Usaha Iblis memanipulasi Alkitab

Menurut Alkitab dalam kitab Yohanes 8:51 mengatakan: “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya.”

Inilah rahasia yang sangat besar itu: Iblis mengetahui bahwa jika setiap orang menurut firman Tuhan, maka orang orang tidak akan mengalami kematian kekal dineraka untuk menemani iblis.
Tuhan yesus memberikan perumpamaan tetang seorang penabur yang menabur benih (ynag melambangkan Firman) kemudian datang sang musuh (ynag melambangkan iblis) yang megambilnya yaitu benih firman (Mat.13:4,19). Perumpamaan ini adalah mengukuhkan kebenaran bahwa iblis sangat takut jika kebenaran firman Allah diberitakan, sehingga ia harus menggalkan firman Allah tumbuh dalam hati manusai. Itulah sebabnya ia berusaha dengan segala cara untuk mencegah orang mendengarkan firman Allah.
Iblis memiliki strategi untuk membawa manusia kepada dusta dan kesesatan, dia membangkitkan tokoh-tokoh penentang Alkitab yang justrus sangat brilian dan pintar, sehingga kita yang bodoh terkecoh. Dan yang kedua iblis mempunyai cara tersendiri memanipulasi kebenaran Alkitab sebagai Firman Allah melalui kegiatan terjemahan-terjemahan yang kelihatan alkitabiah, padahal sesungguh adalah palsu.

Yesus menegaskan dalam Yohanes 8:43 bahwa orang-orang tidak mengerti bahasa Yesus karena tidak dapat menangkap firman TUhan.
Pertanyaannya pertama, mengapa begitu banyak orang yang kita anggap pintar tidak mengerti bahasa Tuhan?
Pertanyaan Kedua…Mengapa Iblis begitu takut kebenaran firman Allah diberitakan?
Pertanyaan ketiga kenapa saat ini begitu banyak versi penterjamahkan yang beredar yang menolak keilahian-Nya? Apakah ini berkaitan dengan nubuatan TUhan bahwa begitu banyak nabi-nabi palsu dan mesia-mesia palsu pada hari-hari terakhir?
Mohon pencerahan?

Salam…
GBU

introduction:

papa yg anda tulis itu adalah suatu bukti bahwa; kitabsuci “tidak berkutik” ketika ia dimanipulasi…

jadi siapa yg menyatakan sebuah terjemahan salah…? siapa yg menyatakan sebuah tapsiran menyimpang?
OTORITAS!

maka solascriptura itu doktrin konyol!
doktrin yg hanya menghasilkan masalah2 yg anda tulis diatas.

karena mereka hanya pintar, tapi tidak beriman… orang beriman akan selalu berusaha dekat dengan Tuhan, mohon pertolongan rahmat Tuhan agar ia mampu mendengarkan suara Tuhan yg begitu halus dan lembut…

kebisingan2 dan hiruk pikuk duniawi akan membuat suara Tuhan tak terdengar…
mari seimbangkan antara akal budi dan pikiran… yg kesemuanya harus dimulai dari iman yg benar.
Iman yg benar adalah titik pijak, fondasi kita dalam usaha mengenali dan memahami Firman Tuhan.
tanpa iman yg benar, kita akan akan dibawa pada sebuah pengembangan teologi tanpa arah dasar.

takut tidak punya kawan… :slight_smile:

ada orang yg mencoba2 sok pinter, sok tau menemukan rahasia2 dari kitab suci, mencoba2 menciptakan theologi2 baru… menemukan iman baru. yg ujungnya keyakinan pada teorinya itu sampai pada ranah terjemahan kitabsuci yg “diusahakan” sebisa mungkin sesuai dengan teorinya, sehingga teori yg sudah terlanjur dianggapnya benar ini menjadi semakin terasa dapat dukungan KS… ini orang2 sok pinter dan merasa lebih hebat dan benar dari siapapun. orang2 seperti inilah yg rentan dipakai oleh iblis… :smiley:

menurut saya, dengan banyaknya hal2 demikian, kita haruslah bijak dalam melihat kenyataan.

Ajaran KRISTUS itu mutlak.
KRISTUS mempunyai murid.
KRISTUS mengajar tentang iman kepada para rasul.

maka dari itu, iman yg benar dari apa yg dajarkan YESUS adalah iman yg ortodok! iman yg diimani oleh para rasul.

maka dari itu, periksa ajaran sodara. apakah ajaran sodara punya dasar, atau sama dengan ajaran para rasul itu…?
singkatnya: Ortodoxy!
dan apa yg bisa menjamin ortodoxy? jalur Apostolik!

ajaran KRISTUS itu mutlak dan sudah sempurna. jadi aliran2 pembaharuan adalah omong kosong dan tidak tau diri. dialah kepalsuan itu…

perumpamaan:

jika ada sebuah kejadian, misalnya saja kecelakaan lalu lintas… maka yg bisa mengetahui secara benar dan rinci adalah orang yg saat itu ada di tempat kejadian. yg bisa dijadikan saksi yg sah, adalah orang2 yg menyaksikan secara langsung kejadian tersebut. bukan orang2 yg baru datang ribuan tahun berikutnya kemudian berkoar2 tau tentang kejadian kecelakaan lalulintas tersebut.

jika anda disuruh memilih, maka apakah anda pilih percaya pada orang yg menyaksikan langsung saat kejadian, atau orang2 yg sok tau yg datang ber tahun2 berikutnya?

back to the origin of church
back to home…

jika anda disuruh memilih, maka apakah anda pilih percaya pada orang yg menyaksikan langsung saat kejadian, atau orang2 yg sok tau yg datang ber tahun2 berikutnya?

back to the origin of church
back to home…

@bro ond32

jadi apakah boleh saya katakan bahwa LET US ALL BACK TO THE BIBLE WHICH HAVE BEEN WRITTEN DOWN BY ALL THE APPOSTOLES ?

Pertanyaan ketiga kenapa saat ini begitu banyak versi penterjamahkan yang beredar yang menolak keilahian-Nya? Apakah ini berkaitan dengan nubuatan TUhan bahwa begitu banyak nabi-nabi palsu dan mesia-mesia palsu pada hari-hari terakhir?

selain yg sudah dijawab bro onde… ada juga peringatan Firman Tuhan nya:

1 Timotius 4:16
Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaranmu. Bertekunlah dalam semuanya itu, karena dengan berbuat demikian engkau akan menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau.

Bisa saja… saking berhikmatnya lalu jadi lupa diri, dan menemukan pewahyuan yg disangkanya dari Tuhan.

bagi yg membaca thread ini sekaligus saya cantumkan ayat ini, agar berhati2 dlm pengajarannya:

2 Yohanes 1:9
Setiap orang yang tidak tinggal di dalam ajaran Kristus, tetapi yang melangkah keluar dari situ, tidak memiliki Allah. Barangsiapa tinggal di dalam ajaran itu, ia memiliki Bapa maupun Anak.

