijikan yang jatuh pada hari Minggu. :slight_smile:

Sampaikan bukti ayat atau artikel, monggo …

Ah yang gitu aja minta artikel :slight_smile:
Digoogle aja bro, cari kata kunci : Pesakh.
Paskah adalah Pesakh, dan hari raya Pesakh jatuh pada hari raya domba tak bercecad dikurbankan. Saya akan kasih referensi kecuali bro bruce sudah boo-hwat , udah nyerah enggak mampu cari sendiri faktanya deperti apa

Ya sudah kalau anda ngga mampu sampaikan fakta, maka shut your mouth, dan kita kembali ke topic. Silahkan bicarakan New Year aja, jangan ke mana mana, ok?

Di Perjanjian Lama saja ada 47 ayat membahas tentang paskah, mosok bro Bruce sebagai orang Katolik enggak tahu apa-apa :tongue:
Apa perlu disuapin :azn:
kalau non Kristen akan saya copy-paste satu-satu ayatnya di sini, berhubung bro Katolik koq sepertinya tindakan seperti itu kesannya sangat underestimate terhadap bro Bruce :tongue:

Saya tidak bertanya pada orang yang tidak tahu, jadi BTT please, jangan merusak thread saya ok.

hihihi… saya cuma menanggapi tulisan om SarapanPagi saja koq. tapi sudahlah lets BTT, mungkin beliau jauh lebih tahu dari bro karena beliau yang memulai tentang masalah hari Paskah tersebut.

Happy new year all :jumping0048:

Karenanya, biasakan diri untuk tidak asal njeplak dan nyerobot aja tanpa ngerti apa-apa.

Kita kemasalah Tahun baru, silahkan…

@ Om SarapanPagi :

:onion-head7:

Ah giliran elo harus ada referensi!

Lu hanya ngerecokin disemua thread!

Pantesan aja tempat lu khusus Forum Terbuka! ;D

:coolsmiley: :azn: :tongue:

Mau aku kasih, tapi trit ini ternyata bukan tentang hari raya Pesakh. :smiley:
nanti diomelin TS, kan udah sepakat dengan TS untuk bicara masalah taon baru aja.

Kedua, kalau aku umbar copy-paste ayat di sini, enggak enak. Kesannya under-estimate sama bro Bruce.
kalau bro berminat silahkan buka trit baru nanti aku kasih referensi :tongue:

Yang pasti bukan buat ngerayain Dewa Matahari hehehehe

Selamat taon baru buat semuanya :smiley:

Ehh… dik apples tidak tahu bahwa tahun baru itu dibuat hari libur untuk merayakan dewa janus milik pagan romawi…??

wah… jangan-jangan kamu juga merayakan harinya dewa janus itu…

hati-hati lho.