urgent niech

seandainya kalian dijodohkan oleh ortu tapi kalian tidak suka sama orang yang jadi calon pasangan kalian,karena kalian sudah punya pilihan sendiri…nah gimana cara nolak perjodohan tersebut??? agar tidak menyinggung perasaan ortu maupun pihak sie calon??..dalam kasus ini ortu kita ngasih kebebasan untuk memilih…tapi intinya kita “MENOLAK” perjodohan itu!!! tolong dibantu yaaaa…

anda kan sudah bukan anak kecil. jadi kebebasan berbicara dgn orang tua sudah ada.

omong baik2 dgn orang tua anda, kalau bkn itu pilihan anda.
karna nanti ke depan yg menjalani Rumah tangga kan anda, bkn orang tua…
jika di paksakan otomatis akan berantakan…

coba diomongin baik" dengan ortu…kalau memang anda sudah punya calon sendiri kenapa tidak anda coba bawa & perkenalkan kepada ortu anda?

sebenernya c bukan untuk aku :ashamed0004: :ashamed0004:…tapi untuk temen ku,doi curhat ke aku,tp aku bingung hrs jawab apa…kan belum pengalaman :ashamed0004: :ashamed0004: :ashamed0004:…tapi tengkyu nie untuk masukannya… :afro:

udah lah bung, sama aja… :cheesy:

pertemanan aja dulu …ngga perlu di tolak

ada ungkapan Inggris kuno, “witing tresno jalaran soko kulino.”, yg artinya cinta tumbuh karena terbiasa.

kalau perjodohan dari pilihan orang tua tentu mereka sudah mempertimbangkan bibit, bebet, dan bobot dari kandidat tersebut. tidak ada salahnya untuk dijajaki dulu.

kalau memang ada hal prinsipil yg tidak bisa dikompromikan dengan standar kita, baru sampaikan penolakan ke orang tua. :slight_smile:

bro catman, kan mas bambang udah punya calon sendiri…trus gimana dengan calonnya kalo dia tetap penjajakan dengan orang yang dijodohkannya???

sampaikan saja ke orang tua…klo kita sudah punya pilihan sendiri…yang menjalanikan kita bukan orang tua…intinya orang tua hanya perlu dikasi pemahaman, dengan membuka wawasan berpikirnya…

klo orang tua memaksa dan marah2…jangan dituruti…

Dear Bro Bambang,

Mudah-mudahan kasus ini tidak menjadi urgent karena si teman tersebut ternyata ‘teman special’ bro yang mau dijodohkan dgn orang lain. :azn: Kalau begitu kasusnya dan sudah serius dengan teman tersebut, mending ya berdua menghadap orang tuanya bicara baik-baik. Biar bagaimana restu orang tua perlu dalam hubungan, saya pernah merasakan 5 tahun berhubungan tanpa restu orang tua, dan sepanjang 5 tahun tersebut kehidupan rohani saya ikut terpengaruh.

Nah kalau misalnya si teman ini bukan pasangan anda dan ternyata belum serius dengan pasangan yang sekarang, bolehlah sekadar berteman dengan yang mau dijodohkan. Sampaikan pada orang tua bahwa mau berteman dulu, kalau tidak cocok orang tua harus menerima. Dengan begitu mungkin lebih fair. Anggp saja dikenalin teman, sah-sah aja kan :slight_smile:

mbak lynz,
saya juga tadinya berpikiran kesana. tapi dengan kondisi si orangtua kemudian menjodohkan dengan orang lain, ini kan menimbulkan tanda tanya (! …eh salah… ?) ada apakah gerangan?

kenapa sampai orangtua menjodohkan padahal anaknya sudah punya pacar? apa pertimbangan mereka dalam hal ini? apa mungkin calon pilihan sendiri tersebut tidak berkenan kepada orangtuanya? kenapa tidak mereka berkenan? kenapa kandidat perjodohan itu yg berkenan bagi mereka? kenapa kandidat perjodohan itu tidak berkenan untuk si anak?

maka itu saya rasa ada perlunya penjajakan dan penyelidikan lebih lanjut sebelum diputuskan.

demikian. :slight_smile:

berarti yang perlu dipertanyakan sekarang apakah mas bambang sudah pernah memperkenalkan pilihan mas bambang kepada ortu tetapi ortu masi mau menjodohkan mas bambang atau ortu tidak tahu kalau mas bambang sudah punya pilihan sendiri sehingga ortu berinisiatif mencarikan pasangan lewat perjodohan itu…

kalau saran yang ini boleh juga dijalankan… :slight_smile:

huaaaa lynz…skali lagi ye ini bukan aku yang dijodohkan okeeee,kalo sampe kejadian aku yang dijodohkan kata " TOLAK " adalah harga mati untuk aku…hehe
untuk yang lainnya thanks banget untuk sarannya… skarang masalahnya yang aku tanyakan ini sudah selesai,smua sudah ada jawabannya…skali lagi thanks all…Gbu all…

jadi mas bambang nggak jadi dijodohkan?

ngotot ;D

kepada mas bro bambang hermanto,
dengan ini saya menyatakan bahwasannya mas bro harus mengakuinya apapun itu penjelasannya.
apakah itu teman anda atau anda sendiri, saya yakin teman anda itu yg di jodohin sama mas bro.

benar kan? :smiley:

hadugh surem dah…asli bro ini mah bukan ogut…tapi temen ogut…suwer dah suwer… :char11: :char11:

cieeeleehh smpek sgitu e myakinkan sudunk, tkut bgt dunk2 ngmbek a? *Jgn smp ad Dusta d antra klian y hahhha ;D

kayaknya piecieska cocok nih sama bambang hermanto :char11:

:monkeys54: kabuuuurrrrrr…

iya deh gw percaya lu bro :happy0025:
kasusnya klo dijodohin dan blom punya pilihan sendiri gimana tuh?? :tongue:

opo toch mba’e…wong sudung tuch wis ta anggap kakek sendiri kok…haha…tuing-tuing… :2funny: :2funny: