YESUS dan Politik Dunia

Baru baru ini saudara Kristen kita Basuki yang di panggil Ahok di lantik menjadi Wakil Gebernur Jakarta, sebagai orang Kristen saya ikut bangga akhirnya orang Kristen bisa duduk di jabatan penting di wilayah pusat yang penduduk nya marjinal dengan berbagai kepentingan masing masing.

Ini bukannya pertama kali kita melihat orang orang Kristen memasuki dunia politik, kita mempunyai partai yang mewakili suara orang Kristen ( katanya :slight_smile: ) yang herannya malah mendukung Fauzi bowo saat pilkada kemaren, hal ini menjadi bias, apakah sebenarnya tujuan orang orang Kristen memasuki dunia politik yang serba hitam dan putih.

Apa yang hendak saya diskusikan di tread ini , adalah apakah Yesus memerintahkan dan mengajarkan murid murid-Nya yang nota bene sekarang saya dan kalian sebagai orang Kristen juga sama sama mengaku sebagai murid Tuhan agar ikut terjun kedalam dunia politik??

Saya akan memulai diskusi dengan pernyataan Yesus kenapa murid murid-Nya tidak datang menolong-Nya wakti Ia di tangkap oleh para imam dan berada di tangan orang romawi.

18:36 Jawab Yesus: “Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini; jika Kerajaan-Ku dari dunia ini, pasti hamba-hamba-Ku telah melawan, supaya Aku jangan diserahkan kepada orang Yahudi, akan tetapi Kerajaan-Ku bukan dari sini.”

Entah mengapa saya merasa Yesus tidak mengajarkan pengikut-Nya untuk terjun kedalam dunia politik dunia karena kerajaan-Nya bukanlah di dunia ini, nah bagaimana tanggapan saudara saudara semua??

hmmm… apakah jokowi dan ahok itu terjun ke dunia politik…??? ataukah mereka sekedar mengambil tanggung jawab yang TUHAN berikan untuk menolong sesama…??? hati2lah dalam mencermati ini brooo… ^^

Jangan lupa Ahok sebelumnya adalah anggota DPR dari partai yang berkuasa lalu meloncat ke gerinda agar bisa menjadi calon wakil gubernur DKI, karena keluar dari partai tersebut dan mencalonkan diri jadi wakil gubernur maka dia harus keluar jadi anggota DPR, dengan demikian Ahok memang terjun kedalam dunia poltik.

Namun inti nya bukan membicarakan Ahok, tetapi apakah Yesus mengajarkan pengikutnya terjun dan aktif dalam politik dunia, monggo bro di lanjutkan tanggapannya

nah disini harus dicermati bedanya… ketika kita masuk kesana… digunakan untuk apakah kekuasaan itu…??? Bagi saya kata politik adalah seseorang yang menghalalkan secala cara demi memuaskan egonya/nafsunya/keinginannya… sedangkan seorang pemimpin adalah seorang yang mau terjun dan melayani orang2 yang dipimpinnya… TUHAN YESUS sendiri telah memberi ajaran melakukan politik dengan benar… jika anda lebih suka mengatakan itu adalah politik… dimana TUHAN lebih suka berada dikerumunan orang2 biasa merasakan penderitaan mereka… dan yang DIA lakukan adalah untuk menolong sesama…

nah sekarang berada dipihak manakah Ahok itu…???

Setuju, bro. Sebagaimana yang dinubuatkan Daniel, pada akhirnya seluruh organisasi pemerintahan duniawi akan dihancurkan oleh YHWH dan digantikan Kerajaan Sorga. Dan, sebagaimana seperti yang dilambangkan dengan tindakan bangsa Israel yang meminta keberadaan seorang raja di tengah-tengah mereka, keberadaan pemerintah-pemerintah di dunia sebenarnya merupakan “penolakan atas kepemimpinan YHWH” dalam hidup mereka.

Kalo dipandang sebagai “mengambil tanggung jawab yang Tuhan berikan untuk menolong sesama,” seperti yang bro Ibmagi sebutkan, kita kembalikan ke perumpamaan Orang Samaria yang Baik Hati. Si Samaria toh bukan “pemimpin” – terlebih lagi, Samaria pada waktu itu boleh dikatakan sebagai “pembenci” orang Israel – tapi hal itu tidak menunda “tindakan memenuhi tanggung jawab yang Tuhan berikan untuk menolong sesamanya.” Dengan kata lain, untuk memenuhi tanggung jawab yang Tuhan berikan tidak harus kita menjadi pemimpin atas sesama kita.

