YEREMIA 49:34-39 : BAGAIMANA ALLAH MEMATAHKAN BUSUR ELAM/IRAN?

Mari sama-sama belajar tentang nubuatan Allah dalam Alkitab :
TENTANG YEREMIA 49:34-39.

Nubuatan Nabi Yeremia 49:34-39 ini sangat menarik perhatian saya, karena bisa menimbulkan dampak yang sangat luas, dan mungkin saja akibatnya bisa bersifat global, meliputi berbagai aspek kehidupan. Bahkan mungkin saja merupakan penggenapan dari sebagian Kitab Wahyu nantinya.

Saya sudah memperhatikan nubuatan ini sejak beberapa tahun terakhir, tentang Elam/Iran ini. Namun tidak atau belum semua dapat saya pahami.
Hal yang pasti adalah :

Kisah Para Rasul 1:7 "Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya

FIRMAN TUHAN TERSEBUT SELENGKAPNYA BEGINI :

Yeremia 49:34 Firman TUHAN yang datang kepada nabi Yeremia mengenai Elam, pada permulaan pemerintahan Zedekia, raja Yehuda:
49:35 Beginilah firman TUHAN semesta alam: "Sesungguhnya, Aku mematahkan busur Elam, yakni inti kekuatannya.
49:36 Aku akan mendatangkan atas Elam keempat angin dari keempat penjuru langit dan akan menyerakkan mereka ke segala mata angin ini, sehingga tidak ada bangsa yang tidak kedatangan orang-orang yang berserakan dari Elam.
49:37 Aku akan membuat Elam terkejut di depan para musuhnya dan di depan orang-orang yang berusaha mencabut nyawanya. Aku akan mendatangkan atasnya malapetaka, yakni murka-Ku yang menyala-nyala, demikianlah firman TUHAN. Aku akan menyuruh pedang mengejar mereka sampai mereka Kuhabiskan.
49:38 Aku akan menaruh takhta-Ku di Elam, dan Aku akan membinasakan dari sana raja dan pemuka-pemuka, demikianlah firman TUHAN.
49:39 Tetapi di kemudian hari Aku akan memulihkan keadaan Elam, demikianlah firman TUHAN.

Saya bukan seorang pendeta, dan tidak pernah sekolah Theologi. Saya hanya jemaat biasa saja, namun tertarik untuk memperhatikan tanda-tanda jaman, seperti yang Tuhan Yesus perintahkan secara implisit ini :

Matius 16:3 dan pada pagi hari, karena langit merah dan redup, kamu berkata: Hari buruk. Rupa langit kamu tahu membedakannya tetapi tanda-tanda zaman tidak.
Matius 24:6 Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya.
24:7 Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat.
24:8 Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru

Tuhan Yesus sangat memperhatikan para muridNya, dan kepada mereka diberikan “clue” tentang permulaan penderitaan menjelang zaman baru, namun itu bukan kesudahannya.

LANJUTAN.

Mari kita kembali ke Nubuatan Nabi Yeremia 49:34-39.

Ayat 49:35 "Sesungguhnya, Aku mematahkan busur Elam, yakni inti kekuatannya.

1. Elam termasuk negara Iran modern sekarang ini.

Di Elam (wilayah Iran) ada daerah bernama Busher, yang merupakan salah satu pusat pengembangan nuklir Iran, yaitu lokasi Reaktor Nuklir yang hampir selesai pembuatannya. Lokasi lain yang berkaitan dengan pengembangan nuklir Iran adalah : Arak, Teheran, Natanz, Yazd dan Isfahan. Tempat-tempat tersebut di Iran namun diluar wilayan Elam. Inti kekuatan nuklirnya, yaitu reaktor nuklirnya ada di Busher/Elam.

2. Inti kekuatan Elam
Iran saat ini memiliki lebih dari 11.000 peluru kendali dan roket yang siap ditembakkan, yang tergabung dalam sebuah sistem keamanan negeri yang terintegrasi. Iran sendiri sudah mampu membuat peluru kendali, yaitu antara lain :

Dari aljazeera.com, diperoleh data,
Iran Israel
Short-range Shahab-2 (1.280km) Jericho-1 (1.400km)
Medium-range Ghadr-1 (1.600km) Jericho-2 (2.800km)
Long-range Sajjil-2 (2.400km) Jericho-3 (5.000km)
http://www.aljazeera.com/indepth/features/2012/03/2012326131343853636.html

Sedangkan dari Wikipedia adalah :
• Shahab-3A/B/C - strategic MRBM with a range of 1,200 km to 2,100 km.
• Ghadr-110 MRBM with a range of 2000–3000 km.
• Ashoura missile 2 stage solid fuel MRBM with a range of 2,000 km.
• Sajjil 2 stage solid fuel MRBM with a range of 2000–2500 km.
• Fajr-3 MIRV warhead.

