Yesus memperbanyak roti, untuk makan 5000 orang.

Dari roti dan ikan yang sudah ada, Yesus memperbanyak, sehingga semuanya kenyang dan masih tersisa 12 bakul penuh.

Pertanyaan:

  • Apa artinya yesus minta roti dan ikan untuk diperbanyak.
    Apakah Yesus tidak bisa tanpa roti dan ikan itu, tiba-tiba menjatuhkan roti seperti manna yang turun dari langit ?

  • Mengapa setelah semuanya kenyang, sisa-sisa roti itu masih dikumpulkan dan ditunjukkan bahwa tersisa 12 bakul penuh ?

Tuhan Yesus mau berbicara apa kepada kita, mengenai kejadian ini ?

Syalom.

Tuhan lebih suka bekerja dari apa yg kita punya, bukan apa yg kita ngga punya.
Kl kita punya cuma 5 roti dan 2 ikan, maka Tuhan mau mnggunakannya, dilipatgandakanNya utk mberkati banyak orang.

Ada orang-orang yg kecil hati krn mlihat btapa kecilnya sumber daya yg ia miliki.
Kisah ini mngingatkan kita bhw sekecil apapun sumber dayanya, asal dberkati Tuhan, maka itu bisa berlipat ganda.

Kl Tuhan di kisah itu pake metode manna, maka kita yg mbaca bisa saja (bisa saja lho) bpandangan :
Oh Tuhaaaaan, turunkanlah mujizaaaaat!!! Saya ngga punya apa-apaaaaa!!! - dan orang itu hanya nunggu-nunggu aja mujizat turun.

Kisah ini mngajarkan :
‘Hayo kamu punya apa? Sbrapapun yg kamu punya, bawa ke Aku, maka Aku akan lipatgandakan supaya bs mberkati. Dan apa yg kamu sudah punya sbrapapun dikitnya, bagikan. Maka apa yg kamu bagikan itu akan berlipat ganda.’

Hehehe…
Smoga Tuhan berkati.

Setuju ama bro Siip, dari kisah ini Yesus ingin megajarkan bahwa berkat datang dari apa yang kita punya, sekecil apapun itu. Tuhan dapat berbuat lebih dari apa yang kita pikirkan dari apa yang kita punya, sekecil apapun itu, asal kita menyerahkan sepenuhnya kepada-Nya.

Anyway, tentang manna dari Surga ketika Tuhan membawa bangsa Israel ke tanah Kanaan juga punya pelajaran tersendiri. Bahwa Dia ingin mengajarkan bagaimana hidup bergantung pada-Nya.

Jawaban 1 & 2 : itulah mujizat Tuhan tidak dapat dihitung dg matematis, 1+1=2.

5 roti dan 2 ikan sisa 12 bakul, ini menunjukkan adanya mujizat pelipat gandaan dimana lewat hal yang sederhana DIA sanggup mengadakan mujizat. Dan kepedulian akan jiwa2 yang mengikutinya membuat Tuhan berbelas kasihan ingin mencukupkan kebutuhan jasmani mereka pd saat itu.

Gbu :angel:

Kata-Nya sih, bahwa SISA itu menunjukkan bahwa Tempat di Rumah Bapa yg disediakan bagi manusia itu gak usah khawatir gak kebagian “jatah”, pokoknya WARISAN yg akan diberikan pada kita itu sangat CUKUP kalau tidak mau dikatakan BERLEBIH , jadi gak usah Gontok2an dan Rebutan untuk mendapatkan WARISAN SORGAWI itu !

jawaban dari SIP diatas benar2 mengesankan, Puji Tuhan

HalleluYah

Tuhan Yesus mengesankan!

Tuhan Yesus tentu saja bisa memberi begitu saja tanpa meminta lebih dahulu dari kita.
Akan tetapi Tuhan Yesus tidak mau,
Dia selalu minta lebih dahulu dari hasil jerih payah kita, baru oleh Nya diberkati dan diperbanyak.

Mengapa 2 ikan dan 5 roti itu diambil dari seorang anak ?
Sebab anak yang masih kecil kalau memberi tidak mempunyai motivasi apa-apa, dia masih polos.
Sedangkan orang dewasa kalau memberi, sekalipun dengan suka rela, sedikit banyak mempunyai embel-embel, misalnya: supaya lebih dikenal, atau mempunyai maksud-maksud lain dibalik hatinya.

Kesimpulannya: Tuhan selalu minta lebih dahulu hasil dari jerih payah kita, dan harus diberikan kepada Nya dengan tulus tanpa embel-embel motivasi dibalik pemberian itu.
Baru pemberian itu diberkati oleh Yesus, diperbanyak dan dikembalikan kepada kita.

Lihat 1 raja-raja. 17.
Elia minta lebih dahulu sepotong roti bulat kecil kepada janda yang hanya mempunyai sedikit tepung yang terakhir, setelah itu dia mati, sebab sudah tidak ada makanan lagi.
Dengan diberikannya roti kecil itu, oleh Elia diberkati dan sejak itu tepung nya itu tidak pernah habis.

Pertanyaan:
Marilah kita masing-masing bertanya didalam diri kita sendiri.
Mengapa persepuluhan dari hasil jerih payah yang saya berikan itu tidak diberkati dan diperbanyak seperti 2 ikan dan 5 roti itu ?

Jawaban akan saya berikan di Topik mengenai Persepuluhan yang sudah ada, supaya tidak OOT.