YESUS: Jika Kalian Mendakwa BundaKu, Kalian Mendakwa Aku!

Saya ingin turut menanggapi forum ini.
Terus terang saya bukan katolik tetapi saya pernah sekolah di SMU katolik.
Saya tidak mengatakan saya protestan atau kharismatik atau sejenisnya, sebab dihadapan Tuhan tidak ada katolik, protestan, kharismatik, adventist. dll.

Tetapi saya adalah pribadi yang mencari Tuhan YESUS dan mempercayai Tuhan YESUS. Saya tidak terikat kepada golongan gereja tertentu.

Saya akan memberi pandangan yang tidak memihak.

Saya mengerti sudut pandang oleh saudara dari jemaat Katolik tentang Bunda Maria bagaimana mereka begitu menghormati Bunda Maria.

Tetapi mari kita melihat segala sesuatunya berdasarkan Alkitab.
Alkitab menuliskan bahwa Maria itu dipilih oleh Tuhan sebagai sarana Tuhan lahir kedunia tetapi bukan kerena dia itu telah berbuat sesuatu yang hebat. Sebagaimana Tuhan itu bebas memilih siapa saja yang dikasihinya bukan karena perbuatan mereka tetapi karena kehendak Tuhan. Jika Tuhan telah berkehendak maka tidak ada sesuatupun yang dapat menghalangi-Nya. Semua telah direncanakan Tuhan. Bahkan Yohanes sendiri telah direncanakan Tuhan keberadaannya sebagai pembuka jalan. Keberadaan Yohanes bukan karena perbuatan ayahnya atau ibunya tetapi itu sudah direncanakan Allah.

Demikian juga Maria, keberadaannya di dunia sudah direncanakan oleh Allah, jauh sebelum Maria dilahirkan. Jadi jika Maria menuruti kehendak Tuhan, itu bukan karena keinginan dia tetapi karena itu sudah direncanakan oleh Allah. Siapakah berani menentang Tuhan? Mungkinkah Maria berani berkata tidak kepada malaikat Tuhan yang membawakan dia berita baik. Semua sudah direncanakan oleh Allah.

Jadi seharusnyalah jemaat Khatolik melihat secara jelas.

Mengenai Maria begitu dihormati, seharus jemaat khatolik mencoba mencari kebenaran inti injil itu sendiri. Bukankah injil itu adalah tentang Tuhan YESUS KRISTUS saja dan tidak ada yang diberitakan selain tentang Tuhan YESUS. Tujuan semua kesaksian dalam Alkitab adalah tentang Tuhan YESUS bukan Maria. Tidak ada yang lebih agung dan boleh dihormati sangat tinggi selain Tuhan YESUS.

Alkitab tidak mengangungkan Maria, Maria hanyalah tokoh dalam Alkitab seperti halnya tokoh-tokoh lainnya tetapi dia bukanlah yang paling utama. Tuhan Yesuslah yang utama.

Perhatikan ayat berikut ini:
Matius
12:47 Maka seorang berkata kepada-Nya: “Lihatlah, ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan
berusaha menemui Engkau.”
12:48 Tetapi jawab YESUS kepada orang yang menyampaikan berita itu kepada-Nya: “Siapa ibu-Ku? Dan
siapa saudara-saudara-Ku?”
12:49 Lalu kata-Nya, sambil menunjuk ke arah murid-murid-Nya: “Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku!
12:50 Sebab siapapun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku
laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku.”

Coba perhatikan ayat 49 dan 50. Bahwa bagi Tuhan YESUS yang disebut ibu bagi Dia ialah mereka yang melakukan kehendak Bapa-Nya yang disorga.

Tuhan YESUS sendiri tidak begitu menyanjung atau mengagungkan Maria. Bagi Tuhan YESUS ialah melakukan kehendak Bapa-Nya adalah yang terutama, selain tidak ada yang lain.

Tuhan Yesus itu adalah Tuhan dan dia secara jasmani tidak memiliki ibu sebab Dia lah pencipta dunia ini. Maria hanyalah media Tuhan. Maria dan Jusuf hanyalah tokoh yang ikut terlibat tetapi bukan tokoh utama.

Coba perhatikan
Maria dan Jusuf tidak melakukan apapun untuk menyebarkan injil. Mereka tidak mati martir. Mereka tidak mengarang buku kesaksian. Mereka tidak mendapatkan tugas apapun untuk memberitakan injil, Mereka tidak diutus. Mereka tidak mendapatkan tugas khusus.

Dalam Alkitab Tuhan Yesus berkata barang siapa yang menang mereka akan didudukkan di tahta Tuhan Yesus. Tuhan Yesus tidak menyebutkan keberadaan dan posisi Maria di dalam surga. Maria dan Jusuf adalah sama seperti semua manusia lainnya. Mereka pun akan turut dihakimi sebab mereka adalah manusia. Mereka tidak ada kelebihan lainnya. Maria dan Jusuf tidak serta merta langsung dapat posisi tinggi di dalam surga.

