World Prayer Assembly (WPA 2012)

Para pemimpin dan tokoh Kristen
serta pendoa dari berbagai belahan dunia
menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah
kegiatan pertemuan doa bersama sedunia
(World Prayer Assembly) yang akan
berlangsung 14-17 Mei 2012 di Jakarta.
“Dari kegiatan pertemuan doa bersama
sedunia ini diharapkan menghadirkan
gelombang kebangkitan rohani kebaikan di
seluruh dunia,” kata
Ketua Panitia World Prayer Assembly 2012
Pendeta Bambang Wijaya di Jakarta, Jumat,
11 Mei 2012.
“Umat Kristen di 220 negara di dunia berdoa
bersama secara serentak untuk menjadi
pribadi-pribadi di seluruh dunia sebagai
manusia yang lebih baik dan dapat mengikuti
teladan Kristus. Pribadi-pribadi diharapkan
bisa mengadopsi kepedulian lingkungan di
mana mereka tinggal melalui doa dan
perhatian sosial yang lebih besar,” kata
Pendeta Bambang Wijaya.
Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat
(Menkokesra) Agung Leksono dijadwalkan
membuka kegiatan yang melibatkan
sedikitnya 8.500 umat baik dari negara-
negara lain maupun umat Kristen Indonesia.
Mereka akan menggelar seminar, berdoa dan
menyanyikan lagu-lagu pujian.
Menurut Bambang, kegiatan tersebut
mendapat dukungan dari pemerintah, dan
juga lembaga keagamaan Kristen
internasional serta organisasi gereja-gereja
nasional di Indonesia, seperti Persatuan
Gereja Indonesia (PGI), Konferensi Wali Gereja
Indonesia (KWI), Gabungan Gereja Baptis, dan
Gereja Ortodoks Indonesia.
“Acara ini akan dihadiri juga 150 pimpinan
berbagai sinode Indonesia dan pada kegiatan
puncaknya tanggal 17 Mei akan diadakan
momentum doa di 371 kota di Indonesia yang
dipusatkan di Gelora Bung Karno,” katanya.
Pada awalnya kegiatan hari doa global ini
berlangsung pertama kali di Korea Selatan
pada 1984 yang dihadiri 3.000 orang dan
menghasilkan jaringan doa bangsa-bangsa
serta gerakan misi dunia.
Pihak panitia juga sudah melakukan
koordinasi dengan pihak keamanan dalam
penyelenggaraannya selama di Indonesia.

sumber:


Unite and let us share Your Love Lord Jesus… an be a light