Wah, Karena Angker, Pemda Akan Ratakan Pemakaman

Mungkin ini adalah salah satu rencana dan kebijakan terlucu tahun ini jika dilaksanakan nantinya. Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta rencananya akan meratakan gundukan tanah yang biasa terdapat pada tanah makam. Mau tahu alasannya? Hanya untuk menghilangkan kesan angker pada makam!

Aturan tersebut sendiri baru bisa dilaksanakan setelah Perda No 3/2007 tentang Pemakaman selesai direvisi. “Kami akan ajukan revisi perda tersebut agar tidak ada lagi gundukan tanah. Nantinya akan rata dan ditandai dengan plakat yang ditanam di tanah,” kata Catharina Suryowati, Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI, Jumat (7/10).

Catharina menambahkan, saat ini masih banyak masyarakat yang melanggar dengan membuat gundukan tanah, bahkan melebihi 10 sentimeter seperti yang tercantum dalam perda. Dia mengakui, dalam melakukan penataan makam banyak kendala yang dihadapi karena keinginan ahli waris berbeda-beda. “Saat akan kita tata, banyak ahli waris yang menolak. Mereka memiliki keinginan yang berbeda-beda, kata mereka itu keinginan dari almarhum,” kata Catharina.

Guna melakukan penataan, tahun ini pihaknya juga melakukan plakatisasi, yakni dengan mengganti batu nisan dengan plakat. Dengan begitu, diharapkan ada keseragaman makam di setiap TPU. “Beberapa ahli waris kadang mengganti dengan batu nisan. Padahal program ini gratis,” ungkapnya.

Seangker apakah pemakaman menurut anda? Langkah seperti sungguh jauh dari apa yang penting dibutuhkan masyarakat sekaligus mempersubur jiwa klenik dan percaya tahyul di Indonesia.

Source : kompas.com-dpt