Iran diperkirakan memiliki peluru kendali lebih dari 13.000 bahkan mungkin lebih dari 15.000, yang merupakan inti kekuatan Iran.

WASHINGTON [MENL] – Iran was said to be preparing at least 13,000 missiles
in a war against Israel.
A leading Israeli analyst asserted that Teheran was preparing a massive
retaliation for any Israeli strike on Iran’s nuclear infrastructure. Uzi
Rubin, the founder of the Israel Missile Defense Organization, said Teheran
would direct missile and rocket fire from the Gaza Strip, Iran, Lebanon and
Syria.

WASHINGTON [MENL] – Iran disebutkan mempersiapkan paling tidak 13,000 peluru kendali untuk perang melawan Israel.
Seorang analis Israel yang terkemuka menyatakan bahwa Teheran sedang mempersiapkan satu serangan balasan atas serangan Israeli apapun atas infra struktur nuklir Iran.
Uzi Rubin, pendiri dari Organisasi Pertahanan Peluru Kendali Israel, mengatakan bahwa Teheran akan mengarahkan serangan peluru kendali dan roketnya dari Jalur Gaza Iran, Libanon dan Syria.

Mungkin juga sudah mencapai lebih dari 15.000 peluru kendali.
IRAN MILITARY WILL FIRE 15000+ C802 AND C805 SUPERSONIC CRUISE MISSILES IN STRAIT OF HORMUZ

LANJUTAN.

3. Busur Elam (missile launcher).

Bicara soal busur, berarti kita membicarakan soal anak panah dan busur panahnya sebagai peluncurnya.

Peluru kendali (missile atau guided missile) memiliki sayap-sayap yang secara figuratif merupakan anak panah, sedangkan busur adalah pelontar peluru kendalinya (missile launcher).

Ini gambar peluru kendali yang betul-betul mirip anak panah :

atau ini ;

Sedangkan untuk peluncur missilenya adalah seperti ini gambarnya :

atau ini :

Bila yang dimaksud oleh Allah, sebagai inti kekuatannya adalah senjata nuklir, maka anak panah dan busurnya seperti ini modelnya :

Peluru kendali nuklir seperti ini (ICBM-Inter Continental Ballistic Missile) milik Russia :

atau seperti ini (USA) :
http://www.fortogden.com/hill-10.jpg

Ayat 49:36 Aku akan mendatangkan atas Elam keempat angin dari keempat penjuru langit dan akan menyerakkan mereka ke segala mata angin ini, sehingga tidak ada bangsa yang tidak kedatangan orang-orang yang berserakan dari Elam.

Ada informasi, bahwa apabila suatu negara diserang dengan senjata nuklir, kemungkinan negeri itu tidak dapat dihuni lagi. Kontaminasi akibat radiasi nuklir bisa bertahan sampai 20.000 tahun. Penduduk Elam yang tersisa pasti akan meninggalkan Elam ke segala mata angin (ke timur, barat, selatan dan utara), yaitu ke negara-negara sekitarnya.
Namun pada ayat diatas ditegaskan, bukan hanya negara-negara sekitarnya, tetapi tidak ada bangsa yang tidak kedatangan orang-orang yang berserakan dari Elam.
Ini suatu hal yang luar biasa.

SELESAI.

Ayat 49:37 Aku akan membuat Elam terkejut di depan para musuhnya dan di depan orang-orang yang berusaha mencabut nyawanya. Aku akan mendatangkan atasnya malapetaka, yakni murka-Ku yang menyala-nyala, demikianlah Firman Tuhan. Aku akan menyuruh pedang mengejar mereka sampai mereka Kuhabiskan.