2 Petrus 2:1
Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka.

Mungkin inilah yg dinamakan Kedewasaan secara rohani diperlukan:
yg menurut saya dewasa rohani itu,

  • bukan tentang berhikmat
  • bukan tentang karunia
  • bukan tentang melakukan mujizat
  • bukan tentang mendapat pewahyuan
  • bukan tentang iman yg bisa memindahkan gunung

tapi justru saat memiliki karakter seperti,

  • seorang anak yang taat (anak Allah tentunya)
  • seorang hamba yang rendah hati (pelayan - melayani)

keduanya, saya sebut sebagai “Karakter Kristus” yang dapat mendewasakan…

Efesus 4:14
sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,

semoga bermanfaat… :slight_smile:

NB:
Sorry bukan maksdu saya kasih ceramah, tapi sengaja saya jelaskan sebagai bagian dr aksi saya meluruskan ajaran2 menyimpang yg sekarang ini terlihat makin penuh di FK. Thx.

shalom bro petra,

jika kita berpegang pada ortodoxy iman, yaitu ajaran para rasul… maka pasti kita tidak bertentangan dengan kitabsuci yg ditulis oleh para rasul juga.

memegang tulisannya (para rasul) disertai dengan kelengkapan penjelasannya… membawa kita pada kepastian konsepsi tulisan kitabsuci.

beda halnya jika kita hanya memegang tulisannya saja, tanpa memegang penjelasan dari apa yg mereka tulis itu… mk bisa jadi kita salah memahami maksud2 dari mereka, maksud2 dari tulisan mereka.

contok kasus perumpamaan:

indonesia membeli pesawat tempur yg canggih… sukhoi misalnya… namun indonesia memutuskan hubungan diplomatis, memutus hubungan bahkan komunikasi dengan pabriknya, dengan para teknisinya… dengan para tutorialnya.

maka dengan begitu, pilot2 indonesia berkemungkinan sangat besar tidak dapat mengoperasikan pesawat sukhoi itu dengan baik, bakan cenderung beresiko sangat besar akan celaka.

pesawat canggih, namun tanpa penjelasan, tanpa tutorial, tanpa teknisi… maka akan berantakan.

apakah ajaran masih sama dengan ajaran para rasul?

oleh karena itu jalur apostolik adalah mutlak diperlukan!

salam…

memperhatikan ilustrasi my bro ond32 :

misalkan :
Profesor Penulis Buku Manual Pesawat Sukhoi = Roh Kudus

Buku Manual Pesawat Sukhoi = Alkitab

Bapa Gereja Mula-mula = Teknisi SUkhoi Angkatan I

Dari contoh my bro ond32:

Jika para tokoh Teknisi ANgkatan I sudah pada meninggal, tentu saja ilmunya masih diturunkan kepada ANgkatan II. Tetapi mengingat Profesor Penulis Buku Manual sekaligus Pencipta Sukhoi masih hidup dan terus hidup, maka DIPASTIKAN ILMUNYA Up to date baik kepada ANgkatan II maupun angkatan-angkatan seterusnya baik DENGAN atau TANPA penjelasan yang diturunkan dari angkatan ke angkatan melalui mekanisme manusiawi, as long as Para Teknisi muda itu BERGURU LANGSUNG kepada Profesor Pencipta dan Penulis Sukhoi itu :slight_smile:

begitu pandangan saya dari sebuah ilustrasi bro.

btw, ini hanya pertukaran ide yang memperkaya sudut pandang ya bro, bukan untuk ngeyel dan sanggah-sanggahan ya :slight_smile:

salam

ok bro… :slight_smile:

btw maksud dari ilustrasi saya adalah:

Sukhoi itu alkitab… yg mana butuh teknisi, butuh penjelasan, butuh komunikasi…
kalau tidak bisa kacau juga pilot2 indonesia bawa sukhoinya… :slight_smile:
seperti layaknya kitabsuci yg bisa kacau tanpa merefrensi pada ortodoxy.

adalah fakta bahwa gereja protestan menerima kitab2 PB tapi menolak pengkanon nya yaitu gereja Katolik.

tapi lebih dari itu point yg ingin saya sampaikan adalah…

adalah tidak lengkap hanya memegang kitabsuci saja, yg merupakan tulisan para rasul, namun tidak memperdulikan bagaimana penjelasan dan ajaran para rasul itu sendiri.

kitabsuci yg perlu dijelaskan saya andaikan bahwa pesawat sukhoi perlu tutorial dari pabriknya/teknisinya lah… (para rasul)

kalau membawa2 sampai keranah ROH KUDUS, saya akan menganalogikan ROH KUDUS sebagai ownernya pabrik suhkoi.

nah… maka dari itu selain kitabsuci perlu adanya ke apostolikan… untuk menjamin ortodoxy… untuk menjamin jelasnya yg dimaksudkan oleh kitabsuci.

Saya menjawab yang di-bold saja.

Pertama kita harus sangat hati-hati bro karena Alkitab tidak pernah berbicara langsung kepada individu apalagi kepada khalayak ramai. Yang sebenarnya dilakukan oleh semua orang yang membaca Alkitab (mulai dari Bapa Gereja, pendeta, ilmuwan, sampai orang beragama lain) adalah melakukan interpretasi atas tulisan-tulisan yang terdapat dalam Alkitab. Termasuk yang bro lakukan dalam tulisan di atas adalah sebuah interpretasi.

Yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah “Bagaimana menentukan interpretasi yang benar?” Cara paling sederhana adalah bertanya kepada pendeta atau Gereja. Walaupun pengetahuan pendeta mungkin jauh lebih banyak, tetap saja pendeta masih mungkin membuat kesalahan interpretasi. Begitu pula dengan Gereja yang terdiri dari banyak elit agama masih mungkin membuat kesalahan interpretasi. Otoritas/legalisasi terhadap suatu hal untuk dianggap sebagai kebenaran masih menyimpan kemungkinan bahwa yang dinyatakan sebagai kebenaran tersebut sebenarnya sebuah kesalahan. Siapapun dapat mengklaim mendapat ilham Roh Kudus dan mengklaim interpretasinya adalah yang paling benar.

Cara terbaik di era Informasi ini adalah terus belajar untuk mempertajam pengetahuan sehingga dapat melakukan interpretasi yang lebih tepat. Kerendahan hati dan sikap untuk mendengar sangat berguna di sini.

Iblis sangat suka manusia yang malas untuk mencari tahu dan belajar.
Iblis sangat suka manusia yang hanya ikut pendeta atau komunitasnya.

Bagaimana mengikuti firman-Nya jika tidak memahami firman-Nya ???