Saya yakin selama sejak ratusan tahun yang lalu ajaran Khatolik telah dimanipulasi sehingga telah menyimpang dari ingi injil itu sendiri. Kita tahu berdasarkan sejarah bahwa Vatikan mengalami politikisasi, Firman Tuhan telah diperjual belikan demi harta dan kekayaan. Kesalahan yang terjadi dimasa lalu ini akhirnya diadopsi oleh keturunan jemaat khatolik tanpa memeriksa kebenaran yang sesungguhnya.

@Gustihana saya cuma mau menanggapi kutipan diatas. tentang dibawah ini

jika mereka mendakwa BundaKu, mereka mendakwa Aku

judul atau ini kutipan ini adalah tidak relevan.

Tuhan itu adalah Roh, Maria itu adalah ciptaan Tuhan. Maria itu hanyalah alat Tuhan. Maria tidak setara sederajat dengan Tuhan YESUS.

Jika Maria itu didakwa tidak ada hubungannya dengan Tuhan YESUS, jika itu yang dimaksud judul tersebut sebab Maria adalah Maria. Maria adalah manusia.
Sedangkan Tuhan YESUS adalah sama dengan Allah Bapa dan Allah ROH KUDUS.
Barang siapa mendakwa Tuhan Allah Bapa atau Tuhan Allah ROH KUDUS itu sama saja dengan mendakwa Tuhan YESUS. Itu yang benarnya.

Penjelasan saya sebelumnya adalah untuk mematahkan fakta bahwa Maria itu adalah ibu bagi Tuhan YESUS.
Secara lahiriah Maria diakui manusia sebagai ibu Tuhan YESUS karena melalui rahimnya Tuhan Lahir. Tetapi secara pengakuan Tuhan YESUS bahwa yang disebut ibu bagi Tuhan YESUS adalah mereka yang melakukan kehendak Bapa-Nya.

Ini juga berarti jika manusia melakukan kehendak Allah dan mereka kemudian didakwa maka itu sama juga berarti para pendakwa itu telah mendakwa Tuhan YESUS. Bukankah demikian? coba koreksi.

Saya tidak menanggapi percakapan gustihana dan st. yopi tentang Firman Allah itu.

Sebagai Tambahan
Kisah Para Rasul
9:1 Sementara itu berkobar-kobar hati Saulus untuk mengancam dan membunuh murid-murid
Tuhan. Ia menghadap Imam Besar,
9:2 dan meminta surat kuasa dari padanya untuk dibawa kepada majelis-majelis Yahudi di Damsyik, supaya,
jika ia menemukan laki-laki atau perempuan yang mengikuti Jalan Tuhan, ia menangkap mereka dan
membawa mereka ke Yerusalem.
9:3 Dalam perjalanannya ke Damsyik, ketika ia sudah dekat kota itu, tiba-tiba cahaya memancar dari langit
mengelilingi dia.
9:4 Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya:
“Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?”
9:5 Jawab Saulus: “Siapakah Engkau, Tuhan?” Kata-Nya: "Akulah Yesus yang kauaniaya
itu.

Perhatikan ayat diatas bahwa setiap umat Tuhan yang dianiaya itu berarti menganiaya Tuhan Yesus. Jika umat Tuhan didakwa maka itu berarti mendakwa Tuhan Yesus. Maria tidak turut dianiaya karena pengabaran injil. Maria tidak turut serta dalam pengabaran injil berdasarkan Alkitab. Maria hanya berperan dalam proses kelahiran Tuhan Yesus. Maria tidak mengajari Tuhan Yesus pada waktu kecilnya tentang Firman Tuhan. Maria tidak turut serta dalam pendidikan Tuhan Yesus. Sebab Maria hanyalah alat Tuhan. Tidak ada yang spesial tentang Maria. Sama halnya dengan Yohanes, Raja Daud, Yesaya, Daniel, dan tokoh-tokoh Alkitab lainnya mereka hanyalah alat Tuhan. Tetapi mereka semua akan mendapatkan upah yang besar disorga.

Bukankah setiap umat manusia yang percaya kepada Tuhan Yesus akan disebut sebagai mempelai Tuhan Yesus. Tuhan Yesus tidak mengatakan ada ibu-Nya di dalam sorga, tetapi semua orang-orang kudus akan disebut mempelai perempuan bagi Tuhan Yesus. Maria dan kita semua adalah mempelai perempuan bagi Tuhan Yesus. Pemahaman ini saya dapatkan berdasarkan Alkitab.

Kalau saya boleh tambahkan Yesus juga berkata bahwa semua yang melakukan kehendak Bapa di Sorga adalah ibu dan saudara bagi Yesus.

Matius 12:50 Sebab siapa pun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku."

(Mat. 12:46-50; Luk. 8:19-21)

31 Lalu datanglah ibu dan saudara-saudara Yesus. Sementara mereka berdiri di luar, mereka menyuruh orang memanggil Dia. 32 Ada orang banyak duduk mengelilingi Dia, mereka berkata kepada-Nya: “Lihat, ibu dan saudara-saudara-Mu ada di luar, dan berusaha menemui Engkau.” 33 Jawab Yesus kepada mereka: “Siapa ibu-Ku dan siapa saudara-saudara-Ku?” 34 Ia melihat kepada orang-orang yang duduk di sekeliling-Nya itu dan berkata: “Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku! 35 Barangsiapa melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku.”