Yang dapat membuat terkejut suatu negara adalah adanya :
Pre emptive strike,
Yaitu : a surprise attack that is launched in order to prevent the enemy from doing it to.
Serangan yang dilancarkan secara mendadak untuk mencegah musuh melakukan hal yang serupa.
http://artikata.com/arti-142572-pre-emptive+strike.html

Pre emptive strike umum dikenal dalam dunia militer, tujuannya tentu adalah mengancurkan kekuatan lawan secara total dengan tiba-tiba, sehingga lawan tidak dapat membalas serangan, atau lawan lumpuh total.
Bila pola demikian dilakukan, tentu yang diserang akan sangat terkejut, sekaligus memenuhi nubuatan diatas.

Ayat 49:38 Aku akan menaruh takhta-Ku di Elam, dan Aku akan membinasakan dari sana raja dan pemuka-pemuka, demikianlah Firman Tuhan.

Namun kemudian Takhta Allah, yang biasanya diasosiasikan dengan Yerusalem, juga akan ada disana. Allah akan disembah dan dimuliakan juga kelak di Elam.
Namun Allah akan membinasakan dari sana raja dan pemuka-pemukanya,

Ayat 49:39 Tetapi di kemudian hari Aku akan memulihkan keadaan Elam, demikianlah Firman Tuhan.

Hebatnya, Allah nantinya akan memulihkan keadaan Elam yang berantakan, dengan caraNya Allah tentu saja. Entah berapa lamanya penduduk Elam diserakkan, lalu Allah menaruh TakhtaNya, kemudian memulihkan keadaan Elam kita tidak bisa memprediksi.

Itulah nubuatan untuk Elam. Namun masih ada satu hal yang mengganjal dalam pikiran saya mengenai nubuatan Nabi Yeremia tersebut, yaitu :
Bagaimana Allah akan MEMATAHKAN BUSUR ELAM?
Cara seperti apa yang akan dipakai?

Shalom.

Anda bisa pilih salah satu, bro:

  1. “Kecelakaan” reaktor seperti Chernobyl.
  2. Pre-emptive strike dari Israel sebagaimana dengan reaktor nuklir Iraq dulu (tapi dengan akibat kebocoran radiasi yang menyebabkan Elam tidak lagi bisa dihuni).
  3. (Dalam kaitan dengan tahta YHWH di Elam) Pre-emptive strike dari Israel yang tidak menghancurkan, tapi menguasai seluruh persenjataan nuklir Iran (termasuk reaktor-reaktor pembuatnya) yang menimbulkan kengerian begitu hebat (karena kekuatan nuklir Israel melonjak dua kali lipat terhitung hanya dalam semalam) hingga penduduk Elam berhamburan ketakutan.

Dear Bj Tan
1 & 2. Kalau sekedar bocor seperti halnya chernobyl dampaknya masih lokal kelihatannya dear, untuk membuat secara bencana nasional sehingga penduduknya “menggenapi” ayat ini nampaknya belum, karena iran itu luas.
Ayat 49:36 Aku akan mendatangkan atas Elam keempat angin dari keempat penjuru langit dan akan menyerakkan mereka ke segala mata angin ini, sehingga tidak ada bangsa yang tidak kedatangan orang-orang yang berserakan dari Elam.

  1. Nah kalau pilihan ke 3, lalu bagaimana caranya Israel menguasai Elam dalam sekejap ? Kalau nuklirnya ditujukan ke rakyat Elam pastilah banyak sekali yang mati dan Israel akan dikutuk dunia. Korbannya harus sedikit, tetapi sistemnya lumpuh total dalam sekejap.

Shalom.

1 & 2. Kan yang dibicarakan hanya Elam, bukan Iran secara keseluruhan. Di sisi lain, bro lupa reaktor nuklir di Elam sangat berbeda dengan reaktor nuklir di Chernobyl. Antara untuk memproduksi hulu ledak nuklir dan sekadar pembangkit listrik, kalau pun sama-sama bocor, tentunya efeknya tidak bisa disamakan baik kualitas mau pun kuantitasnya.