@snooper

  1. Karena untuk memahami firman dibutuhkan lebih dari sekedar kepintaran, harus ada kejujuran, ketulusan, dan keterbukaan serta pola pikir yang benar, atau kalau secara rohani dibutuhkan Roh Kudus.
  2. Karena dia salah, maka dia takut akan kebenaran. Karena kalau manusia menerima secara penuh kebenaran itu maka sampai disitulah riwayatnya.
  3. Karena manusia semakin jahat dan semakin mengikuti iblis, maka demikianlah alkitabpun tidak luput dari sasaran

Nah selanjutnya, seperti yang dinyatakan @onde, apakah karena Tuhan mengijinkan manusia menyelewengkan alkitab maka artinya alkitab itu tidak bisa berbuat apa apa? Tunggu dulu, mari kita lihat perjanjian lama jama yesaya, yeremia. Dijaman itu beredar pula tulisan2 berhubungan dengan pengajaran imam kepada bangsa israel. Yang dapat kita lihat dari semua sejarah itu adalah bahwa firman itu tetap bertahan meskipun manusia berusaha memanipulasi dengan pemikirannya sendiri. Dan Tuhan menurunkan nabi2 untuk itu.

Sementara itu dipandang dari sisi berbeda, berapalamakah alkitab ada? 5000 tahun? Nah dalam masa itu, berapa kalikah manusia berusaha merubah alkitab?? Many times… Nah, apakah sampai sekarang alkitab masih ada yang tetap sama?? “”“Most of the bible” tetap sama… Jadi kesimpulannya apa?? Firman Tuhan yang tertulis itu telah membuktikan bahwa waktu dan tangan manusia tidak dapat menyentuhnya, jadi menjadi sangat tidak relevan kalau dikatakan “alkitab” tidak bisa berbuat apa apa dimanipulasi manusia, karena faktanya, alkitab telah terbukti tidak termakan oleh waktu. Penyelewengan kecil tidak dapat membuat alkitab menjadi tidak konsisten, justru hal itu membuat kita mengetahui bahwa alkitab dan pemilik alkitab itu tetapkonsisten… So kesimpulan nya, saya sangat tidak setuju dengan bro @onde… Dan TS, coba renungkan sejarah alkitab jangan hanya karena beberapa terjemahan menyeleweng maka sejarah ribuan tahun diabaikan begitu saja…

Bro onde… Anda pertanyakan siapa yang menentukan alkitab itu diterjemahkan dan ditafsir benar atau salah?? Yang melakukan sejauh ini manusia. Tetapi dari manakah manusia bisa tahu bahwa tafsiran itu benar atau salah??? Apakah selama ini bapa gereja menentukan benar salahnya kitab yang masuk kanon adalah dengan dasar “tradisi”??? Tradisi yang mana??? Tradisi israel??? Ingat tradisi israel dibentuk dari apa yang dinyatakan alkitab. Dan apakah bisa menetapkan kebenaran alkitab apabila dasar pengetahuan seseorang adalah dari alquran misalnya atau weda??? Jelas gak bisa kan?? Nah, jadi semua itu kembali kepada alkitab. “”“JADI FIRMANLAH YANG MENETAPKAN KEBENARAN SEBUAH PENeRJEMAHAN aTAU PENAFSIRAN”. Bukan yang lain…
Kanon dibuat berdasarkan ajaran rasul, ajaran rasul dasarnya nya adalah ajaran Kristus yang kemudian ditulis dan Perjanjian Lama. So… Kesimpulannya, “alkitab membenarkan dan menyalahkan alkitab sendiri”"", manusia adalah alat menyatakan kebenaran atau kesalahan dalam alkitab… Dan dasarnya tetap alkitab itu sendiri. Jadi terjemahan benar kalau sesuai dengan ajaran alkitab. Alkitab terdiri dari dua bagian. Injil tdk dapat lepas dari PB, kitab apapun yang mengaku injil harus sesuai dengan PL. Surat rasul dasarnya injil dan PL. Maka surat rasul harus sesuai dengan injil dan PL. PL dilihat kebenarannya dari para nabi… Dan itu dapat ditelusuri satu persatu pada nabi2 tersebut… Saya kira jelas.

Ortodoxy sama sekali tidak menjamin satu kebenaran… Bukti sejarah begitu jelas, sejak kapan Yesus mengajarkan membunuh mereka yang gak menerima Dia dengan benar?? Lha sejarah mencatat para bapak gereja yang ortodox dan mengaku apotolik itu juga melakukan pembunuhan secara kejam bahkan kepada mereka yang sama sama percaya Yesus… Ajaran siapa ini?? Bagaimana dengan patung?? Siapa yang mengajarkan patung??? Paulus?? Petrus??? Baca roma 1, itu tulisan rasul paulus, jelas disanatentang patung, lalu siapa yang diikuti mereka yang mengaku gereja apostolik?? Rasul mana yang diikuti gereja 2 itu?? Jelas bukan paulus… Karena bertentangan dengan pandangan paulus tentang patung… Bagaimana dengan sejarah permusuhan terhadap israel yang adalah anak Allah yang sulung dari bangsa bangsa (bukan dari ciptaan)??? Ajaran rasul mana yang memerintahkan “membalas dendam pada israel” tentang penyaliban Kristus??? Rasul mana yang diikuti oleh gereja apostolik dan ortodox?? Bagaiman dengan rusia?? Negara ortodox terbesar didunia, yang ““menyetujui tujuan iran melenyapkan israel dari peta dunia””?? Ajaran rasul siapa ini??? Apa Kristus memerintahkan muridNya membunuh bangsa israel yang adalah “saudara” dari Yesus sendiri??? Ajaran siapa ini?? Kalau dikatakan ini politik, hey, obama dan sepanjang sejarah amerika saja yang tidak ortodox juga tidak begitu saja mengabaikan perkataan pemimpin gereja lho… Gak mungkin rusia berani menetang gereja tentang hal ini… Apalagi sistem ortodox kita tahu semua sistem imannya kan?? Nah… Gak mungkin gereja gak tahu bahwa pemerintahan rusia hendak mendukung penghancuran dan pembantaian israel… Ortodox dan tradisi dan rasul yang mana yang diikuti ini???