2:3Ketika mereka kekurangan anggur, ibu YESUS berkata kepada-Nya: “Mereka kehabisan anggur.”
2:4 Kata YESUS kepadanya: “Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba.”
2:5 Tetapi ibu YESUS berkata kepada pelayan-pelayan: “Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!”
2:11 Hal itu dibuat YESUS di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya

Rasa-rasanya cukup jelas dech :smiley:

Sapere aude!

menurut saya, jemaat di Yudea ini, memuliakan Allah karena mereka melihat karya Allah, yaitu perubahan sikap Paulus, dari penganiaya jadi penginjil.

Akibat berdoa kepada arwah orang yang sudah mati.

Imamat 19:
31 Janganlah kamu berpaling kepada arwah atau kepada roh-roh peramal; janganlah kamu mencari mereka dan dengan demikian menjadi najis karena mereka; Akulah TUHAN, Allahmu.

Saul di En-Dor
1 Sam 28

1 Pada waktu itu orang Filistin mengerahkan tentaranya untuk berperang melawan orang Israel. Lalu berkatalah Akhis kepada Daud: “Ketahuilah baik-baik, bahwa engkau beserta orang-orangmu harus maju berperang bersama-sama dengan aku dalam tentara.” 2 Jawab Daud kepada Akhis: “Baik, engkau akan tahu, apa yang dapat diperbuat hambamu ini.” Lalu Akhis berkata kepada Daud: “Sebab itu aku mengangkat engkau menjadi pengawalku sendiri sampai selamanya.”

3 Adapun Samuel sudah mati. Seluruh orang Israel sudah meratapi dia dan mereka telah menguburkan dia di Rama, di kotanya. Dan Saul telah menyingkirkan dari dalam negeri para pemanggil arwah dan roh peramal.

4 Orang Filistin itu berkumpul, lalu bergerak maju, dan berkemah dekat Sunem. Saul mengumpulkan seluruh orang Israel, lalu mereka berkemah di Gilboa. 5 Ketika Saul melihat tentara Filistin itu, maka takutlah ia dan hatinya sangat gemetar. 6 Dan Saul bertanya kepada TUHAN, tetapi TUHAN tidak menjawab dia, baik dengan mimpi, baik dengan Urim, baik dengan perantaraan para nabi. 7 Lalu berkatalah Saul kepada para pegawainya: “Carilah bagiku seorang perempuan yang sanggup memanggil arwah; maka aku hendak pergi kepadanya dan meminta petunjuk kepadanya.” Para pegawainya menjawab dia: “Di En-Dor ada seorang perempuan yang sanggup memanggil arwah.” 8 Lalu menyamarlah Saul, ia mengenakan pakaian lain dan pergilah ia dengan dua orang. Ketika mereka pada waktu malam sampai kepada perempuan itu, berkatalah Saul: “Cobalah engkau menenung bagiku dengan perantaraan arwah, dan panggillah supaya muncul kepadaku orang yang akan kusebut kepadamu.” 9 Tetapi perempuan itu menjawabnya: “Tentu engkau mengetahui apa yang diperbuat Saul, bahwa ia telah melenyapkan dari dalam negeri para pemanggil arwah dan roh peramal. Mengapa engkau memasang jerat terhadap nyawaku untuk membunuh aku?” 10 Lalu bersumpahlah Saul kepadanya demi TUHAN, katanya: “Demi TUHAN yang hidup, tidak akan ada kesalahan tertimpa kepadamu karena perkara ini.” 11 Sesudah itu bertanyalah perempuan itu: “Siapakah yang harus kupanggil supaya muncul kepadamu?” Jawabnya: “Panggillah Samuel supaya muncul kepadaku.” 12 Ketika perempuan itu melihat Samuel, berteriaklah ia dengan suara nyaring. Lalu perempuan itu berkata kepada Saul, demikian: “Mengapa engkau menipu aku? Engkau sendirilah Saul!” 13 Maka berbicaralah raja kepadanya: “Janganlah takut; tetapi apakah yang kaulihat?” Perempuan itu menjawab Saul: “Aku melihat sesuatu yang ilahi muncul dari dalam bumi.” 14 Kemudian bertanyalah ia kepada perempuan itu: “Bagaimana rupanya?” Jawabnya: “Ada seorang tua muncul, berselubungkan jubah.” Maka tahulah Saul, bahwa itulah Samuel, lalu berlututlah ia dengan mukanya sampai ke tanah dan sujud menyembah.