Pada kenyataannya, Yesus justru memberi kita tanggung jawab untuk “melayani” dan bukan “memimpin” sesama kita. Di mana-mana, yg namanya “pelayan” lebih banyak di belakang dan lebih banyak ketiban sialnya daripada “pemimpin” yang di depan dan lebih banyak mendapat nama mau pun keuntungan.

Dan fakta berbicara bahwa orang-orang Kristen yang terjun ke dunia politik Indonesia tidak pernah membawa “pelayanan” apa pun kepada orang-orang Kristen lainnya. Buktinya mereka “tidak berdaya” sewaktu ada gereja yang dipaksa tutup atau dirusak kecuali “melontarkan pernyataan-pernyataan tanpa hasil nyata.”

Nasihat saya, mulailah memahami dengan benar arti dan tujuan politik sehingga anda tidak kabur dalam mengartikan dan menilai politik. Kaburnya pandangan terhadap politik dapat melahirkan kaburnya pehaman anda tentang Yesus dan politik.

Saya tebalkan kata diatas pertama…

Dari pernyataan anda saya dapat simpulkan anda tidak paham politik dan salah menyangka Jokowi dan Fauzi, seakan itu pertarungan antara Jokowi mewakili KRISTEN dan Fauzi mewakili ISLAM sehingga anda merasa aneh jika KRISTEN mendukung Fauzi.

Kampanye Fauzi diwarnai nuansa Islami sebab PPP yang mengusung mereka, mereka memakai sentimen agama (Islam) untuk mengalang dukungan karena memang PPP adalah partai agama (Islam). Sementara Fauzi dan kebijakannya selama ini dan akan datang, tetap sama. Ia seorang Betawi yang besar di sekolah Katholik dan berkarir politik, demikian juga wakilnya juga orang Betawi dan keduanya adalah dari Partai Demokrat. Selama menjadi gubernur DKI, beberapa gereja telah dibantu dengan dipermudah, beberapa keributan antar agama dapat diredam dan secara umum kesempatan beribadah tidak mendapat tekanan mencolok.

Sebaliknya, Jokowi dan A Hok, bukan mewakili Kristen dan juga tidak ada janji atau pernyataan akan mendukung gereja sama sekali, mereka adalah orang politik visi yang dibawanya adalah kesejahteraan kota, bukan misi mengabarkan injil seluas-luasnya. Kebijakan mereka juga tidak akan berbeda jauh dari Fauzi saat memerintah, dan kelebihannya mereka akan lebih agresif dan aktiv untuk membenahi Jakarta bukan secara spiritual atau keagamaan tetapi secara ekonomi dan kesejahteraan.

Bold yang kedua…

Tidak ada larangan manusia untuk terjun dibidang yang dimana mereka bisa berkarya. Politik bukan dosa sehingga harus dihindari seperti halnya pelacuran, bisnis pembunuhan, perampok atau penipuan. Jika ada yang buruk dalam politik seperti korupsi, penipuan publik, manafik, kolusi, nepotisme dan sebagainya itu adalah pribadinya bukan politiknya. Tidak harus dalam politik, dalam bisnis kejahatan mereka juga banyak terjadi dan malah lebih sering terjadi. Tetapi mengapa politik lebih menonjol? Sebab media masa sering mengulasnya, sebab ada partai oposisi yang mensentimen mereka sehingga memberikan nada miring atas semua kebijakannya. Itu semua adalah politik. Anda dibodohi media masa dan oposisinya juga.

Yusuf adalah seorang menteri utama di Mesir, berpolitik tentunya.
Daniel adalah soerang menteri utama di Persia, berpolitik tentunya.
Mordekai adalah seorang menteri di Persia, berpolitik tentunya.
Hosea juga orang pemerinahan yang terlibat dalam politik.
Daud itu raja, masakan tidak berpolitik
Sulaiman juga raja jelas berpolitik.

Banyak tokoh dalam alkitab yang terlibat dalam pemerintahan dan bermain politik pemerintahan.

Jadi yang perlu anda lakukan adalah membenahi konsep dan persepsi anda tentang politik sehingga anda memahami dengan benar apa itu politik, buka apa kata media masa tentang pemerintah itu buruk…

Kisah 1:6
Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ: “Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?”