[email protected]

benar sekali Snoper bahwa jika setiap orang menurut Firman Tuhan, maka orang orang tidak akan mengalami kematian kekal dineraka…Justru karena Iblis tahu dia akan masuk neraka maka dia tidak ijinkan kita memberitakan kebenaran firman yang benar itu, Iblis tahu ayat-ayat firman Allah yang asli dan yang palsu, sebab iblis selalu menggagalkan setiap penulisan,penyampaian dan pembritaan firman Allah sejati. itulah sebabnya kita telah melihat betapa para penulis dan penerjemah Alkitab pada masa dulu itu selalu dianiaya bahkan dibunuh. Siapakah sutrada dibalik layar ini?. Sutradara yang memerintah membisik dalam hati orang orang tertentu pencegahan terhadap penulisan dan penyebaran Alkitab ini, tidak lain adalah Iblis, dan manusia iblis…Pertanyaan yang bagus dari snoper, mengapa iblis sangat takut akan firman Allah? Firman Allah itu diumpamakan sebagai “pedang” yang kita gunakan untuk melawan si iblis (Ef.6:12)…Situasi saat ini kita dalam peperangan roh…Rasul Paulus mengatakan bahwa untuk dapat bertahan hanya dengan “iman”, sedangkan firman Allah diumpamakan sebagai “pedang Roh” untuk menyerang iblis. Taktik militer manapun pasti mengunakan strategi bertahan dan menyerang, dan itu juga yang diperintahkan Kristus bagi kita. Bertahan dengan “perisai iman”, dan menyerang dengan pedang Roh dan mengapa pada masa Yesus hanya kalangan murid-Nya saja mengerti dan mengapa dikalangan pelajar Farisi dan Imam-Imam tidakdapat memahami ajaran Yesus, sebab apa? hanya khusus orang-orang yang dekat dengan Yesus saja yang dapat mengerti bahasa YESUS mereka yang sudah diangkat menjadimurid-Nya saja yang dapat menangkap Firman Tuhan.

Jadi tugas anak-anak Tuhan hanya bersaksi itulah sebabnya didalam wahyu 12:11 mengatakan bahwa kita dapat mengalahkan iblis dengan “perkataan kesaksian” kita (agar orang lain mendengar firman Tuhan) dan dengan darah Anak domba Allah kita dapat mengalahkan iblis. Tugas kita hanya bersaksi persoalan orang percaya atau tidak percaya kesaksian kita itu adalah urusan kuasa Roh Kudus yang akan membawa orang itu menjadi milik Allah…maka itu adalah tanda kepemilikan Allah sebagai jaminannya adalah darah Anak-Nya, kalau orang itu tetap dalam firman-Nya, maka orang itu pertanda dia adalah murid-murid-Nya. Setelah mengetahui firman-Nya, maka manusia akan mengetahui kebenaran dan kebenaran itu akan memerdekakan manusia (Yoh.8:31,32)…Mengapa mereka tidak dapat menangkap firman-Nya? Tuhan mengungkapkan bahwa orang orang tidak dapat menangkap firman-Nya, karena mereka adalah anak iblis yang merupakan pembunuh sejak semula dan dia tidak hidup dalam kebenaran… Iblis adalah pedusta dan bapa segala pedusta (Yoh.8:43-44). Ini berarti iblis dapat membutakan manusia sehingga mereka tidak dapat melihat kebenaran firman Tuhan.
Orang dapat mengerti oleh karena firman Tuhan melalui Alkitab. Tetapi apakah setiap versi Alkitab dapat membawa manusia mengerti Bahasa Yesus? Versi-versi Alkitab yang menolak keilahian-Nya itu bukan Alkitab yang asli dan yang benar.

karena apa? iblis memiliki strategi yang licik untuk membawa manusia untuk melawan ajaran Yesus yang asli dan dengan cara menyebarkan dusta adalah melalui upaya memanipulasi kebenaran Firman Allah, melalui terjemahan terjemahan yang keliru yang selalu bertolak belakang dengan rencana Allah…Dan jauh-jauh hari Alkitab sudah nyatakan bahwa akan ada satu waktu kita akan mengalami kelaparan, bukan kelaparan akan makanan, tetapi kelaparan akan firman Tuhan. Bagaimana itu akan terjadi? bisa saja terjadi? itu tandanya Alkitab yang sejati akan lenyap, dan yang nampak hanya Alkitab palsu…Dan manusia akan berkelana mencari Alkitab yang sejati (lihat Amos 8:11-12)…Amin…

hehehe… kurungan solacriptura yg bodoh belum juga bisa dilepaskan ya…

bro, anda bilang ; TUhan menurunkan nabi2… nah, nabi2 itu apa? manusia atau buku??
nabi2 itulah yg menyatakan dengan otoritasnya bahwa: Firman Tuhan yg sejati adalah kitab A, B, C… bukan X, Y, Z. dan kitab A itu bicara 1 + 2 bukan bicara 1 X 2. yg bisa melakukan itu semua MANUSIA bro…

jadi, terbukti bahwa buku2/kitab2 itu dipertahankan, dijaga, diajarkan, diamalkan oleh siapa oleh manusia! buku itu tidak bisa ngapa2… realistis yuks… :smiley:

saya pengen tau bagaimana ceritanya kitabsuci itu bertahan??? siapa yg mempertahankannya??? kitabsuci yg buku itu??? gimana caranya bro??? mkn dalam kitab suci itu keluar cahaya dan langsung menampar dan memukul… jika ada yg napsir salah, atau ada yg berusaha berubah tulisannya… atau kitab suci itu muncul suara " hooi… bukan begitu maksudnya!!! ;D ;D

realistis yuks… :slight_smile:

dan tangan manusia yg jahat berusaha menrubahnya, namun tangan manusia yg baik mempertahankannya.
itu konsepsinya… itu yg masuk akal… bisa???

jangan dipelihara pemikiran konyol semacam ini bro… itu omong kosong besar!!! karena faktanya tidaklah demikian. kitabsuci yg sama dan ada banyak perdebatan, banyak aliran… itu fakta bahwa kalimat yg anda pelihara itu adalah omong kosong!

jadi lebih percaya para sok tau yg baru lahir belakangan… dari pada para rasul dan murid2nya??? silahkan… :smiley:

@onde
hehehe… kurungan solacriptura yg bodoh belum juga bisa dilepaskan ya…

bro, anda bilang ; TUhan menurunkan nabi2… nah, nabi2 itu apa? manusia atau buku??
nabi2 itulah yg menyatakan dengan otoritasnya bahwa: Firman Tuhan yg sejati adalah kitab A, B, C… bukan X, Y, Z. dan kitab A itu bicara 1 + 2 bukan bicara 1 X 2. yg bisa melakukan itu semua MANUSIA bro…

jadi, terbukti bahwa buku2/kitab2 itu dipertahankan, dijaga, diajarkan, diamalkan oleh siapa oleh manusia! buku itu tidak bisa ngapa2… realistis yuks…