  1. Bukan Elam secara keseluruhan yang dikuasai Israel secara langsung. Israel menguasai pusat pembuatan hulu ledak nuklir serta silo-silo yang terkonsentrasi di area yang sama. Tanpa perlu ancaman apa pun, sekadar ada cukup banyak orang (di antara penduduk Elam) yang percaya bahwa penguasaan Israel merupakan ancaman maut bagi mereka hingga mereka melarikan diri, itu sudah cukup untuk memancing yang lain untuk berbondong-bondong meninggalkan daerah itu – dengan begitu sekali pun kekuatan militer Israel hanya berada di sepetak kecil dari Elam, tapi seluruh Elam jadi kosong melompong sebagai akibatnya.

ehm…

tidak ada nubuat yang dipakai untuk memprediksi apa yang akan terjadi seperti sebuah ramalan perbintangan.

semua nubuat yang dari Allah merupakan misteri sampai pada tiba waktunya dinyatkanNya dan pada saat itu kita akan menyadari bahwa semuanya telah disampaikan Allah terlebih dahulu

sebelum waktunya tiba, banyak manusia menggagahi nubuat Allah.

silahkan direnungkan dan dicek kebenarannya.

tambahan info, Iran bukan belum pernah konfik dan berperang dengan Israel sejak nubuatan itu ditulis, sudah berulang kali dan tahun-tahun ini memanas untuk kesekian kalinya.

baru tahu kalo di Elam ada “becak.”

Hebat juga indonesia, daripada dibuang ke laut rupanya becak-becak sekarang pada diekspor ke Elam…

Ayat lanjutannya dibaca juga, bro. Jangan cuma bisa negor orang lain baca Firman sepotong-sepotong diri sendiri juga.

Kalo busur Elam dipatahkan berarti kita semua mati, trus “bangsa-bangsa lain” yang tidak satu pun tidak kedatangan penduduk Elam yang kabur ntu sapa? ET?

Dear Krispus,

Ini bukan sebuah ramalan perbintangan dear, lagi pula Om tidak tertarik sama sekali dengan ramalan bintang.
Ini sebuah nubuatan. Lebih lagi ini sebuah tanda-tanda jaman, dimana Tuhan Yesus menghendaki murid-muridnya peka akan hal tersebut.
Sebagai contoh, dulu jauh hari sebelum Irak diserang oleh tentara multi nasional, kawan2 Om di kantor, Om beritahu bahwa Firman Tuhan melalui Yeremia 51, Irak akan diserang, model serangannya, sampai pemimpinnya tertangkap dsb Om sampaikan, dan memang nubuatan Yeremia 51 tersebut akurat, namun belum semua nubuatan untuk Irak tergenapi.

Penggenapan nubuatan tidak selalu sekuensial, Yer 51 terjadi lebih dahulu, dan kondisi saat ini di Iran nyaris akurat dengan nubuatan Yeremia 49:34-39.
Elam secara geografis memang bukan Iran sekarang ini, Elam hanya merupakan bagian kecil dari wilayah Iran Modern. Cara Alkitab menyatakan Iran (karena waktu zaman Yer Iran belum ada), menggunakan clue “Elam”.

Shalom.

Dear Tan,

Elam secara geografis memang tidak sama dengan negara Iran modern sekarang ini. Nama Iran pada zaman Yeremia tentu belum dikenal. Tetapi Allah menggunakan clue “Elam”.
Kita tahu bahwa Elam adalah sebagian kecil dari wilayah Iran, tetapi memang masuk negara Iran. Jadi boleh dikatakan maksud Elam disini adalah dewasa ini “Iran”.
Secara politis, Elam tentu saja sebuah negara bernama Iran, seperti hanya Babel, secara politis adalah negara Irak, begitu juga untuk Negara Kesatuan Republik INDONESIA ada clue-nya di Alkitab.
Kenapa menjadi penting kata Elam tersebut? karena di wilayah tersebut terdapat Busher, yang memiliki Pusat Reaktor Nuklir.

Kalau hanya terjadi kebocoran reaktor nuklir, Iran masih bisa memindahkan penduduknya keluar dari Elam, namun masih di wilyah Iran, yang jauh dari Elam.
Pasti ada satu kunci lagi, yang bersifat massal, semuanya lumpuh. “Elam” jadi lumpuh total.

Shalom

Bro, anda baru saja kecelakaan kah?

Kenapa tiba-tiba di thread ini pertanyaan-pertanyaan yang anda ajukan jadi bodoh semua? Tidak seperti argumentasi-argumentasi anda di thread-thread lain?

