Yesus adalah 100% manusia dan 100% Tuhan.

Yesus itu adalah ROH TUHAN yang menjelma menjadi manusia. Dalam diri Yesus, tidak ada benih manusia yang berdosa yg berasal dari maria.


Yesus bukanlah perkawinan antara “sel telur maria + ROH TUHAN”. Kalau model begini, tidak beda dengan HERCULES.

Kalau Yesus 100% berjasmani manusia dan 100% berrohani Tuhan,

Jumlahnya bukan !00 lagi, akan tetapi 200.
!00% + 100% = 200%.

Apa komentar anda.

Berarti anda tidak mengerti, PERUMUSAN KATOLIK SENDIRI MELALUI KONCILI NICEA, TENTANG: TRITUNGGAL, yang artinya Allah Esa dalam tiga pribadi.

wah… gawat anda, tapi yang sering nyalah2in khan golongan situ…

tidak ada kita temui di alkitab kalimat2 yang anda postingkan sperti:

  1. Manusia adalah sampah dihadapan Tuhan dan bisa dibersihkan, (postingan anda dithread sebelah)
    Karena sekali sampah, tetaplah sampah, dan Tuhan bukanlah Tuhan bagi orang yang mati melainkan Tuhan bagi orang yang hidup. Sampah itu benda mati, atau bangkai mati, atau kotoran2 yang telah dibuang yang tidak ada faedahnya sama sekali. Dan Allah tidak akan berinteraksi terhadap kesia2an.

  2. Yesus berrohani Allah.

Saya tidak ketemu kalimat sperti ini di Alkitab. Tapi kalau dipimpin oleh Roh, banyak ayat Alkitabnya…

Rm 8:14
Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.

Gal 5:25
Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,

Mat 22:43
Kata-Nya kepada mereka: "Jika demikian, bagaimanakah Daud oleh pimpinan Roh dapat menyebut Dia Tuannya, ketika ia berkata:

Mrk 12:36
Daud sendiri oleh pimpinan ROH KUDUS berkata: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu.

Tapi pabila Berrohani Allah, sama sekali kita tidak temukan di Alkitab, i wonder why mengapa muslim menganggap konsili nicea khususnya yang pernah ada di salah satu thread di FK ini, oleh Irena Handono IRENA HANDONO - YESUS DIANGKAT JADI -TUHAN- TAHUN 325 Masehi - Diskusi Umum Kristen - ForumKristen.com, adalah moment diangkat menjadi : “TUhan”, karena nyatanya anda yang Katolik sendiri tidak bisa menjelaskan KeTuhan Yesus. Jadi dengan alasan pemaksa2an, Irena Handono mengambil kesimpulan bahwa memang sebetulnya Yesus itu bukan Tuhan, melainkan DIANGKAT MENJADI TUHAN, DALAM KONCILI NICEA…

Sementara Alkitab sendiri menjelaskan:

Flp 2:6
yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,

satu ayat ini saja kalau anda FAHAMI LEBIH DALAM LEBIH DALAM DAN LEBIH DALAM LAGI, BAHWA AYAT ITU HENDAK MENAWARKAN BAHWA YESUS ITU SETARA DENGAN TUHAN , DENGAN KATA LAIN IA ADALAH TUHAN ITU SENDIRI…

Ke Tuhan an Yesus dapat anda temukan dari sifat ke Tuhan anNya…

Jika di perjanjian lama TUhan mendirikan PERATURAN UNTUK DIPATUHI, PUNYA KUASA UNTUK MURKA UNTUK MELEMPAR ORANG KEDALAM MAUT, DAN IA SATU SATU NYA JURUSELAMAT, IA YANG AWAL DAN AKHIR

maka pada Yesuspun anda akan menemukan Kuasa Tuhan sperti hal tersebut diatas: Bahwa ia yang awal dan akhir, kepadaNya kunci kerajaan Sorga dan Maut, satu2 juruselamat, dan memberi peraturan untuk saling mengasihi…

Anda jangan terkecoh :mad0218: , Apakah Tuhan mampu mengosongkan diriNya menjadi sama sperti manusia? Apakah Tuhan mampu mengambil Rupa seorang manusia yang pada hakikatnya adalah Hamba bagi TUhan? Apakah Tuhan mampu menjadi manusia sekaligus menjadi Tuhan?