Saul Bunuh Diri:

1 Taw 10
4 Lalu berkatalah Saul kepada pembawa senjatanya: “Hunuslah pedangmu dan tikamlah aku, supaya jangan datang orang-orang yang tidak bersunat ini memperlakukan aku sebagai permainan.” Tetapi pembawa senjatanya tidak mau, karena ia sangat segan. Kemudian Saul mengambil pedang itu dan menjatuhkan dirinya ke atasnya.
13 Demikianlah Saul mati karena perbuatannya yang tidak setia terhadap TUHAN, oleh karena ia tidak berpegang pada firman TUHAN, dan juga karena ia telah meminta petunjuk dari arwah, 14 dan tidak meminta petunjuk TUHAN. Sebab itu TUHAN membunuh dia dan menyerahkan jabatan raja itu kepada Daud bin Isai.

Akibat berdoa kepada arwah orang yang sudah mati.

Imamat 19:
31 Janganlah kamu berpaling kepada arwah atau kepada roh-roh peramal; janganlah kamu mencari mereka dan dengan demikian menjadi najis karena mereka; Akulah TUHAN, Allahmu.

Saul di En-Dor
1 Sam 28

1 Pada waktu itu orang Filistin mengerahkan tentaranya untuk berperang melawan orang Israel. Lalu berkatalah Akhis kepada Daud: “Ketahuilah baik-baik, bahwa engkau beserta orang-orangmu harus maju berperang bersama-sama dengan aku dalam tentara.” 2 Jawab Daud kepada Akhis: “Baik, engkau akan tahu, apa yang dapat diperbuat hambamu ini.” Lalu Akhis berkata kepada Daud: “Sebab itu aku mengangkat engkau menjadi pengawalku sendiri sampai selamanya.”

3 Adapun Samuel sudah mati. Seluruh orang Israel sudah meratapi dia dan mereka telah menguburkan dia di Rama, di kotanya. Dan Saul telah menyingkirkan dari dalam negeri para pemanggil arwah dan roh peramal.

4 Orang Filistin itu berkumpul, lalu bergerak maju, dan berkemah dekat Sunem. Saul mengumpulkan seluruh orang Israel, lalu mereka berkemah di Gilboa. 5 Ketika Saul melihat tentara Filistin itu, maka takutlah ia dan hatinya sangat gemetar. 6 Dan Saul bertanya kepada TUHAN, tetapi TUHAN tidak menjawab dia, baik dengan mimpi, baik dengan Urim, baik dengan perantaraan para nabi. 7 Lalu berkatalah Saul kepada para pegawainya: “Carilah bagiku seorang perempuan yang sanggup memanggil arwah; maka aku hendak pergi kepadanya dan meminta petunjuk kepadanya.” Para pegawainya menjawab dia: “Di En-Dor ada seorang perempuan yang sanggup memanggil arwah.” 8 Lalu menyamarlah Saul, ia mengenakan pakaian lain dan pergilah ia dengan dua orang. Ketika mereka pada waktu malam sampai kepada perempuan itu, berkatalah Saul: “Cobalah engkau menenung bagiku dengan perantaraan arwah, dan panggillah supaya muncul kepadaku orang yang akan kusebut kepadamu.” 9 Tetapi perempuan itu menjawabnya: “Tentu engkau mengetahui apa yang diperbuat Saul, bahwa ia telah melenyapkan dari dalam negeri para pemanggil arwah dan roh peramal. Mengapa engkau memasang jerat terhadap nyawaku untuk membunuh aku?” 10 Lalu bersumpahlah Saul kepadanya demi TUHAN, katanya: “Demi TUHAN yang hidup, tidak akan ada kesalahan tertimpa kepadamu karena perkara ini.” 11 Sesudah itu bertanyalah perempuan itu: “Siapakah yang harus kupanggil supaya muncul kepadamu?” Jawabnya: “Panggillah Samuel supaya muncul kepadaku.” 12 Ketika perempuan itu melihat Samuel, berteriaklah ia dengan suara nyaring. Lalu perempuan itu berkata kepada Saul, demikian: “Mengapa engkau menipu aku? Engkau sendirilah Saul!” 13 Maka berbicaralah raja kepadanya: “Janganlah takut; tetapi apakah yang kaulihat?” Perempuan itu menjawab Saul: “Aku melihat sesuatu yang ilahi muncul dari dalam bumi.” 14 Kemudian bertanyalah ia kepada perempuan itu: “Bagaimana rupanya?” Jawabnya: “Ada seorang tua muncul, berselubungkan jubah.” Maka tahulah Saul, bahwa itulah Samuel, lalu berlututlah ia dengan mukanya sampai ke tanah dan sujud menyembah.

Saul Bunuh Diri:

1 Taw 10
4 Lalu berkatalah Saul kepada pembawa senjatanya: “Hunuslah pedangmu dan tikamlah aku, supaya jangan datang orang-orang yang tidak bersunat ini memperlakukan aku sebagai permainan.” Tetapi pembawa senjatanya tidak mau, karena ia sangat segan. Kemudian Saul mengambil pedang itu dan menjatuhkan dirinya ke atasnya.
13 Demikianlah Saul mati karena perbuatannya yang tidak setia terhadap TUHAN, oleh karena ia tidak berpegang pada firman TUHAN, dan juga karena ia telah meminta petunjuk dari arwah, 14 dan tidak meminta petunjuk TUHAN. Sebab itu TUHAN membunuh dia dan menyerahkan jabatan raja itu kepada Daud bin Isai.