Bro, kalau kita memandang secara manusia, maka benar apa yang kamu bilang, tetapi ketika bicara iman kristen dan pengajarannya, maka harus kita mau melihat bahwa konsep dalam pengajaran kristen adalah bahwa “manusia adalah ALAT” bukan penentu. Nabi adalah manusia, tetapi sebagai kristen kita tahu bahwa nabi itu alat menyampaikan apa yang disampaikan Tuhan baik dengan tulisan maupun lisan. Nah kalau nabi adalah alat maka artinya tidak bisa dong seperti pandangan anda yang melihat bahwa nabi adalah penentu dari apa yang diajarkan dan dituliskannya. Maka terhadap tulisannya pun kita memandang sama, sehingga otoritas tulisannya lebih tinggi dari dia sendiri karena dia hanya menulis apa yang diperintahkan kepadanya.
Nah kalau begitu bukan otoritas pribadi nabi yang kita lihat akan tetapi apa yang dituliskannya lah yang membuat dia memiliki validitas dan otoritas. Tanpa apa yang dituliskan, maka nabi itu bukan siapa siapa.
Hal itu tidak membuktikan apapun, justru hal itu memberikan bukti bahwa nabipun terikat tulisan nabi sebelumnya, bahkan terikat tulisannya sendiri. Contoh yeremia atau yesaya, dia menulis sesuatu, tetapi dia terikat dengan tulisan itu, karena dia tidak bisa menentukan sesuai kehendak dia tetapi sesuai kehedak Dia yang memerintahkan nabi itu untuk menuliskannya, dan kemudian dia mengikuti tulisannya itu. Jadi siapa terikat kepada siapa?? Ini harus diakui dengan jujur dong…

+++++++
saya pengen tau bagaimana ceritanya kitabsuci itu bertahan??? siapa yg mempertahankannya??? kitabsuci yg buku itu??? gimana caranya bro??? mkn dalam kitab suci itu keluar cahaya dan langsung menampar dan memukul… jika ada yg napsir salah, atau ada yg berusaha berubah tulisannya… atau kitab suci itu muncul suara " hooi… bukan begitu maksudnya!!!  

realistis yuks…

Kitab suci mempertahankan diri melalui alatnya, yaitu nabi atau imam atau yang lain, dengan kata lain, manusia adalah alatnya. Hal ini dibuktikan dengan kenyataan bahwa manusia tidak menuliskan kitab suci semau dia, tetapi hanya mengikuti saja, gak lebih. Apakah adanya manusia yang menambahkan isi kitab suci atau menguranginya, maka membuat kitab suci itu tidak berdaya? Saya sudah jelaskan diatas, bahwa firman itu terjaga selama ribuan tahun dan tetap isinya. Perjalanan beberapa puluh tahun tidak bisa dong dikatakan mengeliminir sejarah ribuan tahun??.. Anda gak fair memandang penjagaan Tuhan akan firmanNya kalau anda mengatakan itu.
Memang kitab suci tidak melakukan itu. Tetapi pemilik kitab suci itu membalas perbuatan manusia yang mengutak atik kitabNya. Banyak kok kasus seperti itu… Belum lagi janjiNya untuk membalas sampai kepada kubur… Apakah sebagai orang yang mengaku percaya Yesus, kamu gak percaya hal ini?
Ngomong realistis, maka lihatlah banyak kasus dari kesaksian kesaksian. Saya pernah dengar kesaksian seseorang yang menyatakan, bahwa seorang anak punya temen sekolah, karena gak suka dengan kekristenan anak itu, suatu ketika karena suatu masalah temennya ini mau membunuh dia, eh dalam perjalanan untuk membunuh dia, ternyata temennya ini mati duluan karena kecelakaan. Nah pertanyaan saya, apakah ini kebetulan ataukah ini pembelaan Tuhan terhadap mereka yang berpegang pada firmanNya?? Kalau anda katakan kebetulan, kalau begitu bagaimana kalau anda coba aja anda hujat Yesus dan Roh Kudus, kemudian doa kepada Tuhan untuk menghukum kamu, kita lihat apakah pencobaan terhadap Tuhan yang kamu lakukan pasti terbalas atau tidak… Toh kamu memandang apa yang dinyatakan difirman Tuhan gak akan membalas kamu apapun tanpa campur tangan manusia kan??

+++++
dan tangan manusia yg jahat berusaha menrubahnya, namun tangan manusia yg baik mempertahankannya.
itu konsepsinya… itu yg masuk akal… bisa???

benarkah manusia yang baik mempertahankan alkitab??? Tunggu dulu… Banyak orang baik yang berusaha menggugurkan alkitab lho, mereka baik secara kelakuan tapi apakah kebaikan itu menjadikan mereka penjaga?? Hehehe… Faktanya kagak. Faktanya bukan kebaikan yang membuat manusia menjadi penjaga, ternyata "perintah dan kehendak Tuhanlah, pemilik alkitab, " yang membuat mereka menjadi penjaga. Nah kalau demikian maka jelas dong bahwa bukan manusianya yang membuat itu semua. Tapi pemilik firmanlah yang menjadikan mereka penjaga… Ataukah logika manusia selalu benar? Apakah yang dilihat manusialah yang menentukan segalanya? Faktanya gak begitu… Kelihatan mata manusialah yang mengerjakan semua, tetapi ketika kita dalami justru manusia itu dikendalikan oleh yang lain yaitu Tuhan. Hal itupun diakui semua orang non atheis, kalau anda mengaku percaya Yesus tentu anda tahu ajaran Tuhan ini kan? Lalu kalau anda tahu, bisakah anda menyatakan kesombongan manusia seperti itu? Sehingga seakan akan manusialah yang menentukan segala hal. Kalau anda masih berpandangan seperti itu saya mau tanya, manusia berusaha bekerja, apakah manusia ikut menentukan rejeki?? Apakah orang bekerja paling keras, paling pintar dan paling cerdas pasti mendapat rejeki paling banyak?? Faktanya, tidak… Kerja keras dan kepintaran puluhan tahun faktanya kalah sama kelahiran dari keluarga kaya, iya apa iya?? Apakah donald Trump memilih lahir dari keluarga trump yang kaya??? Kalau tidak, lalu siapa yang menentukan?? Apakah donald yang kerja santai sebagai pemilik banyak usaha kalah dengan direkturnya yang kerja keras dan pintar dari pagi sampai malam?? Hehehe, faktanya tidakkan?? So kesimpulannya, manusia tidak menetukan banyak hal dalam kehidupan. Demikian juga dengan penjagaan atas firman. Nah kalau anda masih berpandangan seperti diatas, mending anda atheis dan tinggalkan Tuhan, karena anda sedang melakukan hal yang sia sia, dihadapan manusia anda mengaku percaya tetapi dihadapan Elohim anda adalah seorang yang atheis… Karena anda lebih percaya kemampuan manusia dibandingkan kemampuan Tuhan.

+++++
Jangan dipelihara pemikiran konyol semacam ini bro… itu omong kosong besar!!! karena faktanya tidaklah demikian. kitabsuci yg sama dan ada banyak perdebatan, banyak aliran… itu fakta bahwa kalimat yg anda pelihara itu adalah omong kosong!