Tiada yang mustahil bagi Tuhan brother…
sama sekali tiada yang mustahil…

@mbah, semoga pertanyaan ini cuma sekedar intermezzo aza.

Karena banyak orang Kristen yang imannya perlahan-lahan memudar ketika di benak mereka timbul pertanyaan-pertanyaan sejenis dan berusaha menjawabnya dengana nalar dan logika mereka.

Sorry, anda tidak tahu apa yang sedang dibicarakan.

Jadi tidak perlu saya tanggapi.

karena memang nalar anda belum sampai kesana, Konsili nicea, merumuskan suatu konsep yang kalimatnya tidak ada di Alkitab yakni: TRI TUNGGAL dan itu benar adanya…

mungkin sperti ini yang biasa dilakukan Katolik, memberikan suatu PENYEBUTAN YANG TIDAK ADA PADA ALKITAB, NAMUN KONCILI NICEA, PRESISI MENYEBUTKAN TRITUNGGAL SEBAGAI WAKIL DARI ALLAH YANG ESA DALAM TIGA PRIBADI…

coba anda lihat kebiasaan yang tidak presisi, mungkin hal ini akan mengikatkan banyak pelencengan sperti yang kita ditemukan:

  1. manusia sampah ---------> sampah itu benda mati, dan allah tidak berinteraksi dengan benda mati
  2. Yesus berrohani Tuhan ----------> Yesus adalah Allah yang mengambil rupa seorang hamba (manusia)
  3. white lie dibenarkan Tuhan---------> karena sekali pendusta tetaplah pendusta.

anda tidak perlu merespon postingan saya bila anda tidak punya argument yang baik untuk menyanggahnya…

hanya saya menetralisir postingan anda hingga saya terbebani untuk posting, bahwa ini lho dari katolik, dan ini lho bukan dari Katolik… dan bukan hanya katolik yang Kristen

that’s it… ga ada yang lain…

PAGE 1

Dear Mbah Sam, dan dear All FKers.

Shalom. Semoga selalu ada dalam kasih KaruniaNya. Amin.

Saya akan coba buktikan 3 hal :

  1. Teologi yang mengatakan : Yesus itu 100% manusia dan 100% Allah itu keliru, tidak Alkitabiah.
  2. Yesus adalah manusia biasa seperti kita,
  3. Yesus adalah Allah.

YESUS ITU 100% MANUSIA DAN 100% ALLAH ITU KELIRU, TIDAK ALKITABIAH.

Tidak ada satu ayatpun dalam Alkitab yang menyatakan secara eksplisit bahwa Yesus itu 100% manusia dan 100% Allah.
Jadi menurut saya apabila teologi semacam ini diterus-teruskan pengajarannya, akan membawa umat manusia ke arah yang salah. Mengapa demikian ? Karena :
a. Dapat mendegradasi Firman Allah seakan-akan Yesus itu seperti barang dagangan yang bisa diperseni. Atau sebuah matematika “tebak-tebakan” : 100% + 100% = berapa %.
b. Ajaran seperti ini kalau diterus-teruskan jadi berbahaya sekali. Mengapa?
Begini penjelasannya, seandainya dituliskan/diformulasikan secara matematis :
Maka 100% + 100% = ya sama dengan 200% apa? Hal ini akan menjadi sangat aneh, Tuhan YESUS koq bisa diperseni.
Kalau Dia saja bisa diperseni, lalu untuk manusia seperti kita persenannya seperti apa? 100% apa?

