untuk memasuki kerajaan surga itu,,alkitab bilang harus seperti anak kecil..

maksudnya seperti anak kecil,gimana iaa?

hmmm ya jg sih…ntar ya, gw perhatiin dulu anak kecil itu kyk apa :smiley:

nah bener itu… klo mo tau seperti anak kecil kaya gimana… lu harus perhatiin dah seharian tingkah laku anak kecil dan gaya bicaranya…

asal jangan anak kecil yang udah berfikiran dewasa… whuahuaha bisa sesat ntar lu

koq skrg banyak anak kecil yg nakal2 ya? kayaknya nih anak kecil bukan yg dimaksud…
nnt gw coba perhatiin lg yg lain deh :angry:

Yang murni belum tahu bagaimana mengasihi Allah tetapi berusaha mengasihi sesama seperti dirinya sendiri.

Saya mengamati anak saya yang masih sangat kecil, suatu saat saya dan dia berjalan, dan saya memegang tangannya ditempat ramai, tapi ketika ada seseorang yang membutuhkan bantuan, tiba-tiba saya refleks dan melepaskan tangan anak saya dan membantu orang tersebut dengan barang yang dibawanya.

Seketika itu anak saya menangis dan berteriak memanggil saya, sadar bahwa saya telah membuat anak saya ketakutan, langsung saya peluk dia dan mencoba menenangan dia.

Pengalaman ini berbekas sekali dihati saya, karena saya baru melihat anak saya menangis seperti itu. Saya berpikir mungkin ini salah satu yang dimaksudkan Tuhan, kenapa kita harus menjadi anak kecil dihadapan Tuhan. Anak kecil merasa dirinya lemah, satu detik saja dilepas oleh orang tuanya dia merasa kehilangan pegangan dan dunianya runtuh, dia merasa tidak berdaya untuk membuat dirinya aman dan langsung meneriakan seruan untuk memanggil papanya. Sikap penyerahan total seperti inilah mungkin yang dicari Allah, sikap ketergantungan penuh seorang anak kepada ayahnya. Sikap yang tidak pernah merasa diri sendiri mampu dan selalu butuh bantuan Tuhan. Sikap seorang anak yang meridukan genggaman tangan sang ayah untuk setiap saat memimpin langkah kehidupannya.

mungkin sperti anak kecil yg seneng kalo dibeliin mainan, begitu juga kita menyambut kerajaan sorga dengan suka cita. ibaratnya kyk anak tk yg baru pertama kali masuk sekolah hehehe

Betul yang ini. Anak kecil cuma bisa minta aja. Jadi kalo mau masuk surga harus gitu, harus minta, ga bisa usaha sendiri. :smiley:

Dimanaaa dimanaaa alamaat nyaa… whuahuahuahuaha

Anak saya (1,5 thn) kalau mau berenang, keluar deh keras kepalanya. Apakah lagi panas, atau lagi hujan, atau lagi pilek, atau baru imunisasi… pokoknya “mau berenang!”

Mungkin kyk gitu sih… ga peduli apapun yang terjadi, harus selalu fokus sama tujuan… dan tujuan kita adalah Tuhan.

lg nyari anak kecil atau yg udah gede bro wkwkwk ;D

ada Saat kita harus bertindak seperti anak kecil,saat kita ribut anak kecil mdh memaapkan dan melupakan,yg bergantung sepenuhnya pd org Tuanya,yang Tulus kepada siapapun gak memandang apapun,
itu saat kita datang Kepada Tuhan(lebih kesikap)

Mrk 10: 15" aku berkata kepadamu : Sesungguhnya barang siapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk kedalamnya "

tapi pemikiran harus dewasa,

1 ko 13 : 11 “ketika aku kanak - kanak aku berkata - kata seperti kanak kanak, aku merasa seperti kanak kanak. sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak kanak itu”

Sebenarnya kalo diliat ceritanya saat itu, Murid-murid Yesus pada Ribut untuk mengetahui siapa yang paling besar diantara mereka :huh: :huh:

Eh pas ada anak kecil, Dipanggil Yesus deh tuh murid-muridnya yang mungkin dah bikin kuping-Nya sakiit gara mereka beradu mulut terus dijalan. … :mad0261: :mad0261:
Akhirnya dia bilang seperti itu…

Sebenarnya itu pelajaran buat kita yang suka berantem n ribut2 terus…
Anak kecil itu bukannya ga pernah berantem… tapi kalo udah berantem selang 1-2 menit aja pasti main bareng lagi, dan ga akan nginget pertengkaran mereka yang baru terjadi…

Beda sama kita kalo dah salah ngomong aja bisa dendam-dendaman ;D :smiley:

Anak kecil itu suka berbagi lho… (tidak termasuk yang diajarin pelit hhehe) Pernah liat Iklan di TV kan? pas eskrim temena jatuh, diambilnya punya dia dan dikasih gitu aja, pokoknya tanpa pamrih deh…
Kalo kita , Sulit banget mau bantu orang apalagi yg kita punya kadang pas atau kurang, giliran ngasih juga pasti diinget-inget atau harus dibalas :tongue: :tongue:

Anak Kecil itu ga pernah , dendam, lebih suka damai,
masih bnyak yang lain, tapi ini aja udah jadi pelajaran buat kita … Para Peserta menuju Kerajaan Allah :coolsmiley: :coolsmiley:

lagi nyari member FK di sini bro. namanya “ALICE”
:ashamed0002:

1Kor 14:20 “Saudara-saudara, janganlah sama seperti anak-anak dalam pemikiranmu. Jadilah anak-anak dalam kejahatan, tetapi orang dewasa dalam pemikiranmu!”

Seorang anak dan seorang dewasa berbeda didalam keluguannya, kepolosannya, kemurniannya. Seorang dewasa biasanya disebut kekanak-kanakan sebab sikapnya terlalu polos dan apa adanya. Demikian juga seperti yang digambarkan oleh Paulus dalam surat diatas, menjadi kanan-kanan didalam kejahatan, maksudnya menjadi lugu dan polos tanpa memiliki niat dan pikiran jahat. Tidak memiliki kemampuan untuk merancang kejahatan dan tidak memikirkan hal-hal yang jahat. Itulah kanak-kanak dalam kejahatan. Pada saat YESUS mengatakan jadilah seperti anak kecil, maksudNya adalah jadilah murni seperti mereka, polos dan lugu tanpa niat dan rencana yang busuk didalam hatinya. Seorang anak saat menjadi baik dengan kita, sebab ia merasa suka dan senang dengan kita, sebaliknya orang dewasa saat menjadi dekat dengan kita, bisa memiliki seribu satu niat yang kita tidak dapat lihat. Apa yang didalam berbeda dengan apa yang diluar, seangkan anak kecil, apa yang didalam akan nampak dari luarnya, sebab ia murni dan tulus.

Tetapi didalam pemikiran, kita harus dewasa, menimbang segala hal dengan matang.

Semoga memahami…