Apa yang anda nyatakan diatas adalah sebuah bukti ketidak percayaan anda kepada Tuhan. Karena anda berusaha menyatakan bahwa alkitab adalah kembali tidak karena firman itu sendiri tetapi manusia yang menentukan. Anda bilang omongkosong sebuah hasil pengamatan kebenaran, dimana memang secara benar demikianlah manusia menentukan apa apa tentang alkitab berdasarkan alkitab itu sendiri. Salah satu buktinya adalah, bahwa sampai sekarang saja akitab adalah dasar dari apa yang ditentukan oleh semua aliran gereja, terlepas apakah mereka berusaha menyelewengkan atau tidak. Tetapi faktanya sepertiu.
Oleh karena itu saya katakan sekali lagi kepada anda, sebaiknya anda tinggalkan Tuhan saja, karena toh anda gak menunjukan kalau anda percaya. Apa yang keluar dari mulut berasal dari hati… Tuhan melihat hati, tetapi apa yang anda nyatakan adalah dari hati.

+++++
Apakah murid Yesus tidak lebih tahu dibanding musa? Apakah paulus salah ketika mengajarkan “taurat telah digenapi”?? Apakah usia menentukan pengurapan?? Rasul manakah yang anda jadikan patokan disini, karena tidak ada rasul yang mengajarkan hal diatas, jadi rasul manakah yang akan menyalahkan orang yang baru lahir ini kalau yang dikatakan orang yang baru lahir ini sesuai dengan yang dikatakan rasul rasul Kristus??

tulisan itu berotoritas… clear!

tapi tulisan saja tidak cukup, perlu para nabi, para penegak Firman Tuhan… supaya tulisan atau Firman2 Tuhann tetep bertahan pada “jalur” yg sebenarnya… supaya kebenaran tidak diplintir/disalah artikan oleh para bidat. jelas itulah cara Tuhan… Tuhan tidak menurunkan tulisan saja tapi juga mengutus para nabi untuk mengajar. apa bro sadari itu?

semua orang kristen dengan iman percaya pada tulisan yg ada di kitab suci adalah kebenaran mutlak.
dan umat katolik percaya pada ajaran yg dituliskan dan yg tidak dituliskan dan yg dijelaskan juga oleh yg mengajarkan… yaitu para rasul yg diteruskan turun-temurun melalui mekanisme yg disebut “suksesi apostolik”

sip… yg dibold setidak2nya bukanlah solascriptura… apa jadinya jika tanpa nabi2? tentu tidak berhasil…

yg jelas yg melakukan semua adalah Tuhan, bukan (buku) kitab suci… dan faktanya bahwa Tuhan memakai manusia! clear??? harusnya clear bro… :smiley:

manusia bukan alatnya kitabsuci… tapi kitabsuci itu alatnya manusia untuk mengenali firman Tuhan. kitabsuci ada untuk ekpentingan manusia. para nabi/rasul adalah alatnya Tuhan, bukan alatnya Kitabsuci (beware u’r going to be bibliotaria)
+++++

benar! manusia baik itulah yg dipakai Tuhan… itu caranya…
apa bro bisa berfikir cara lain selain manusia yg dipakai Tuhan untuk menyampaikan firmanNya secara benar? beri saya contohnya… yg nyata.

hahahaha… berdialog dengan solascripturis sejak dulu, sekarang dan selama2nya akan selalu menggelikan… menjadi solascripturis membunuh nalar, mata dan telinga… naif terhadap realita.

tentu saja saya bukan tidak percaya pada Tuhan, saya percaya jika Tuhan memberikan firmanNya melaui para rasul, dan para rasul menuliskan apa yg bisa ditulis… bicara ttg politik indonesia pun saya rasa tidak akan bisa dicakup dalam satu buku. selain keterbatasan tulisan dan bahasa, tentu saja dari sisi penerima juga terdapat keterbatasan, yaitu kemampuan memahami.

yg saya tidak percaya adalah pemikiran solascripturis! bahwa alkitab saja cukup… itu tidak realistis, fakta menujukan bahwa pemikiran seperti itu bohong besar! fakta yg menujukan! fakta bro… buka mata anda… :smiley: memang saya tidak percaya jika Tuhan dengan roh kudusnya melindungi umatNya dari kesesatan hanya dengan solascriptura… saya sangat tidak percaya… bagaimanamungkin keyakinan bahwa roh kudus yg melindungi umatnya dari kesesatan disandingkan dengan FAKTA aliran2 dan rupa2 angin pengajaran??? justru itu bagi saya adalah pelecehan terhadap karya roh kudus!

tinggalkan solascriptura bro… percayalah… :smiley:

kita kristen bro, bukan yahudi… ajaran yahudi digenapi oleh yesus kristus… yesus datang jauh setelah musa, dan yesus menggenapi ajaran musa…

tapi “para sok pintar” dalam kekristenan itu jelas bukanlah yesus… mereka tidak berhak, dan tidak kompeten menggenapi ajaran para rasul yg ortodox! lain ceritanya jika para sok pintar itu keluar dari kekristenan! apa anda paham bedanya???

Tinggalkan sola-scriptura (karena Alkitab PL dan PB salah), dan percayalah pada On32lumut , maka kamu akan dituntun pada jalan yang … :tongue:

@onde
Untuk koment pertama, anda sudah “inkosisten”… Tidakkah itu anda sadari? Hehehehe…

Bro, kalau saya tidak menyadari, apakah saya akn menulis apa yang saya tulis diatas?? Coba anda pikir. Perlu nabi? Lho, mereka menjadi nabi atau rasul karena firman, bukan firman ada karena mereka menjadi nabi lho… Saya kira anda harus sadari itu… Yesaya bukan menjadi nabi kemudian dia mengeluarkan firman, tetapi ada firman yang perlu disampaikan, maka dia dipanggil, nah perlu anda renungkan, "siapa terikat siapa?? “Siapa menentukan siapa”? Siapa mengangkat siapa? Siapa .sekedar membantu siapa??

Saya kira untuk intelektualitas setinggi anda, saya yakin anda mengerti maksud saya untuk poin 1 diatas.

Tanpa nabi gak berhasil ya? Hahahaha… Ingat bro, setelah rasul apakah ada nabi?
Saat israel dibantai oleh muslim dan katholik serta romawi, hampir semua teks dimusnahkan… Kok masih ada sampai sekarang? Apakah sekedar usaha manusia bisa menjamin hal itu?? Itu yang saya tekankan diatas…
Perlu anda jujur menganalisa tulisan saya, Tuhan memakai manusia menjadi alat, bukan kitab suci menggunakan manusia, ingat kitab suci kita, kita percayai sebagai perkataan Tuhan kan??