• Lalu manusia pemerkosa yang kelakuannya seperti (maaf) binatang persenannya jadi bagaimana? 100% orang + 75% binatang = berapa?
• Manusia yang suka memutilasi orang persenannya bagaimana? 100% orang + 17,5% iblis? Atau 22,5% orang + 98% iblis? = berapa % apa?
• Kalau yang suka mencuri uang rakyat berapa persenannya? Apakah 50% manusia + 95 % tuyul = … berapa % apa?
• Lalu nanti departemen apa yang berwenang menetapkan urusan persen-memersen ini secara legal untuk manusia? Departemen Persentase? Itu baru rumitnya persentase eksistensi manusia saja… belum untuk urusan yang lain, yang bisa saja manusia akan menuntut validitas persentasenya juga.
• Akhirnga bila demikian maka, pengenalan akan Tuhan Yesus menjadi ilmu matematika! atau ilmu perdagangan! Sungguh-sungguh absurd.

c. Belum lagi nanti kalau manusia lalu menuntut keseratus-persenan Yesus SEBAGAI MANUSIA, karena 100% berarti sempurna, tidak boleh ada defecta, tidak boleh cacat, tidak boleh berkurang sedikitpun.

Lalu manusia mengotak-atik kelemahan Tuhan YESUS KRISTUS sebagai manusia, untuk membuktikan bahwa Dia TIDAK 100% MANUSIA, atau kurang dari 100%, mungkin hanya 80%, atau 70%, atau 50%.
Sebagai manusia Dia tidak Simson, Goliat, Gideon, atau Hercules, atau orang kuat lainnya. Tidak bisa perang, tidak bisa silat, yudo, karate, yuyitsu, dsb.
Dia tidak bisa Aljabar Linier, Kalkulus, Statistik Terapan, Geometri, Applied Medical Sciences, Robotic Engineering, Nano Technology, Telematics, Civil works, Civil engineering, Electrical & Mechanical, dst, dst … nah, ini baru sebagian “kelemahan” Yesus sebagai manusia. Orang bisa saja mengatakan Dia TIDAK 100% manusia, tetapi kurang dari 100%.

Jadi teologi semacam ini sangat TIDAK ALKITABIAH (tidak ada ayatnya).

d. Oleh karena itu, jangan sampai kita menjadi terlalu analitik, terlalu rasional, atau terlalu logical, terlalu matematikal, atau terlalu scientific sedemikian rupa, sehingga akhirnya akan dipermalukan sendiri oleh orang bodoh yang dipilih Allah.
Sederhana saja, kita ikuti dan kita terima saja Firman Tuhan sesuai Alkitab. Itu sebabnya Firman Tuhan mengatakan bahwa jangan melampaui apa yang ada tertulis.

I Korintus 1:27 Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat.

PAGE 2

YESUS ADALAH MANUSIA BIASA SEPERTI KITA,

a. Yesus manusia biasa sama dengan kita manusia.

Filipi 2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.

b. Yesus dilahirkan oleh manusia bernama Maria, jadi pasti Ia adalah Manusia.
c. Yesus mati di kayu salib di Golotha, kalau Ia bisa mati, ya pasti Manusia, karena Allah TIDAK BISA MATI.

I Petrus 3:18 Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh,

d. Yesus dikuburkan sebagai manusia biasa, seperti umumnya orang Yahudi yang mati.
e. Yesus haus, lapar, makan dan minum, makanan dan minuman jasmani tentunya makanan dan minuman manusia sehari-hari.
f. Yesus berjalan kaki, naik keledai, naik perahu, itu adalah kondisi Manusia sekali.
g. Yesus memiliki darah dan daging seperti manusia biasa.
h. Yesus bisa marah, terharu, menangis, bersukacita, dsb sifat-sifat alami manusia.
i. Yesus juga ketakutan

[i]Lukas 22:44 Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.

Yohanes 1:14 Firman itu telah menjadi manusia…. Dst.

Yohanes 19:5 Lalu Yesus keluar, bermahkota duri dan berjubah ungu. Maka kata Pilatus kepada mereka: “Lihatlah Manusia itu!”[/i]

j. Yesus adalah Anak Manusia.

Yohanes 5:27 Dan Ia telah memberikan kuasa kepada-Nya untuk menghakimi, karena Ia adalah Anak Manusia.

Dan ada 81 ayat lainnya dalam Perjanjian Baru, yang memberikan indikasi bahwa Ia adalah Anak Manusia. Anak Manusia tentulah manusia. Jadi seluruhnya ada 82 ayat.

PAGE 3

YESUS ADALAH ALLAH.