Orang Israel menantikan Mesias dikiranya Mesias datang akan mendirikan Kerajaan Israel dan melepaskan diri dari penjajahan Romawi, menjadi kerjaan independet didunia. Demikian juga para murid-muridNya ribut tentang siapa yang akan duduk dikiri dan kanan Yesus saat Ia menjadi raja nantinya, bukan Kerajaan Surga yang dipikiran mereka tetapi Kerjaan Israel, Negara Israel yang dimaksudkan, dimana Yesus yang jadi rajanya dan dikiri dan kanan duduk perdana menteri dan orang kepercayaannya. Tetapi Yesus menegaskan bahwa Ia bukan hendak mendirikan negara Israel tetapi kerajaanNya adalah kerajaan kekal, Kerajaan Surga.

Karena itu Yesus katakan KerjaanNya bukan didunia ini sebab Yesus datang bukan hendak mendirikan Kesultanan Kristen. Lupakan bahwa dunia kelak akan dipimpin oleh Kriten dan membawa kemakmuran, sebab tidak ada negara agama yang dibentuk Yesus dan akan dibentuknya. Dunia dengan urusannya sendiri dan Kerajaan Allah adalah bagian kita, yang menerima meterai Roh KudusNya. Kerajaan Allah bukan disuatu tempat didunia ini.

Jangan salah memahami, Yesus tidak melarang berpolitik dengan ayat yang tidak anda pahami itu. Ayat itu menunjukan bawah Yesus sama sekali tidak akan mendirikan pemerintahan atau kesultanan apapun dimuka bumi ini untuk menandingi dan berpolitik dengan kerajaan agama atau partai-partai politik didunia. Tetapi jika seorang bekerja di pemerintahan, bekerjalah dengan baik dan benar, muliakanlah Allah dalam pekerjaanmu apapun itu.

Terima kasih bro atas tanggapannya, seperti yang saya utarakan di atas bahwa intinya saya hanya berdiskusi tentang ajaran Yesus bukan mengenai Ahok dan Pilkada DKI, jadi saya hanya menanggapi yang bukan mengenai Ahok saja.

mari kita definisikan dulu kata Politik apa artinya, menurut Wikipedia “POLITIK” itu salah satunya adalah :

“Politik adalah seni dan ilmu untuk meraih kekuasaan secara konstitusional maupun nonkonstitusional”.

Sudah jelaskan, nah mengenai Yusuf , Yusuf adalah alat Allah yang di gunakan untuk menyelamatkan bangsa/keturunan Yakub (Israel) dari kekeringan selama bertahun tahun, saya kira itu intinya kenapa Yusuf di buat berkuasa di Mesir, toh tidak ada kelanjutannya bangsa Israel berkuasa di Mesir malah sebaliknya mereka di perbudak.

Daniel adalah kisah pembelaan Allah terhadap orang yang setia dan taat pada nya, namun bukan Allah yang sengaja menyuruh Daniel berkuasa di Persia kelanjutannya hampir sama dengan, Orang Israel tidak ada yang melanjutkan kekuasaaan seperti Daniel di Persia, kisah yang hampir sama kita lihat pada mordekai dan hosea.

Mengenai Daud, apakah Ide pertama Allah yang memberikan bangsa Israel seorang raja pemimpin, saya kira bukan, hanya karena kekerasan hati bangsa Israel yang meminta raja kepada Allah melalui Samuel:

8:7 TUHAN berfirman kepada Samuel: "Dengarkanlah perkataan bangsa itu dalam segala hal yang dikatakan mereka kepadamu, sebab bukan engkau yang mereka tolak, tetapi Akulah yang mereka tolak, supaya jangan Aku menjadi raja atas mereka.

Jelas bukan kehendak Allah adanya raja sebagai pemimpin bangsa Israel, bahkan dengan adanya raja maka Allah telah ditolak sebagai pemimpin bangsa Israel.

Salah satu arti Politik yang di jabarkan Wikipedia adalah :

“politik adalah segala sesuatu tentang proses perumusan dan pelaksanaan kebijakan publik.”

Dengan adanya raja baru bagi bangsa Israel jelas pasti ada kebijakan baru dan berbagai aturan baru yang di buat raja tersebut, tentu saja ini namanya mengabaikan ketentuan ketentuan yang telah diberikan Allah kepada bangsa Israel, seperti FT yang di atas, ALLAH menjadi tertolak dengan segala ketentuan-Nya dan kepemimpinan-Nya

Nah pertanyaan selanjutanya apakah ajaran Yesus tentang “Politk”, yang membuat Yesus mengulangi kesalahan yang sama yang telah di lakukan bangsa Israel sewaktu meminta raja kepada Allah, bukankah Yesus adalah Allah?? :slight_smile:

Tidak heran anda salah dalam memahami politik.

