Yesus melihat Hati kita bukan dari cara kita beribadah

Saya ingin sedikit share Untuk saudara-saudaraku seiman yang terkasih dalam nama Yesus Kristus.
Jujur saja saya masih dalam tahap belajar untuk mengenal Yesus Kristus lebih dalam dan saya masih banyak membutuhkan bimbingan kerohanian dari saudara seiman yang lain.
Saya sedikit prihatin melihat ada saudara seiman yang saling klaim ajaran/aliran mana yang paling benar.
“Berikut pendapat saya secara pribadi” tanpa berusaha menyindir ataupun memperolok orang lain
Banyak sekali perdebatan antara kita saudara seiman terutama antar denominasi Gereja, yang akhirnya berujung ke saling menyalahkan ajaran/cara yang dipakai ke salah satu aliran tertentu dan membenarkan ajarannya masing-masing itulah yang paling benar.
Yang harus kita ingat bahwa Yesus melihat kita dari hati kita bukan cara kita beribadah.
Bagaimana kita berani mengKLAIM bahwa ajaran kita yang paling benar? apakah Yesus pernah berkata bahwa kita harus beribadah menggunakan cara A,B,C dll. Bagaimana dengan saudara seiman kita yang ada di pedalaman yang mungkin mengenal Yesus dari missionaris dari aliran tertentu dan kita berani mengklaim bahwa mereka salah dan doanya tidak di terima oleh Tuhan jika missionaris tersebut bukan dari aliran kita?
padahal mereka telah memenangkan jiwa dan mengenalkan Yesus Kristus dan menjadikan semua bangsa muridNYA
Ada satu Prinsip pokok yaitu kita menerima Yesus Kristus sebagai juru selamat pribadi kita.
tidak perduli tentang bagaimana “cara” kita beribadah,berdoa dan berbuat.
dan satu-satunya cara untuk mengenal Yesus yakni baca Alkitab dan berkomunikasi padaNYA melalui DOA.
Tugas kita adalah memenangkan jiwa dan memperkenalkan orang lain untuk menerima Yesus.
mungkin ini adalah share yang dapat saya sampaikan, kita harus melihat kebenaran FirmanNYA dan bukannya saling klaim siapa yang paling benar.
Salam kasih dalam Yesus Kristus
Untuk moderator: apabila dalam tulisan saya ini mungkin menyesatkan atau tidak sesuai dengan ajaran kekristenan tolong didelete aja ( maklum masih belajar )

@ronny, ini pendapat pribadi saya juga yah.

yah, mau bagaimana lagi, kenyataan skrg memang beragam ajaran. PD/yakin dengan ajaran yang dimiliki sah-sah saja kok bro.
masalah eyel-eyelan, tergantung kedewasaan pribadinya masing-masing deh :smiley:

:smiley:
YESUS memang melihat hati, tapi cara beribadah juga perlu diperhatikan agar seperti yang YESUS inginkan. dan rasa-rasanya apa yang ada di hati kita juga berkorelasi dengan yang tindakan yang kita hasilkan termasuk cara beribadah.

:slight_smile: :slight_smile:
kuncinya di pihak “otoritas/wewenang yang mengajar”

Lanjutkan saja, tidak ada masalah sepanjang pokok-pokok imannya masih seperti yang ada di Credo Nicea, Para Rasul, dan Atanasius. Mereka tidak bersalah atas kesalahan doktrin yang diajarkan kepada mereka yang sifatnya mungkin minor.

kurang setuju.
ex : berhasil masuk ke PT yg diimpikan saja, tidak akan membuat seseorang meraih degree, harus dlanjutkan juga dengan suatu usaha selama 4-6 tahun.
dan mematuhi aturan yang telah dibuat itulah usaha yg membuat tujuan itu tercapai.

berarti tidak percaya tok kan? ada disiplin juga yg dilakukan, termasuk ibadah beserta caranya.
ini beda dengan pernyataan sebelumnya

menjadi garam dan terang saja lah, lebih general bagi saya.

salam.

Thanks Bro, semoga pendapatnya juga menjadi sharing dan saling memperlengkapi.
GBU

Yahhh diakui atau tidak memang seperti itu kenyataannya, saya sudah banyak mengikuti banyak tatacara spti itu bahkan tanpa sengaja saya pernah liat hamba Tuhan cekcok hampir kelahi gara² berebut domba, kemudian saya menjadi tau klo gereja adalah propaganda. Tapi kamu harus menemukan tempat/gereja yang kamu rasa nyaman untuk beribadah lho bro…hehehe… :happy0025:

Saya kira, rasa nyaman beribadah perlu, tetapi tidak cukup. Sebab, orang-orang Farisi dan Ahli-ahli Taurat, dari kisah-kisah yang diungkapkan dalam Perjanjian Baru, cukup nyaman beribadah. Ternyata mereka dikecam oleh Yesus. Jadi, saya mencari dan memilih Gereja, atau jemaat, atau kumpulan orang percaya yang didirikan Yesus. Yesus pernah mengatakan bahwa Dia akan mendirikan jemaatNya. Itu saja dimasuki, meski kurang nyaman,

Sementara kalau untuk bersekutu dan berdoa, tidak memerlukan Gereja to? Sebab Yesus pernah bilang, dimana dua atau tiga orang berkumpul dalan namaNya, di situ Dia ada. Padahal, menurut saya, meski tidak berkumpul dua atau tiga orang dalam namaNya, Dia selalu hadir. Ketika seseorang bersendirianpun, Dia hadir. Banyak orang percaya bilang, Dia Maha Hadir. Jadi, carilah gereja yang didirikan Yesus, dijanjikanNya, Dia akan mengiringi gereja itu sampai akhir jaman.

Damai, damai, damai,.

topik sangat bagus sekali dibahas, karena kita sering mendapat pengajaran yg keliru bahwa seolah olah Tuhan sangat membutuhkan uang kita, karena Dia akan mengutuk kalau tidak memberikan pepuluhan, padahal Tuhan hanya menghendaki kehdiudpam kita, ada website yg sangat bagus , dikupas secara detail, please share to your friends, saya sangat diberkati dg Topik ini.

                                       [url=http://www.giving2god.com]www.giving2god.com[/url]

topik sangat bagus sekali dibahas, karena kita sering mendapat pengajaran yg keliru bahwa seolah olah Tuhan sangat membutuhkan uang kita, karena Dia akan mengutuk kalau tidak memberikan pepuluhan, padahal Tuhan hanya menghendaki kehdiudpam kita, ada website yg sangat bagus , dikupas secara detail, please share to your friends, saya sangat diberkati dg Topik ini.

                                       [url=http://www.giving2god.com]www.giving2god.com[/url]

[email protected]

Mungkin yang ada adalah saling berargumentasi mengenai kebenaran doktrin gerejanya masing-masing ( Denomunasi Gereja )…Tapi bukan bertentangan mengenai ajaran Alkitab. Karena Alkitab orang Kristen ya Alkitab,
Namun karena setiap denominasi gereja kan memiliki ahli telog nya masing masing…dari situlah doktrin itu terlahirkan.

Salam GBU

Betul…

Termasuk doktrin luther yaitu sola scriptura,… yang sampai sekarang menyebabkan banyaknya denominasi dan terciptanya thread ini…