Sebagai orang Kristen, tentunya pembuktiannya adalah berdasarkan Alkitab, bukan sumber yang lain. Secara komprehensif, YESUS adalah :

  1. Dia adalah : Pencipta sorga dan bumi dan segala isinya, Pencipta segala sesuatu (sebagai Firman Allah).
  2. Dia adalah : Firman Allah yang Hidup (yang menjadi Manusia yaitu Yesus Kristus), dan Firman Allah adalah Allah.
    ALLAH adalah Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu. ALLAH disebut juga Bapa, karena merupakan ASAL (SUMBER) DARI SEGALA SESUATU, termasuk dari mana Firman berasal, dan ROH KUDUS (Roh Allah) itu berasal.

1 Korintus 8:6 namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup

  1. Dia adalah : Anak Allah (Firman yang keluar dari Allah Bapa).

  2. Dia adalah : Alfa dan Omega (Yang Awal dan Yang Akhir).

  3. Dia adalah : Allah yang Maha Kuasa.

    Wahyu 1:8 “Aku adalah Alfa dan Omega, Firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa.”

  4. Dia adalah : Penasihat Ajaib.

  5. Dia adalah : Allah yang Perkasa.

  6. Dia adalah : Bapa yang Kekal.

  7. Dia adalah : Raja Damai.

  8. Dia adalah : Pembuat Hukum (baik yang lama : Hukum Taurat, maupun yang baru : Hukum Kasih Karunia).

  9. Dia adalah : Penebus manusia (dari dari maut dan Kerajaan Maut).

  10. Dia adalah : Roti Yang Turun Dari Sorga.

  11. Dia adalah : RajaNya Manusia (Almasih, Kristus, Mesias).

  12. Dia adalah : Pengantara antara manusia dan Allah.

  13. Dia adalah : Anak Domba Allah.

  14. Dia adalah : Tuhannya manusia.

  15. Dia adalah : Juru Selamat Manusia.

  16. Dia adalah : Penanggung kutuk kematian, kesengsaraan dan penyakit manusia.

  17. Dia adalah : Pembebas para tawanan (tawanan iblis : tawanan dosa).

  18. Dia adalah : Pemberi pengampunan dosa.

  19. Dia adalah : Yang mengasihi orang berdosa sehingga didalam Dia, manusia dapat masuk kedalam Kerajaan Allah (dengan mengorbankan nyawaNya bagi manusia, sebagai sesulih kita, selagi manusia masih berdosa).

  20. Dia adalah : Jalan (Nya manusia untuk sampai pada Kerajaan Sorga).

  21. Dia adalah : Kebenaran (nya Allah yang dikaruniakan kepada manusia).

  22. Dia adalah : Hidup (Nya manusia untuk bisa masuk dalam Kerajaan Allah).

  23. Dia adalah : Terang Dunia dan Lampu dalam Kerajaan Allah.

  24. Dia adalah : Hakim yang Adil.

  25. Dia adalah : Kebangkitan (bagi manusia).

  26. Dia adalah : Yang duduk di Takhta Anak Domba Allah di Sorga.

  27. Dia adalah : Raja dalam Kerajaan Sorga (Kerajaan Allah)

  28. Dia adalah : Raja yang menang atas kuasa Maut.

  29. Dia adalah : Pemegang Kunci Maut dan Kerajaan Maut.

  30. Dia adalah : Imam Besar Agung.

  31. Dia adalah : Pengetok pintu hati manusia (agar manusia manu menerima keselamatan kekal)…

  32. Dia adalah : Bintang Timur yang gilang-gemilang.

  33. Dia adalah : Naik ke Sorga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa

  34. Dia adalah : Tuhan atas hari Sabat.

  35. Last but not least : Dia membuat berbagai mujizat, mengusir setan, dan membangkitkan orang mati.

Ini antara lain ayat-ayat yang mendukung. :

[i]Yohanes 1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
1:2 Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.
1:3 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.
Yohanes 1:14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran

Markus 2:28 jadi Anak Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat."

Matius 3:17 lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.”

Yohanes 13:13 Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.

Markus 14:61 Tetapi Ia tetap diam dan tidak menjawab apa-apa. Imam Besar itu bertanya kepada-Nya sekali lagi, katanya: “Apakah Engkau Mesias, Anak dari Yang Terpuji?”
14:62 Jawab Yesus: "Akulah Dia, dan kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di tengah-tengah awan-awan di langit.