Saya copas lagi dari wikipedia

Politik adalah proses pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam masyarakat yang antara lain berwujud proses pembuatan keputusan, khususnya dalam negara.
Pengertian ini merupakan upaya penggabungan antara berbagai definisi yang berbeda mengenai hakikat politik yang dikenal dalam ilmu politik.

Banyak definisi tentang politik dan dirangkumkan menjadi definisi diatas. Mengapa banyak, sebab terdapat banyak sekali sistem politik yang dikembangkan oleh negara negara di dunia antara lain: anarkisme,autoritarian, demokrasi, diktatorisme, fasisme, federalisme, feminisme, fundamentalisme keagamaan, globalisme, imperialisme, kapitalisme, komunisme, liberalisme, libertarianisme, marxisme, meritokrasi, monarki, nasionalisme, rasisme, sosialisme, theokrasi, totaliterisme, oligarki dsb. (ini juga copas dari wikipedia)

Aristoteles mendefinisikan “Politik adalah usaha yang ditempuh warga negara untuk mewujudkan kebaikan bersama“.

Selain itu tokoh medern yang mendifinisikan banyak, antara lain Adam Smith, Cicero, Friedrich Engels, Immanuel Kant, John Locke, Karl Marx, Lenin, Martin Luther, Max Weber, Nicolo Machiavelli, Rousseau, Samuel P Huntington, Thomas Hobbes, Antonio Gramsci, Harold Crouch, Douglas E Ramage dll

cuplikannya (copas)

ROD HAGUE

Politik adalah kegiatan yang menyangkut cara bagaimana kelompok-kelompok mencapai keputusan-keputusan yang bersifat kolektif dan mengikat melalui usaha untuk mendamaikan perbedaan-perbedaan diantara anggota-anggotanya

ANDREW HEYWOOD

Politik adalah kegiatan suatu bangsa yang bertujuan untuk membuat, mempertahankan, dan mengamandemen peraturan-peraturan umum yang mengatur kehidupannya, yang berarti tidak dapat terlepas dari gejala komflik dan kerjasama

CARL SCHMIDT

Politik adalah suatu dunia yang didalamnya orang-orang lebih membuat keputusan - keputusan daripada lembaga-lembaga abstrak.

LITRE

Politik didefinisikan sebagai ilmu memerintah dan mengatur negara

ROBERT

Definisi politik adalah seni memerintah dan mengatur masyarakat manusia

Kata politik itu sendiri berasal dari kata Yunani Πολιτικά (Politika), mencontoh istilah Aristoteles “Polettiques” dalam buku berjudul “affairs of the city”,tentang pemerintahan dan pemerintah, yang diterjemahkan dalam bahasa Inggris pada pertengahan abad 15.

Jadi bagaimana menurut anda???

Kita mulai berdiskusi, dari sisi anda silahkan berargumentasi tentang kalimat, “Politik adalah seni dan ilmu untuk meraih kekuasaan secara konstitusional maupun nonkonstitusional” sebagai arti kata POLITIK. Siapa yang mendifinisikan kalimat diatas?

Saya tunggu…

Menurut pendapat saya, Tuhan Yesus memang tidak maubterlibat dengan dunia politik, tapi bukan berarti tidak boleh terlibat dalam dunia politik, sebab faktanya ada beberapa tokoh Alkitab yang terlibat dalam dunia politik juga, misalnya Daud, Daniel, Yusuf dll, jadi jika diskusi ini mempermasalahkan mengenai boleh atau tidak orang Kristen terjun didunia politik maka jawaban saya adalah tidak masalah…peace!

Dari Wikipedia bro, ini linknya :

copasan nya:

Politik adalah proses pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam masyarakat yang antara lain berwujud proses pembuatan keputusan, khususnya dalam negara.[1] Pengertian ini merupakan upaya penggabungan antara berbagai definisi yang berbeda mengenai hakikat politik yang dikenal dalam ilmu politik.

Politik adalah seni dan ilmu untuk meraih kekuasaan secara konstitusional maupun nonkonstitusional.

Di samping itu politik juga dapat ditilik dari sudut pandang berbeda, yaitu antara lain:

politik adalah usaha yang ditempuh warga negara untuk mewujudkan kebaikan bersama (teori klasik Aristoteles)
politik adalah hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan dan negara
politik merupakan kegiatan yang diarahkan untuk mendapatkan dan mempertahankan kekuasaan di masyarakat
politik adalah segala sesuatu tentang proses perumusan dan pelaksanaan kebijakan publik.

Dalam konteks memahami politik perlu dipahami beberapa kunci, antara lain: kekuasaan politik, legitimasi, sistem politik, perilaku politik, partisipasi politik, proses politik, dan juga tidak kalah pentingnya untuk mengetahui seluk beluk tentang partai politik.

Tidak masalah , tetapi tidak di suruh Tuhan Yesus, nah itu masalahnya, kehendak siapa sebenarnya orang Kristen terjun dalam dunia politik yang kotor?!

Peace juga ah… :slight_smile:

Wikipedia Inggris ga ada definisi itu. Semua definisi harus mencantumkan siapa yang merumuskannya. Wikipedia adalah ensiklopedia bebas yang semua orang bisa menambah dan menguranginya, termasuk saya dan anda. Lihat sejarah penulisannya sejak kapan ditambahkan…

Intinya walau anda baca di wikipedia anda juga harus memeriksanya dengan cermat, apakah benar demikian, karena itu ref harus dilihat, khususnya topik sensitif seperti agama dan politik. Sebab terkadang malah kurang tepat atau sengaja di kaburkan.

Politik itu mengandung unsur mengatur, otoritas dan masyarakat. Hampir semua definisi dibuat mencakup hal-hal tersebut. Tujuannya seperti yang dinyatakan Aristoteles adalah untuk mewujudkan kebaikan bersama. Kata bersama menandakan adanya berbedaan ditengah masyarakat, baik usia, kasta, agama, status sosial, suku, golongan dan sebagainya.

Sebagai contoh adalah Haman dan Mordekhai. Sebelum terlibat politik, kesejahteraan bahkan nasib bangsa Israel diujung tanduk dan akan dibinasakan, tetapi setelah Ester dan Mordekhai berpolitik, membuat kebijakan baru yang akhirnya orang Yahudi dan penduduk lokal dapat hidup berdampingan. Inilah tujuan politik, mewujudkan kebaikan bersama.

Jika anda salah mendifinisikan politik sebagai perebutan kekuasaan, maka salah juga anda memahami kaitannya dengan Yesus dan politik.

Dengan Kata lain Wiki indonesia salah, :smiley: yang benar anda, lucu juga cara anda diskusi… :smiley:

Yah kalau gitu yang benar versi Aristoteles saja toh, yang lain salah, nah ini kebenaran versi apa yah…?? :smiley:

Kalau perebutan kekuasaan bukan politik namanya apa yah?? saya jadi bingung dengan anda?? :mad0261:

Ya salah selama tidak dapat membuktikan pakar ilmu politik yang membuat definisinya,… Bukan yang pertama kesalahan ada di wikipedia. Selain yang ditampilkan silahkan anda buka suntingan sebelum sebelumnya, banyak koreksi, dikembalikan lagi, ditambah lagi, dihapus, diperbaiki dan seterusnya sampai versi yang anda baca. Compare dengan wikipedia inggris yang lebih “bersih”

Kalau menurut kamu benar sebutkan siapa yang membuat definisi tersebut.

Benar atau tidak bukan bagian saya yang mengklarifikasi, anda protes saja ke wikipedia, atau anda boleh edit juga, khan kata anda bebas.

Inti dari tread ini hanya membicarakan apakah Yesus mengajarkan agar pengikut-Nya terjun kedalam dunia politik, kalau ada sertakan sanggahan anda di sini berserta ayat yang di ajarkan, mengenai tokoh tokoh yang terlibat pemerintahan di PL sudah saya jawab.
Sekarang adalah jaman PB, Yesus sendiri di tolak oleh imam imam dan ahli taurat yang melakukan PL, kalau memperbolehkan orang “Percaya” menjadi pemimpin di antara sesamanya, berarti namanya mengembalikan kesalahan yang dilakukan bangsa Israel yang menuntut raja kepada Allah, saya rasa tak mungkin Yesus mengulangi kesalahan demikian.

Salam.

Kalau konsep berpikirnya salah, bagaimana bisa dilanjut.

Kalau sudah salah mendiskripsikan politik, tentu salah juga dalam kelanjutannya.