Kalau melihat pengalaman-pengalaman sebelumnya, dalam kaitan dengan ancaman nuklir, kemungkinan yang terjadi bukan “negara memindahkan penduduknya” tapi “penduduknya kabur terlebih dulu tanpa menunggu pemerintahnya bertindak,” bro.

Jadi, katakanlah kalau terjadi kebocoran, kalau ada isyu bahwa “dampak” kebocoran akan terbawa angin atau alasan lainnya dan menyebar ke wilayah sekitarnya, bisa terjadi kepanikan besar dan memicu kaburnya penduduk wilayah sekitar bahkan sebelum pemerintahnya sendiri mengambil langkah apa pun. Katakan saja di satu jalan yang sama, begitu kabar kebocoran tersiar, satu keluarga seketika melarikan diri dari sana. Mungkin saja sebagian penduduk di jalan itu mentertawakan sikapnya. Tapi, saat satu keluarga diikuti satu keluarga yang lain, lalu yang lain lagi, dan yang lain lagi dalam satu hari yang sama, yang lainnya mau tidak mau akan terpengaruh dan akan ada yang berubah pikiran mengikuti mereka.

Terlebih lagi, bro, jangan lupa, YHWH sendiri sudah menyatakan bahwa Dia akan mendatangkan “angin.” Bukankah “angin” dalam nubuatan bisa diartikan sebagai “peperangan” tapi juga bisa diartikan sebagai “kabar” akan perang? Dengan kata lain, “isyu.”

Seperti pada jaman tibanya Israel di tanah Kanaan pertama kali, berapa kali “kegentaran” dalam hati penduduk asli ditanamkan YHWH bahkan sebelum mereka melihat kedatangan bangsa Israel sendiri (baru kabarnya saja)?

Elam adalah salah satu dari keturunan Sem Kej. 10: 22

Kej. 14 : 1 s/d 11.
raja elam dan temannya mengalahkan raja dari sodom dan dari gemorah

Bangsa berganti bangsa, negara berganti negara. Iran bukan Elam, Om sendiri yang menyatakannya. Apa yang terjadi sudah sering saya dengar dan dicocokan atau dipas-paskan dengan apa yang terjadi di Timur Tengah, tentang Israel dengan negara-negara Arab disekitarNya.

Dulu saya pernah berfikir bahwa nubuatan bangsa-bangsa itu rahasia tentang nasib negara-negara masa kini, dan dari seorang pendeta yang waktu itu saya ikuti seminarnya begitu meyakinkan menjelaskan dan semua terlihat mudah dipahami. Tetapi saat setelah saya mempelajari lebih banyak dan ternyata berkali-kali terjadi dan pengulangan terjadi dan dapat dipaskan juga pada kejadian yang lain dan lainnya dan ini dan itu, setelah mencoba memahami dan mencari tahu, saya merasa semua itu hanya ilmu mencocok-cocokan.

Nubuat yang ditulis di Alkitab selalu menjadi jelas atau terbuka setelah kejadian itu terjadi. Bukan terbuka sebelum kejadian terjadi, seperti sebuah ramalan tukang ramal, bakal ini dan itu, lalu lanjutnya begini dan begitu.

Selama belum dinyatakan, nubuat itu tetap menjadi rahasia sampai hal itu dinyatakan. Kitab Kejadian awal sudah menuliskan tenang rencana Allah, Abraham menerima nubuatan juga bangsa Israel tidak ingat dan menghitung hari perbudakannya, Musa menerima nubuatan sampai dengan Yohanes menerima nubuat tentang akhir masa, semuanya masih belum jelas wujudnya dan seperti apa akan terjadi sampai hal itu dinyatakan Allah (digenapkan) dan kita baru tahu bahwa semuanya telah disampaikan Allah terlebih dahulu.

Apa yang terjadi di Timur Tengah, khususnya Iran, yang om bicarakan. Jangan kita melebihi Allah dengan membuat perencanaan apa yang akan terjadi next padahal Allah belum menyatakannya. Batasilah diri kita sendiri, jangan suka bermain dengan “meramu” ayat-ayat untuk menemukan “nomer” yang bakal keluar berikutnya. Seperti Yeremia 51 terhadap Irak, terlalu dipas-paskan, untuk dikatakan tepat. Sebab Irak bukan Babel, seperti halnya Indonesia bukan Majapahit atau Sriwijawaya. Penutup Yeremia 51, “Engkau telah berfirman tentang kota ini bahwa Engkau akan melenyapkannya, sehingga tidak ada lagi yang diam di dalamnya, baik manusia maupun hewan, dan sehingga kota ini akan menjadi tempat tandus untuk selama-lamanya!” terhadap Irak?