Yang menjadi fokus adalah, TIDAK SALAH MEMULIAKAN TUHAN ALLAH karena ORANG SUCI :slight_smile:

Silahkan hidup di PL, kami di PB:

Rasa-rasanya cukup jelas dech :smiley:

Sapere aude!

Anda mengaku bersekolah di SMA Katolik tetapi anda tidak memahami sama sekali peran vital Maria dalam sejarah keselamatan umat manusia. Memang benar YESUS adalah puncak dari iman kita KATOLIK pun mengakui itu, tetapi KATOLIK jg tidak mengabaikan begitu saja PERAN KHUSUS Maria, sebab Allah dalam karya keselamatan di dunia tidak bekerja sendiri, melainkan rahmat Allah hanya dapat bekerja atas dasar KEHENDAK BEBAS MANUSIA. Jika manusia tidak MENGHENDAKI Allah melakukan penebusan, apa dasarnya Allah HARUS melakukan penebusan? Kehendak ALLAH DAPAT TIDAK TERLAKSANA JIKA MANUSIA TIDAK MENTATINYA. Sebagai Contoh adalah kehendak TUHAN bahwa adam dan Hawa sebagai manusia pertama untuk tidak mengambil buah dari pohon kehidupan, tetapi pada kenyataannya ADAKAH KEHENDAK ALLAH TERLAKSANA? jawabannya adalah TIDAK!!! Karena adam dan hawa dengan KEHENDAK BEBAS nya MENOLAK mentaati KEHENDAK ALLAH sehingga DOSA dan MAUT menguasai kita!

Oleh karena itu TUHAN pun hanya bisa MENEBUS jika manusia MENGHENDAKI DITEBUS! Nah Maria sebagai WAKIL DARI RAS MANUSIA MENGATAKAN IYA KEPADA TUHAN, dan rencana keselamatan TUHAN atas dunia dapat digenapi oleh Putra-NYA! Disini dapat kita lihat peran khusus dari Bunda Maria dalam sejarah keselamatan, bahwa Maria dapat MENYELARASKAN DIRI DENGAN KEHENDAK ALLAH bukan seperti adam dan hawa. Karena itu keliru besar pernyataan anda yang saya bold merah Mereka tidak mendapatkan tugas apapun untuk memberitakan injil, Mereka tidak diutus. Mereka tidak mendapatkan tugas khusus. . Justru mengandung dan merawat SANG FIRMAN YANG HIDUP itulah perutusan khusus Maria dan Yosef. Mengapa TUHAN tidak turun saja sebagai manusia tanpa harus dilahirkan, tentunya TUHAN dapat melakukan hal itu, tetapi dia memilih untuk dilahirkan maka itu menunjukkan pentingnya peran Maria. Yohanes Paulus II sendiri mengatakan " Sungguh sebuah keajaiban Alam bahwa manusia mengandung pencipta-Nya"

Tentang Yosef

Yosef memainkan peran amat penting dalam keluarga kudus. Tuhan tidak mengutus malaikat2-Nya untuk menghalau prajurit2 Herodes yang akan mencari bayi YESUS tetapi TUHAN memerintahkan Yosef untuk membawa keluarga itu mengungsi ke Mesir hingga Herodes wafat. TUHAN dapat saja memudahkan perjalanan hidup putra-Nya di dunia karena ia pemilik segala2-Nya. Kita bisa belajar dari kisah ini bahwa Allah sendiri tidak menggunakan kekuasaannya untuk kepentingan diri-Nya dengan memanjakan putra-Nya di dunia ini. Sementara banyak sekali penguasa dunia yang memanjakan anak2nya. Oleh karena itu peran Yosef sebagai Bapak Asuh YESUS tidaklah bisa dianggap kecil. Apakah Yosef mengeluh ketika menerima perintah malaikat untuk menempuh perjalanan jauh dengan berjalan kaki demi menjaga YESUS? Bandingkan dengan Nabi Yunus yang suka mengeluh, bandingkan juga dengan Musa yang tidak berbicara dengan gunung batu untuk meminta air sebagaimana perintah TUHAN.

Sementara YESUS “bertambah hikmat-Nya dan besar-Nya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia.” Dalam tradisi Yahudi, kanak-kanak hingga berusia lima tahun atau usia tertentu, berada dalam pemeliharaan khusus dan didikan para ibu mereka. Tetapi, di atas usia tersebut, kanak-kanak berada di bawah bimbingan khusus para bapa mereka. Yosef, karena kewajiban dan hak istimewa yang dianugerahkan kepadanya, adalah rabbi Keluarga Kudus untuk mengajarkan kepada YESUS iman dan praktek Yahudi. Yosef memimpin keluarganya dalam beribadat kepada Tuhan di rumah mereka di Nazaret. Saat bersantap, baik Maria maupun YESUS memandang kepada Yosef di ujung meja yang memanjatkan doa syukur dan berkat. Setiap tahun ketika malam agung Paskah dirayakan, YESUS belia memainkan peranan-Nya dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan seputar ritual kepada Yosef: Bapa, mengapakah malam ini berbeda dari malam-malam lainnya? Lalu, Ia bersama Maria mendengarkan Yosef yang bercerita tentang peristiwa-peristiwa Keluaran yang jaya dan penjelasan akan makna anak domba paskah. Kelak di kemudian hari YESUS akan mendengar Yohanes Pembaptis memaklumkan DiriNya, Putra Yosef dan Maria, sebagai Anak Domba Allah yang akan menghapus dosa-dosa dunia.