Lho yang saya sampaikan kan itu, Tuhan memakai manusia sebagai alat. Itu sejak awal yang saya sampaikan sama anda. Anda salah kalau menyatakan, “Tuhan memakai manusia baik”, karena tidak semua manusia yang baik dipakai Tuhan. Tuhan memakai bisa siapa saja, baik atau jahat, benar atau salah dan setelah dipakai baru konsekuensi logisnya dia menjadi baik dan benar, jangan dibalik. Ingat, Tuhan bukan datang untuk orang baik atau benar tapi orang berdosa. Mau contoh? Paulus itu contoh nyata. Musa juga, yehuda juga,yeremia juga, dan masih banyak lagi…

Analisa anda terhadap terbunuhnya nalar itu benar, tapi hanya jika anda adalah seorang “tradisionis”, mengutamakan tradisi diats segalanya. Tradsi ciptaan manusia, anda harus jujur mengakui itu, sedangkan kitab suci kita adalah dari Elohim, apakah anda akan menyangkal itu? Maka benar usul saya agar anda meninggalkan Tuhan saja kalau anda menyangkal bahwa kitab suci kita dari Tuhan untuk manusia dengan alat manusia… Iya apa iya?? Hehehe

Anda benar bahwa tidak semua bisa ditulis, tetapi apakah karena alasan itu maka semua yang dianggap atau diajarkan sebagai ajaran rasul yang menjadi tradisi harus diterima meskipun bertentangan dengan yang tertulis?? Apakah menurut anda paulus tidak konsisten dengan tulisannya dan adalah seorang plin plan sehingga antara ajaran tertulis dan lisan bisa bertolak belakang??
Nah itulah sebabnya saya katakan bahwa anda sama sekali gak menggambarkan dengan perkataan anda sebagai seorang yang percaya Tuhan. Sekarang anda katakan percaya Tuhan, sementara tulisan anda diatas sangat jelas anda sangat menjunjung tinggi kemampuan manusia bahkan anda menunjukan bahwa manusialah yang menentukan firman… Makanya saya bahsa demikian… Maaf, tapi disini anda kembali tidak konsisten dengan kata kata anda sendiri.

Bagus anda bahs ke Roh kudus, ingat bro, bahwa semua orang bisa melakukan klaim atas Roh Kudus, tetapi benarkah dia dipimpin Roh Kudus?? Itu yang belum tentu. Dan dasar nya apa seseorang dipimpin Roh Kudus atau tidak?? Kembali alkitab, karena standard orang dipimpin Roh Kudus sangat jelas dalam alkitab. Nah jadi anda tidak bisa menggunakan alasan bahwa Roh Kudus tidak melindungi karena orang percaya sola scriptura, karena untuk mencapai Roh Kudus dasarnya adalah alkitab. Roh Kudus melindungi jemaat dari kesesatan dengan hikmat atas pemahaman atas alkitab. Tetapi apabila motivasi orang tersebut sudah salah sejak awal, apakah dia akan dipimpin Roh Kudus?? Tidak mungkin… Dan apakah ini berhubungan dengan sola scriptura?? Jelas tidak. Karena orang yang berpegang pada tradisi pun sangat banyak yang tidak dipimpin Roh kudus bukan?? Apakah yang sola scriptura maka tidak dipimpin Roh Kudus?? Jauh lebih banyak orang dengan pemahaman sola scriptura dipimpin Roh kudus dibandingkan yang tidak kok. Karena banyaknya aliran tidak membuat mereka lepas dari Roh kudus. Itu fakta. Motivasi lah yang mempengaruhi bukan sola scriptura atau tidak…
Saya kira anda harus jujur menganisa itu…
Faktanya, yang percaya satu pengajaran, justru mengajarkan apa yang bertentangan dengan apa yang dituliskan rasul yang jelas dari Roh Kudus bukan??? Nah siapa yang kemudian harus dipandang salah? Timbulnya beberapa aliran karena motivasi yang salah ataukah tidak sola scriptura tapi mengajarkan yang bertentangan dengan tulisan rasul yang penuh Roh Kudus??

Sejak kapan kristen bisa dipisahkan dari keyahudian?? Sejak roma berkuasa??? Hahahaha… Kalau anda merasa kita bukan israel rohani, maka anda lah yang perlu keluar dari kekristenan, karena anda harus membuang perjanjian lama jauh jauh, dan kalau perkjanjian lama dibuang, maka apa isi PB?? Apa yang digenapi PB?? Gak ada… Maka kosong pulalah PB. Maka tepat kalau saya katakan, andalah yang harus keluar dari kekristenan kalau anda merasa bukan israel rohani. Ingat, Yesus mengatakan: keselamatan datang dari yahudi…

Ada beda antara “sok pintar” dan memang diberikan hikmat Tuhan. Ada perbedaan besar. Dan perbedaan besar itu dengan sangat mudah dapat dilihat dari apakah yang dikatakannya itu untuk "meninggikan diri sendiri, denominasi sendiri, golongan sendiri, gereja sendiri, aliran sendiri, tradisi sendiri, ataukah yang dikatakannya itu adalah “memuliakan Tuhan”?? Kalau memuliakan Tuhan dan tidak untuk diri sendiri, maka kalau “oponen” nya berani jujur maka dia harus berani mengakui bahwa itu adalah menyatakan kebenaran dan bukannya sok pintar. Tapi kalau yang “sendiri” itu yang diutamakan, maka orang itula yang sok pintar, meskipun dia bersembunyi dibalik semua keortodoksan, kerasulan, tradisi, atau apapun juga, kedoknya dengan mudah akan terlihat dari hal itu. Dan itu gak bisa disembunyikan ataupun ditutupi… Semua terlihat dari buah perkataannya. Karena perkataan timbul dari hati.

Shalom.

hahaha… yg bilang itu siapa ya…
coba2 mlintir mas??
saya katakan:

SOLASCRIPTURA = OMONG KOSONG

bukan,

PL/ PB = SALAH.

beda to?

inilah salah satu krungan nalar solascritura…

orang solascrioturis selalu tidak bisa membedakan antara
doktrin pembangkang ciptaan luther yg bernama “SOLASCRIPTURA”
dengan Alkitab.

kalian pikir SOLASCRIPTURA = ALKITAB.

jadi jika ada orang tidak solascriptura dianggap samadengan tidak alkitab.

sori, tapi harus dikatakan “bodoh amat ya…”

mungkin bisa belajar bedakan antara alkitab dan alkitab saja.
kalau tidak alkitab saja artinya: pake alkitab, tradisi, magisterium.
alkitabnya ada… gitu lho…

mungkin bisa belajar bedakan antara salah dan tidak lengkap
antara tidak pakai dan tidak cukup
antara menolak dan menerima dengan kelengkapan…

protestan nih sangat sulit untuk nangkep yg beginian… padahal jelas2 error logic, fakta membuktikan, kok tetep disangkali dengan argumen yg ga pernah masuk nalar…

wah yang mana ya ketidak konsistenannya??? mohon di “quote” tulisan saya biar enak bro… :slight_smile:

walah… apapun kata anda nro… yg jelas Kitabsuci saja tidak cukup! that’s all… nyatanya perlu para nabi yg menulis, menjaga, mengajarkan, meluruskan, dll… ya… to bro? ga usah panjang2 dulu…

yg saya bold itu benar… dan bukankah saya tulis demikian bro??? :smiley:
jadi kitabsuci itu butuh perlengkapan, yaitu manusia… itu yg Tuhan lakukan…

yah… manusia yg dipakai Tuhan untuk menjaga kebenaran otomatis menjadi manusia yg baik to? dan manusia yg berusaha memelintir kitabsuci otomatis disebut manusia jahat to?