Menurut saya pribadi melakukan sesuatu yang berarti untuk orang disekitar kita lebih berguna dari pada meyakinkan orang tentang apa yang akan terjadi kelak berdasarkan “tafsir mimpi nubuat” yang kadang benar kita berseru “tu apa kataku” dan sebenarnya sering sering kali salah sambil berkata “mungkin belum beruntung”…

Nubuatan adalah pernyataan dari Roh Kudus, dan kunci untuk membuka tabir nubuatan adalah Roh Kudus juga.
Saya tidak berani komentar apa-apa kalau tidak ada pernyataan Roh Kudus.

GBU

Pertanyaan saya bodoh bagaimana?
Bukankah pertanyaan saya langsung ditujukan kepada jantung kebanggaan manusia?
Ketika anda menghadapi kematian, apakah yang masih akan anda banggakan?

Dear All,

Sedikit informasi tentang Elam, dapat dibaca dari blog ini :

http://biblecodefindings.blogspot.com/2012/09/bible-code-update-iran-elam-and-bushehr.html

Untuk mematahkan “busur Elam”, sistem persenjataan Iran nampaknya Israel harus melumpuhkan “otak” dari sistem tersebut, yaitu sistem elektroniknya.

Israeli Strike on Iran will ‘Jam, Blind, Deafen’ Defenses
Multibillion-dollar array of high-tech weapons to paralyze Tehran’s defenses in case of aerial strike, says ‘Daily Beast.’

Israel telah menghabiskan milyaran dollar untuk membuat jajaran senjata hitech yang dapat melakukan jamming, membutakan dan menulikan sistem elektronik musuh.
Hampir semua sistem senjata modern menggunakan sistem elektronik, agar serangannya tidak dapat terdeteksi oleh sistem radar Iran.

Setelah dibutakan, mungkin saja Israel akan melakukan serangan dengan melumpuhkan sistem elektronik untuk selamanya dengan teknologi EMP.
Yaitu, dengan meledakkan senjata nuklir pada ketinggian tertentu (sekitar 200-400 km diatas permukaan tanah), yang akan menghasilkan Electromagnetic Pulses (EMP).
Barulah reaktor nuklirnya dihancurkan.
Semua kehancuran sistem tersebut dapat dilakukan dalam hitungan detik, kecuali serangan fisik ke pusat reaktor nuklirnya.
Ada analis yang memperkirakan, dengan serangan tersebut, dapat menjadikan Iran mundur ke kehidupan seperti pada “zaman batu”.

Mengenai EMP, dibawah ini ada beberapa sumber informasi untuk menambah wawasan kita:

Shalom

Dear Krispus.

Om sama sekali tidak suka RAMALAN, Om hanya suka memperhatikan tanda-tanda jaman. Ini secara implisit merupakan perintah Kristus.
Matius 16:3 dan pada pagi hari, karena langit merah dan redup, kamu berkata: Hari buruk. Rupa langit kamu tahu membedakannya tetapi tanda-tanda zaman tidak.

Ada pula firman yang mengatakan bahwa kita harus berhikmat, bijaksana, juga harus berakal yang mengandung hikmat, jelas pula ayatnya. Be careful,

Wahyu 13:18 Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.

Wahyu 17:9 Yang penting di sini ialah akal yang mengandung hikmat: ketujuh kepala itu adalah tujuh gunung, yang di atasnya perempuan itu duduk,

Ingatlah bahwa belum semua nubuatan dalam Alkitab itu tergenapi, dan kita saat ini juga hidup dalam penggenapan nubuatan-nubuatan, terutama tentang akhir jaman.

So, bu the way, perhatikan juga pembangunan Bait Allah yang ke 3, juga pelengkapan dan persiapan perang dunia ke 3.

Ada banyak sekali, ribuan bahkan ratusan ribu, source yang dapat diakses dan didownload tentang kedua hal tersebut, googling saja.
Misalnya menggunakan kata kunci :

The Third Temple Preparation,
Weapon used for WW3,

atau buat sendiri kata kuncinya.

Shalom.