Ketika YESUS telah cukup usia, Yosef memperkenalkan-Nya dengan ibadat sinagoga. YESUS senantiasa setia dan taat pada ritual-ritual rumah ibadat sepanjang hidup-Nya. Yosef juga mengajarkan kepada YESUS keahlian seorang tukang kayu. Melalui kecakapan-Nya ini YESUS menopang hidup-Nya dan juga BundaNya, setelah wafat Yosef.

Pengalaman manusiawi YESUS akan kebapaan dipetik-Nya dari hubungan-Nya dengan Yosef. Ketika YESUS mengajarkan, “Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan? Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking?” pastilah yang ada dalam benak-Nya saat itu adalah bagaimana lemah lembut dan penuh kasih sayang Yosef kepada-Nya sementara Ia tumbuh dewasa.

Ketika YESUS mengisahkan perumpamaan tentang anak yang hilang, kemungkinan Yosef-lah yang menjadi model dari bapa yang penuh belas kasihan itu. Sementara YESUS menceritakan bagaimana sang bapa memeluk serta mencium puteranya yang tadinya hilang, mungkin Ia sedang mengenangkan bagaimana Yosef memeluk serta mencium-Nya saat menemukan-Nya kembali setelah Ia hilang di Bait Allah selama tiga hari.

Ketika YESUS mengajarkan kepada kita bagaimana berdoa, Ia memulainya dengan sebutan kasih yang sama yang Ia pergunakan untuk menyebut Yosef sepanjang hidup-Nya, abba. Kasih-Nya yang begitu besar kepada Yosef sungguh nyata dalam banyak peristiwa dalam Injil. Yosef telah menanamkan kesan yang luar biasa dalam diri YESUS.

Oleh karena itu tidak mungkin kecil peran kedua orang ini terhadap ALLAH PUTRA ketika IA hadir didunia. Dan peran Maria dan Yosef jauh lebih besar dari peran semua nabi yang pernah ada, sebab YESUS sendiri mengatakan kepada para murid2nya " Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya banyak nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak (Mat. 13:17) Betapa berbahagianyalah orang yang ditunjuk Allah bukan sekedar melihat ALLAH PUTRA tetapi dapat menggedongnya dan merawatnya. Dan sungguh Ajaib dan berbahagia lagi dan sungguh terberkatilah orang yang dipilih ALLAH PUTRA untuk menjadi Ibu-Nya, sebagaimana Paus Yohanes Paulus II katakan " Sungguh suatu keajaiban Alam bahwa seorang manusia mengandung Allah Penciptanya"

Apakah ini bukan perutusan khusus dari TUHAN untuk kedua figur tersebut?
Untuk memahani peran kedua figur Maria dan Yosef saya mengajak anda untuk membaca tulisan saya: Mengapa saya sangat menghormati Figur Maria dan juga Yosef di sini: Mengapa saya sangat menghormati Figur Maria dan juga Yosef - Pendalaman Alkitab - ForumKristen.com

Salam

Tuhan tidak bisa???
wooowwwwww ilmu apalagi nih???
kayaknya perlu baca yunus deh…

Yup sangat yakin 100% sebab untuk mengetahui otentik atau tidaknya sebuah kesaksian, umat Katolik mengacu kepada keputusan Magisterium. Suatu tolok ukur yang dapat dipakai adalah apakah pesan yang disampaikan dalam wahyu- wahyu pribadi itu cocok dengan ajaran Magisterium Gereja? Jika tidak, maka tidak otentik. Sedangkan jika ya, maka bisa jadi otentik, walaupun tetap saja sifatnya tidak mengikat dan tidak setara dengan Wahyu umum yang tertuang dalam Kitab Suci dan Tradisi Suci.

Justru kesaksian angelica zambrano yang perlu dipertanyakan validitasnya mari kita simak uraian saya tentang kesaksian angelica zambrano

ada kesalahan fatal dalam kesaksian ini.

PERTAMA:
Tuhan mengatakan padaku, “Putri, pada hari-hari itu ROH KUDUS tidak akan ada lagi di Bumi. Pada masa itu, Ia tidak akan ada lagi di Bumi.” (2 Tesalonika 2:7.)

2 tesalonika 2:5-7 tidak berbicara tentang tidak adanya ROH KUDUS di bumi.

Tuhan YESUS yang adalah satu dengan Bapa dan ROH KUDUS, telah berjanji untuk menyertai kita semua sampai akhir jaman (Matius 28 : 20), bahkan sampai selama-lamanya.