kalau tradisi manusia iya… tapi untuk kesekian kalinya Tradisi Sucinya orang katolik itu Firman Tuhan yg tidak tertulis.

misal: para rasul mempunyai murid dan ajaran rasul2 itu diteruskan turun temurun sampai sekarang… itu yg disebut Tradisi Suci.

misal anda pengusaha tempe yg sukses, dan saya murid anda… terus anda juga tulis buku berjudul “usaha tempe” dan buku itu menyebar keseluruh dunia.

nah… orang katolik itu pegang buku anda, dan juga merferensi dari saya… sehingga apa yg dimaksudkan anda tersampaikan dengan lebih pasti… dari pada saya hanya mengandalkan buku tulisan anda itu… apalagi kalau saya orang afrika, pasti saya akan mengalami kebingungan karena belum pernah melihat tempe.

kira2 begitu korelasinya… jangan diperlawankan to bro…
Kitabsuci dan Tradisi Suci itu diimani sebagai yang sama2 dari ELOHIM.
ga ada istilah yg lebih pas dari istilah tradisi. dulu sebelum ada kitabsuci orang Kristen kan mengandalkan ini (Tradisi Suci)

gitu lho… bingung bro??? wajar… kalau bro bisa memahami konsepsi ajaran katolik tentang hal ini malah ga wajar… :smiley:

nah, sekarang begini…

tulisan anda dan kata2 anda mungkin ga bertentangan???
kalau ada yg belum tertuliskan itu bisa jadi, tapi kalau bertentangan itu ga mungkin… kecuali kalau anda itu orang yg sebenarnya bingung dan tidak berprinsip. namun saya yakin para rasul adalah orang berprinsip.
dan apalagi dengan keyakinan bahwa kedua hal itu sama2 dari Allah, maka tentu saja tidak ada yg bertentangan. dan itu nyata, karena Tradisi Suci dan Kitab suci itu bukan bertentangan, tapi saling melengkapi. Bertentangan dan slaing melengkapi itu beda kan bro?

nah, anda salah mengerti, sebenarnya sudah saya jelaskan bukan diatas???
saya bukannya tidak percaya Tuhan, tapi percaya manusia… itu salah sekali… mana mungkin orang Kristen mengatakan seperti itu…

saya mengatakan bahwa saya percaya bahwa manusialah yg dipakai Tuhan untuk menjaga, mengajar, menuliskan kitab suci… ingat manusia DIPAKAI Tuhan bro…

itulah cara yg dipakai Tuhan, TUhan tidak pakai kitabsuci saja untuk menyampaikan FirmanNya pada manusia. kalau Tuhan pake kitabsuci saja, maka anda akan melihat kitabsuci melayang2 kerumah2 dan menginjili sendiri… hahahaha… trus kalau ada yg mlintir atau salah tapsir… kitabsuci itu mengeluarkan cahaya cosmic menampar orang2 tersebut. kalau begitu faktanya saya baru percaya ada konsep yg disebut solascriptura.

Tidak solascriptura itu artinya kitabsuci saja tidak cukup, butuh manusia yg menjaga, menapsir, dan mengajarkan.
coba deh berani think out the box… box nya itu solascriptura… :smiley:

lahh…bbro… bro… kembali kealkitab…

semua orang juga yakin kalau ajaran mereka berdasar alkitab. mana ada orang memplokamirkan diri bahwa mereka ga sesuai alkitab bro?? mana ada orang bisa berargumen tanpa menggunakan alkitab bro??
justru karena merasa sama2 dialah yg berdasar alkitablah, terjadi perdebatan bro???

contonya di FK ini, siapa sih yg ga berdasar alkitab??? tapi alkitab menurut saya, anda, dan aliran2 yg lain… makanya ada perang ayat… Standar alkitab itu subyektif bro… alkitab menurut siapa??? gitu lho… fakta to???

saya tidak menuduh solascripturist tidak diberkati rohkudus, solascripturis juga bisa bener… tapi jelas saya tidak percaya kalau sama2 diberkati Roh kudus kok keyakinannya beda2??? emangnya roh kudus itu ngajari hal yg beda2 atau bahkan bertentangan ya?? kan ga mungkin bro…

kalau ada dua solascripturis yg berbeda ajaran dan sama2 dengan yakin mengaku disertai Rohkudus. maka salah satu bohong atau dua2nya bohong… nah kalau sampai ribuan??? wah pelecehan itu namanya… :smiley:

wah anda goyang kanan-goyang kiri bro… capek saya mengejarnya… hahaha…

gini deh, jadi intinya apa orang2 baru mau menggenapi ajaran para rasul?? gitu aja deh… anda kan gunakan analogi yesus dan orang yahudi. karena yesus boleh menggenapi ajaran yahudi, maka anda pikir bahwa orang2 baru sekarang ini boleh juga menggenapi ajaran para rasul yg saya sebut ortodoxy itu?? iya bro???

pronsipnya begini bro… kekristenan itu berjalan dengan sejarah… dulu ada yg disebut jemaat mula2… dan saya yakin jemaat mula2 itu beriman dengan benar… karena mereka masih hidup dengan para rasul, dan para rasul adalah murid2 yesus, yg tinggal dan belajar langsung dari yesus.

nah, karena saya berkeyakinan demikian… maka saya akan mencocokkan apakah ajaran di aliran saya ini sinkron dengan ajaran para rasul/jemaat mula/yg ortodox itu? kalau masih sinkron saya yakin ajaran saya masih di rek yang bener…

nah kalau udah miring2 kemana2… hahaha… saya sih percaya sama yg hidup menjamani yesus aja lah… dari pada orang2 baru yg “sok Pinter” itu…

bocah wingi sore kok wani2 ne rumongso luwih bener seko oara rasul… gitu bahasa jawanya mas bro…

jangan panjang2 ya bro kalau mau bales… ga cukup jatah carakternya… hehehe… :smiley: :smiley:
salam…

Manusia selalu berusaha mereduksi otoritas Alkitab hanya karena mau membuat ajaran ajaran baru yang sama sekali melawan kebenaran Alkitab.

Otoritas Alkitab ada pada dirinya sendiri bukan pada gereja tertentu atau manusia karena Alkitab adalah Firman Allah yang berotoritas langsung dari Allah sendiri.

Oleh karena itu prinsip 'Back to Bible" dari gerakan reformasi merupakan koreksi dari Tuhan sendiri terhadap gereja yang sudah jauh menyimpang dari ajaran yang benar berdasarkan prinsip prinsip Alkitab !

Gereja yang tidak mengakui Alkitab sebagai Firman Tuhan yang berotoritas mutlak sebaiknya jangan mengaku sebagai gereja Kristen !

Solascriptura ajaran manusia :smiley: