Yesus dan perwira pagan

jujur ayat ini buat gw berfikir…memang ada kuasa pagan yang hidup pada zaman Yesus dan saat ini.
tapi ada orang - orang dari kuasa pagan tersebut yang lebih memilih untuk tunduk kepada Yesus dari pada kepaganan itu sendiri bahkan ketundukannya jauh lebih besar dari pada bangsa yang mengatakan “orang percaya”.

matius 8:5-13 perwira romawi yang membuat Yesus kagum
bener - bener kalau dipikir imannya orang ini menunjukan iman seperti iman abraham “percaya walau tidak ada dasar untuk percaya” dia percaya (Roma 4:18), dia cuma mendengar tentang karya Yesus “belum pernah melihat” secara langsung “tapi dia percaya” apa yang di katakan orang dan apa yang di ajarkan oleh Yesus (yoh 20:29).juga dia sadar dia tidak layak menjamu Yesus bukan “merasa tidak layak” tapi sadar tidak layak (mazmur 143:2 roma 3:10-18), dan dia merendahkan dirinya sangat - sangat di hadapan TUHAN Yesus dengan berkata saya ini cuma bawahan dan saya mempunyai hamba dan seterus dan setelah itu hambah dari perwira tersebut di pulihkan (ayub 42:1-5).

yang gw dapat dari pengalaman Yesus dan perwira ini
1.percaya kepada dasar yang tepat yaitu Yesus.
2.walau tidak pernah melihat dan tidak tahu bagaimana keadaan Yesus dia percaya Yesus menyertai dia.
3.tau dirinya orang berdosa bukan “merasa” sebagai orang yang paling benar di hadapan firman MAHAKUDUS
4.merendahkan diri bukan hanya merendahkan hati di hadapan Yesus, dia lempar itu semua posisi dll di bawah kaki Yesus dia tau semuanya tidak berharga sama sekali saat di hadapan Yesus.
5.di puji Yesus karena mengerjakan kasih karunia dalam iman+perbuatan dan mendapatkan pemulihan.

jujur sampai saat ini sulit bagi gw mengaku orang dari agama romawi sebagai saudara…tapi ada orang - orang dari mereka yang percaya kepada Yesus secara sungguh bukan kepaganan itu sendiri.

Amin di muliakan lah TUHAN YESUS firman BAPA yang hidup.

Sebab itu Yesus mengatakan kalau YHWH tidak pernah menilai apa yang dilihat mata manusia, bro.

saya rasa ini lebih tepat perenungan…

sbab tidak ada pertanyaannya…

saya juga merasa terberkati atas post anda bro Truly,

shalom…