Jika tidak ada lagi ROH KUDUS di bumi, mengapa di akhir jaman masih ada orang beriman ? orang-orang kudus ? ( Matius 13 : 24-40; Wahyu 20 : 9 )

kesaksian Angelica telah mengkontradiksi janji YESUS dan bertentangan dengan Kitab Suci.
Oleh karena itu, gugurlah kebenaran dari kesaksian ini.

KEDUA:
Kesaksian Angelica nampaknya mulai ngaco dan terlihat seperti korban dari penafsiran Alkitab secara serampangan dan aneh-aneh. Memotong-motong ayat seenak sendiri lalu menciptakan tafsiran sendiri.

Wahyu 9:1 Lalu malaikat yang kelima meniup sangkakalanya, dan aku melihat sebuah bintang yang jatuh dari langit ke atas bumi, dan kepadanya diberikan anak kunci lobang jurang maut. Wahyu 9:2 Maka dibukanyalah pintu lobang jurang maut itu, lalu naiklah asap dari lobang itu bagaikan asap tanur besar, dan matahari dan angkasa menjadi gelap oleh asap lobang itu. Wahyu 9:3 Dan dari asap itu berkeluaranlah belalang-belalang ke atas bumi dan kepada mereka diberikan kuasa sama seperti kuasa kalajengking-kalajeng di bumi. Wahyu 9:4 Dan kepada mereka dipesankan, supaya mereka jangan merusakkan rumput-rumput di bumi atau tumbuh-tumbuhan ataupun pohon-pohon, melainkan hanya manusia yang tidak memakai meterai Allah di dahinya. Wahyu 9:5 Dan mereka diperkenankan bukan untuk membunuh manusia, melainkan hanya untuk menyiksa mereka lima bulan lamanya, dan siksaan itu seperti siksaan kalajengking, apabila ia menyengat manusia. Wahyu 9:6 Dan pada masa itu orang-orang akan mencari maut, tetapi mereka tidak akan menemukannya, dan mereka akan ingin mati, tetapi maut lari dari mereka.

di ayat 4 dikatakan :

Wahyu 9:4 - Dan kepada mereka dipesankan, supaya mereka jangan merusakkan rumput-rumput di bumi atau tumbuh-tumbuhan ataupun pohon-pohon, melainkan hanya manusia yang tidak memakai meterai Allah di dahinya.

berarti masih ada yang memakai meterai Allah. Berarti masih ada orang kudus. Berarti masih ada ROH KUDUS di bumi pada momen yang dimaksudkan oleh kesaksian Angelica.

Begitu ada satu bagian saja dari suatu kesaksian yang di-klaim berasal dari Allah ternyata ber-kontradiksi dengan Firman Tuhan dan ajaran Gereja Kudus, maka luruhlah seluruh kebenaran yang dengan susah payah dibangunnya.

KETIGA:
Sementara itu, si Anglica yang mengklaim melihat iblis ber-moonwalk di neraka… ???

Dan masih banyak lagi jika diuraikan disini,

Kalimat diatas saya kembalikan kepada anda dalam menanggapi atau mempercayai kesaksian dari angelica zambrano yang justru anda telan bulat-bulat! Sedangkan saya mengacu kepada keputusan Magisterium bukan menelan bulat-bulat kesaksian Catalina Rivas.

ini ada Sebuah artikel yang sangat membantu utk memisahkan apakah suatu penampakan itu berasal dari Tuhan atau tidak adalah artikel berjudul Testing The Spirit dr halaman page www.UnityPublishing.com

Salam

Baca lengkap uraian saya, KEHENDAK TUHAN TIDAK BISA BEKERJA atas diri manusia jika manusia tidak menginginkannya, kalimat ini dalam konteks penebusan! Sebab penebusan hanya bisa terjadi jika manusia memang MENGHENDAKI ditebus? Nah siapakah wakil dari ras manusia yang menyatakan “IYA” kepada rencana Allah tersebut kalau bukan Maria?! Maria oleh kehendak bebasnya yang SELARAS DENGAN KEHENDAK ALLAH menghendaki perdamaian manusia dengan TUHAN. Sementara Adam-Hawa oleh kehendak bebasnya yang TIDAK SELARAS KEHENDAK ALLAH menghendaki permusuhan manusia dengan TUHAN, dan lebih memilih tunduk kepada Iblis!!

Jika adam bisa disalahkan karena kehendaknya tidak selaras dengan kehendak Allah yang menyebabkan kita semua jatuh dalam dosa, maka tidaklah berlebihan jika kita menyebut Maria sebagai yang berbahagia oleh karena kehendak bebasnya yang selaras dengan TUHAN maka penebus telah hadir di dunia ini demi menebus dosa kita semua!! Disinilah dapat kita lihat peran unik dari Maria dan dapat menghormatinya.

Semoga anda paham!

Stuju bangets dgn pernyataan di atas karena:

1 Kor 5
6 Kemegahanmu tidak baik. Tidak tahukah kamu, bahwa sedikit ragi mengkhamiri seluruh adonan?

Gal 5
8 Ajakan untuk tidak menurutinya lagi bukan datang dari Dia, yang memanggil kamu. 9 Sedikit ragi sudah mengkhamirkan seluruh adonan. 10 Dalam Tuhan aku yakin tentang kamu, bahwa kamu tidak mempunyai pendirian lain dari pada pendirian ini. Tetapi barangsiapa yang mengacaukan kamu, ia akan menanggung hukumannya, siapa pun juga dia.