Yohanes 20:31 tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya.[/i]

Shalom. GBU.

jadi nurut om apa yg tidak tercatat literal eksplisit di alkitab pasti keliru ?
istilah “Allah Tritunggal” ada tercatat di alkitab gak ?

Yesus manusia seutuhnya dan Allah seutuhnya atau tidak ?

nurut wa, lebih berbahaya kegemaran menuding orang lain sambil mengklaim opininya berasal dari ROH KUDUS dan menyatakan bhw “segala sesuatu yg tidak tertulis literal eksplisit di alkitab pasti keliru dan salah” → lebih riskan membawa umat manusia ke arah yang salah.

tanpa ada istilah % jugak tetap dapat muncul pertanyaan “Yesus seutuhnya manusia atau tidak” toh ?

Tuhan Yesus = 100% God-Man.
manusia = 100% manusia. (body and soul = manusia. soul only = arwah)

analogi om yg aneh; fokusnya ialah bicara ttg nature, maka ya jangan dianalogikan dgn [habit, hobi, talent bawaan, eq-iq yg dicampur aduk]

kalau analogi campur aduk; misalnya cuplis campur aduk: hobi main game, suka godain adeknya, pukulin kawan2nya, badminton, rally, renang = maka komposisi cuplis ialah A%, B%, C% ==> gak nyambung dgn fokus yg dibicarakan iaitu ttg nature.

orang sombong yg meninggikan diri, menganggap diri sendiri paling pintar, paling benar, dan memandang rendah orang lain ==> dipermalukan.

kalau orang yg rendah hati ==> gak dipermalukan.

Sorry, mbah ini selalu membuat orang bingung.
Mbah sendiri juga bingung, maka pertanyaan saya munculkan.
Semoga mbah salah.

Pertanyaan yang bodoh, kadang-kadang malah bisa membuka tabir kebenaran.

Sedangkan pendapat yang kelihatannya logis, masuk diakal, enak didengar, sesuai dengan kehidupan kita didunia ini, justru menjerumuskan.

Demikian, terima kasih atas masukan anda.

Maaf ini dari logika saya…
Kalo menurut saya sih Yesus itu campuran, setengah manusia setengah Tuhan…

50% Tuhan 50% manusia

Bapa-Nya Yesus bukan manusia, yaitu Allah (seperti yang dibilang bahwa Yesus adalah Putra Allah), sedangkan Ibu-Nya adalah bunda Maria (manusia biasa)

Ibarat manusia yang berasal dari orangtua yang memiliki latar belakang yang berbeda, misalnya cowok T nikah sama cewek P, anaknya jadi setengah T dan setengah P

Dear Edo,
Yang dikatakan oleh sdr Seek benar,
Kalau kita bicara soal nature, ya, fokus ke nature, jangan dimasukkan % nya dari yang lain-lain, seperti hobi dsb.

Marilah kita sekarang bicara soal nature, selama Yesus berada didunia ini.

Sdr Edo sudah membuktikan bahwa Yesus selama didunia ini adalah berwujud manusia,
Dia dilahirkan oleh Maria, Dia bisa lapar, bisa disalibkan berdarah dsb.
Jadi benar tubuh Dia adalah manusia seutuhnya, kalau kita tidak boleh pakai kata %.

Pada waktu Yesus naik kegunung dan Dia sengaja membawa 3 saksi, yaitu: Petrus, Yohanes dan Yakobus,
Yesus bercakap-cakap dengan Elia dan Musa,
Berbicara mengenai nature, yesus bertubuh rohani, bukan tubuh daging seperti kita.
Pada waktu Yesus menyusul murid-murid-Nya, jam 3 pagi, Yesus berjalan diatas air.
Tidak ada manusia biasa yang tubuhnya bisa berjalan diatas air, jadi ujud tubuh Yesus adalah tubuh rohani.
Jadi benar tubuh Dia adalah Tuhan seutuhnya, kalau kita tidak boleh pakai kata %.

Jadi selama Yesus berada didunia, terbukti ada 2 nature.
Maka saya memakai kata 200%.—> 100% adalah manusia dan 100% adalah Tuhan.