Anda bilang politik kotor. Ya benar, tetapi bukan saja politik. Bisnis juga kotor. Anda kalau orang bisnis akan tahu kalau bisnis kotor, tetapi kalau mahasiswa atau pelajar masih belum paham kotornya bisnis.

Orang Kristen terjun dalam politik adalah untuk menjaga agar hak-hak dan kesejahteraan umat Kristen tidak dilanggar atau dilupakan. Kotor atau tidak itu bukan pada politiknya atau ilmu politiknya, tetapi pada cara dan pendekatan yang dipakai. Umat Allah dapat memakai pendekatan dan cara-cara yang Alkitabiah atau yang benar menurut norma dan nilai-nilai universal. Sebagai garam dan terang di dunia politik, seperti Yusuf dan Daniel.

Alkitab memuat banyak hal tentang politik. Seperti saat Daud membuat peraturan bahwa yang maju berperang dengan yang menjaga kemah mendapatkan bagian yang sama, itu adalah politik, untuk menciptakan keadilan dan kesejahteraan bagi semua kelompok. Banyak contoh-contoh yang lain termasuk ketetapan-ketetapan Musa. Politik dan masyarakat tidak dapat dipisahkan, karena politik bertujuan untuk mengatur masyarakat. Keterlibatan umat Allah dalam politik adalah perjuangan yang benar untuk menjaga agar kepentingan gereja tidak dihambat dan mendapatkan kebebasan yang sepatutnya.

Roma 13 menulis tentang peran pemerintah dalam menjaga agar kebenaran dan keadilan ditegakan. Disebut juga mereka adalah hamba Allah. Jika demikian apakah kita diam saja tidak ikut ambil bagian dalam membuat kebijakan dan peraturan bagi bangsa ini? Sebentar lagi pemilu, suara umat Kristen dibutuhkan untuk menempatkan wakil-wakilnya di DPR dan menentukan presiden yang dapat memahami kebutuhan dan hak-hak gereja dan umat Kristen secara umum.

Satu lagi,

Orang yang tahu dari mana ia jatuh, adalah orang bijak dan harapan bagi orang itu sungguh besar.
Orang yang tidak tahu kalau ia jatuh dan tetap merasa tegak, adalah orang bodoh dan tidak ada harapan baginya.
Tetapi orang yang tahu dari mana ia jatuh dan tetap tinggal dalam kejatuhannya, ia lebih bodoh dari orang bodoh.

Umat Kristen bukan orang bodoh karena itu kita mengenal kata “bertobatlah”

apakah anda keberatan ?
apakah dia bekerja sebagai wakil gub, itu dilarang oleh alkitab ?

Lihat daud, salomo, saul, zaman raja-raja, mereka memimpin kerajaan.
apa bedanya ?

[email protected]

Kalau ditanyakan kenapa murid Tuhan Yesus Kristus tidak datang menolong saat penangkapan dan apakah itu relevan jiak di kaitkan dengan konteks anda mengenai ikut serta dalam kancah politik…?? ya ga bis salaing di kait-kaitkan…karena setiap peristiwa cerita dalam Alkitab tsb adalah suatu penggenapan-penggenapan sifatnya.

Jadi kenapa Tuhna Yesus tidak dibantu…mala muridnya pada kabur…??? ya sebelumnya sudah ada ayat yang menubuatkan peristiwa tsb…jadi ga usah heran dan mencari alasannya kenapa…ya itu lah nubuatannya.

Kemudian untuk ikut nimbrung di dunia politik…ya sudah juga dinubatkan bahwa Yesus BUKAN DARI DUNIA INI, MELAINKAN DARI KERAJAAN ALLAH DISORGA SANA.

Yahh…kalau konteks jabatan pa Ahok mau dikorelasikan dng segi keimannan Kristiani dan kemudian disisi politiknya…juga…?? Wahh…Sudah pasti secara ALAKITABIYAHNYA BISA BANGET…!! DAN TIDAK ADA KENDALA DAN HAMBATANNYA samasekali tuh…TUH…

Dan prinsip ALAKITAB NYA SEPERTI APA YANG BISA DITERAPKAN…??? Ya tidak jauh Jauh dari konteks PELAYANAN TENTUNYA BUKAN…?? Yang penting prinsip hierarki yan ada di Alkitab dahulu yang perlu disadari…siapa kepala tertingginya…?? kemudian siapa dibawahnya…dst.dst nya.

Salam GBU