Kol 2
18 Janganlah kamu biarkan kemenanganmu digagalkan oleh orang yang pura-pura merendahkan diri dan beribadah kepada malaikat, serta berkanjang pada penglihatan-penglihatan dan tanpa alasan membesar-besarkan diri oleh pikirannya yang duniawi, 19 sedang ia tidak berpegang teguh kepada Kepala, dari mana seluruh tubuh, yang ditunjang dan diikat menjadi satu oleh urat-urat dan sendi-sendi, menerima pertumbuhan ilahinya.

Gal 1
Hanya satu Injil

6 Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain, 7 yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus. 8 Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia. 9 Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia.

Ingat, Kepala adalah Yesus adalah ALLAH adalah Firman ALLAH yg telah disaksikan oleh nabi dan rasul terdahulu dalam Alkitab.

berarti Tuhan tidak bisa???
woooowwwww???
Tuhan di batasi oleh manusia???
trus yunus g mana???
musa???
adam gagal ??? ya memang…
tapi bukan berarti Tuhan ndak perhatikan… buktinya masih hidup kan??? sampe jadi punya banyak keturunan???
Bukan manusianya… melainkan Kasih-Nya belaka yang luar biasa…
semua karena kasih-Nya belaka…

Beda antara TUHAN dibatasi dengan bekerjanya Rahmat ALLAH atas diri Manusia? Rahmat itu bisa bekerja jika memang manusia menghendakinya, tetapi jika manusia tidak menghendakinya TUHAN tidak akan masuk dalam diri kita. Karena itu YESUS pun bertanya lebih dahulu sebelum menyembuhkan manusia “Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?” ( Mat. 9:28). Bukan berarti YESUS tidak mampu melakukannya, tetapi UNTUK APA, ATAS DASAR APA, Yesus melakukannya jika manusia TIDAK MENGHENDAKINYA!! Itulah yang terjadi ketika Allah melalui Malaikatnya menyampaikan khabar Gembira kepada Maria dan Maria menyatakan “IYA” maka kita semua beroleh kesempatan untuk ditebus!

lalu kenapa nabi2 selalu diutus walau anak2 israel selalu “menolak-Nya”
kenapa niniwe kedatangan “yunus” yang bukan orang niniwe sampai harus ditelan ikan karena dia menolak???
kalau bukan "kekerasan " hati Bapa yang memang sayang kepada ciptaan-Nya yang selalu menolak Dia???
kenapa ada waktu sampai injil di beritakan???
kenapa rasul2 harus sampai menjadi martir ke negeri “tak berTuhan” ???
semua karena kasih-Nya…
tapi Tuhan dibatasi manusia??? woooowwwwwww???

kalo saya koq malah percaya ini: :coolsmiley:

http://www.rumahpanjai.com/forum/topics/attention-susunan-kerajaan

  1. Rosa, yang disebut Naga, mereka yang berdoa rosario secara langsung berkomunikasi dengannya.

  2. Maria Marguela, sosok yang sering muncul dalam penglihatan dan mimpi, berperan untuk menyamar sebagai bunda Maria, ibu Tuhan kita, Yesus Kristus, dengan maksud untuk membutakan / menipu pikiran anak-anak Tuhan. Roh ini (malaikat yang jatuh) mengendalikan seluruh jenis mahkluk di dunia di bawah air.

Tidak pernah ada kalimat saya seperti tudingan anda Tuhan dibatasi manusia. Anda terlalu berlebihan dalam menangkap penjelasan saya!

Kasih Allah kepada manusia tidak bisa dibatasi oleh apapun, mengapa Allah begitu peduli kepada manusia yang berdosa ketimbang malaikat yang memberontak (Iblis)? Karena TUHAN mengetahui bahwa manusia selalu ingin bertobat ada kerinduan dalam diri manusia untuk selalu menemukan TUHAN! Jadi Cinta Allah yang tulus kepada manusia disambut dengan ketulusan yang sama oleh manusia meski cinta manusia terhadap TUHAN tidaklah sesempurna cinta TUHAN kepada manusia. Oleh karena itu KEHENDAK BEBAS yang kita bicarakan disini, bukan terbatasnya kuasa TUHAN adalah tolok ukur apakah manusia dapat mencintainya dengan tulus atau tidak! TUHAN tidak bisa memaksa dengan KEHENDAKnya bahwa manusia DAPAT mencintainya, tetapi TUHAN tetap memberi kebebasan kepada manusia untuk mau menyelaraskan hidup dengan kehendaknya atau tidak!! Yang dilakukan oleh Maria adalah Menyelaraskan kehendaknya dengan KEHENDAK TUHAN yang mengingini PENEBUSAN bagi manusia. Disinilah saya menyebut peran unik Maria dalam sejarah keselamatan haruslah mendapatkan tempat khusus!