Sorry, kalau kurang berkenan dihati kalian.

Dear SdT

Soal Tritunggal, flash back kesini saja ya, sudah CLEAR dan TERJAWAB disini :

Shalom. GBU

Dear SdT

Ayat dibawah ini sudah lebih dri cukup untuk menjelaskan kemanusiaan Yesus (bagi orang percaya).

Filipi 2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.

Tidak perlu berlebihan statement. Coba kalau diterapkan pada kita : Apakah kita itu manusia seutuhnya atau tidak?
Tidak perlu kan dipertanyakan seperti itu atas diri kita? Dengan statement : MENJADI SAMA DENGAN MANUSIA, itu cukup jelas.

Shalom. GBU.

Dear SdT

Tidak ada statement Om seperti itu, dan tidak perlu ada.
Ada banyak hal yang pendapat atau statement yang benar diluar Alkitab, misalnya kebenaran 2+2 = 4, namun tidak perlu dimasukkan kedalam Alkitab yang sudah dikanonisasi, lalu dijadikan doktrin dalam Kekristenan.
Yang ada dalam Alkitab saja sudah lebih dari cukup bagi seluruh umat manusia di muka bumi ini.

Shalom. GBU.

Dear SdT

Tuhan Yesus tidak perlu persentase, dan Dia tidak memerlukan dan tidak meminta diriNya untuk diperseni oleh umatnya/muridnya.
Lebih baik dan lebih taat, jangan melampaui apa yang ada tertulis saja. So simple.

Shalom. GBU.

Dear SdT

Nah tu dia persoalannya (kelemahannya).
Diluar sana ada banyak orang yang bukan beragama Kristen, bahkan ada yang atheis, sekuler, materialis, pagan, dsb.
Jadi janganlah kita sendiri masuk dalam doktrin yang lemah dan tidak berdasar.
Mereka mungkin saja ingin mengetahui tentang Kekristenan. So, berikan informasi yang benar menurut Alkitab. Jelaskan dengan benar, jangan melampaui apa yang ada tertulis.
Nanti malahan, kita sendiri berada dalam titik lemah dan akhirnya berdebat ke utara dan selatan tidak ada selesainya, sehingga tidak memuliakan Allah dengan perdebatan kita.

Shalom. GBU.

Saya setuju dg sdt bhw Tuhan Yesus itu dapat diilustrasikan spt ‘cahaya’.

Cahaya itu 100% partikel dan 100% gelombang tetapi tidak pernah terlihat kedua-duanya scr bersamaan.
Eksperimen yg satu mbuktikan bhw Cahaya itu hanya partikel, eksperimen lainnya mbuktikan bhw Cahaya itu hanya gelombang.

Tuhan Yesus itu Allah (Tuhan).
Segala keberadaanNya (100% diriNya) semasa di bumi adalah perwakilan/gambaran yg sempurna mengenai Allah.
MelihatNya adalah seperti melihat Allah dalam rupa yang dapat dipandang manusia.

Tuhan Yesus itu Manusia.
Segala keberadaanNya semasa di bumi (100% diriNya) adalah perwakilan/gambaran yg sempurna mengenai Manusia.
MelihatNya adalah seperti melihat Manusia sbagaimana sharusnya hidup.

Nah,
Dlm aktual perjalanan hidupNya,
Tuhan Yesus terkadang memperlihatkan sisi diriNya sebagai Allah, terkadang memperlihatkan sisi diriNya sebagai Manusia.

Ktika Ia berubah rupa di gunung, ketika kulitnya bercahaya spt matahari terik, maka itu adalah sisi diriNya sbg Allah yg berbicara kpd Musa dan Elia (ingat bhw Taurat mnetapkan manusia tidak boleh bicara pd arwah). Maka pd saat itu tubuhNya pun ilahi sepenuhnya.

Ktika Ia dcambuk dan berdarah, maka itu adalah sisi diriNya sbg Manusia yg berbagi kelemahan yg sama dg kita.

Ia menyatakan diri sbg Allah pd waktu ttentu dan mnyatakan diri sbg Manusia pd waktu lainnya (bukan 200% bukan juga sekian persen).

Itu yg saya pahami.

ha ha ha