Yesus Tuhan? Kok bisa dicobai iblis? (Matius 4:1-11)

4:1 Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis.
4:2 Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus.
4:3 Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti.”
4:4 Tetapi Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.”
4:5 Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah,
4:6 lalu berkata kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu.”
4:7 Yesus berkata kepadanya: “Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!”
4:8 Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya,
4:9 dan berkata kepada-Nya: “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.”
4:10 Maka berkatalah Yesus kepadanya: “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”
4:11 Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani Yesus.

Bagaimana bisa Yesus sebagai Tuhan dicobai iblis?

Menurut logika ‘asal’ sy ada beberapa kemungkinan. Harap maklum dengan kata-kata sy sendiri ya:

  1. Kemungkinan pertama. Yesus sebagai Tuhan yang menjadi manusia, mungkin aja setelah ‘diskusi dengan Bapa’ atau bagaimana ceritanya ‘sepakat’ untuk terjun ke bumi dalam spesifikasi atau status yg dibikin ‘lebih rendah daripada malaikat’. Allah Bapa bermaksud baik dengan mengutus Tuhan Yesus (Allah Anak) dalam keadaan sama (atau hampir sama) seperti manusia biasa, mungkin untuk supaya lebih ‘total’ merasakan bagaimana menjadi seorang manusia dan sekaligus membuktikan bahwa seorang manusia bisa hidup dengan tanpa dosa dari awal hingga akhir tugasnya. Lagipula manusia yg telah berdosa itu butuh penebusan ya berupa manusia juga kan? Tapi tentunya manusia yg tidak berdosa. Nah di situlah kenapa Yesus harus dibikin persis sama dengan manusia, supaya pengorbanannya nanti sah, perfect gitu.

Ibrani 2:9
Tetapi Dia, yang untuk waktu yang singkat dibuat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, yaitu Yesus, kita lihat, yang oleh karena penderitaan maut, dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat, supaya oleh kasih karunia Allah Ia mengalami maut bagi semua manusia

Jadi sewaktu iblis datang, dia mampu mencobai Yesus karena Yesus itu sama seperti manusia. Iblis mungkin tau Yesus adalah anak Allah, namun dia mendapati bahwa Yesus ternyata sama saja seperti manusia bisa didekati dan dicobai makanya dia mencoba dan menggoda Yesus (walaupun gagal). Ternyata seorang manusia bisa mempertahankan imannya.

  1. Kemungkinan kedua, iblis kurang mengenal Allah Anak (Tuhan Yesus). Entah bagaimana ceritanya tapi iblis selama ini mungkin cuma taunya ya Allah Bapa, dia tidak (terlalu) tau soal Tuhan Yesus. Jangan-jangan waktu itu iblis tidak tau sama sekali bahwa Yesus itu Tuhan. Dengan demikian iblis sudah sangat kurang ajar, berani mencobai Tuhan. Tapi sepertinya tidak mungkin, karena di ayat ini:

Matius 4:3 "Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti.” → iblis sepertinya cukup mengenal sang anak Allah tersebut.

  1. Kemungkinan ketiga, biasa saja sama seperti seorang manusia yang mencobai Tuhan. Tidak ada yang aneh, apalagi seorang iblis mencobai Tuhan. Dan mungkin saja waktu itu Yesus juga membiarkan dia dicobai oleh iblis. Itu wajar…

  2. Mungkin ada pendapat lain? Silakan.

Sy utarakan beberapa kemungkinan di atas, no. 1, 2 dan 3 sy rasa bisa saja demikian. Tapi mungkin yang paling ‘sesuai’ Alkitab adalah kemungkinan pertama. Bagaimana pendapat para suhu sekalian?

Di Taman Eden ia berinisiatif duluan kpd Hawa:
“Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam
taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?”

Di padang gurun saat Yesus lapar ia berkata:
“Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah
supaya batu-batu ini menjadi roti.”

Sampai 3x dicobai gak mempan

Pendapatku, kurasa memang sejak semula
Iblis itu benci kpd yg suci, benci kpd kebenaran
Taman Eden dimasuki, Yesus dicobai; Waspadalah!
Aku blm tanya ibuku apakah aku nangis saat dibaptis

Salam Damai!

Yesus sbg manusia punya hak sbg manusia juga = kehendak bebas.

GBU

@ Bro revolzer adn PI

Barang kali perlu juga kita pertanyakan atau ancer2
Apa alasan Yesus pertama kali berfirman menegur Iblis?
Spt yg terjadi di akhir 40 hr “persiapan” pelayanan di bumi

Dan apa mungkin terkait dgn itu juga, bw ada alasannya
Yesus pertama kali menampakkan diri kpd Maria Magdalena
Bukan kpd Ibu-Nya atau Maria yg lain, murid-Nya atau sdr2-Nya
Itu terjadi di awal 40 hr “persiapan” mengakhiri penampakan-Nya

Mari kita kemon … !
Mungkin belum ada org memperhatikan hal ini
Aku memang baru kali ini kepikiran, bw hal itu ternyata unik juga

Salam Damai!

Hal ini tidak terlalu mengherankan. Jika Allah dalam rupa Manusia, mengambil rupa Manusia dengan memilih jalan untuk dilahirkan sehingga pembentukan daging dan darahnya itu dari Ibu yg mengandungnya, maka tidak perlu kita heran ketika Allah dalam rupa Manusia dapat lapar, menangis dan bahkan mati, apalagi digoda iblis.

Yesus pertama kalinya berfirman adalah menegur Iblis
Yesus pertama kali menampakkan diri kpd Maria Magdalena
Seperti pasti Paulus telah mengerti itu maka dituliskan-nya sbb:

Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dlm Tuhan, di dlm kuasa-Nya.
Pakailah perlengkapan perang yg diberikan Allah kpd-mu,
Spy kalian dapat bertahan melawan siasat2 yg licik dari Iblis,
Sebab kita berjuang bukannya melawan manusia, melainkan
melawan kekuatan segala setan2 yg menguasai zaman yg jahat ini.
Kita melawan kekuatan roh2 jahat yg menguasai ruang angkasa. [BIS Ef 6 :10-12]

Alkitab Hari Ini - 24 Oktober 2020
Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh
oleh ikatan damai sejahtera: - [Efesus 4:3]

Salam Damai!

Kalau menurutku setan tidak dapat mencobai Yesus…
walaupun 3 kali setan berusaha mencobai Yesus, tapi Yesus tidak dapat dicobai…

mengapa… ?
karena Tuhan Yesus menggunakan Firman Allah sebagai senjata-Nya… ada tertulis adalah senjata yang digunakan Yesus ketika di cobai…

dan alhasil oleh karena kuasa Firman Allah, setan tak dapat mencobai Yesus… :slight_smile: :slight_smile: :slight_smile:

apa yang telah dilakukan Tuhan di padang gurun pencobaan, adalah harapan, semangat dan jaminan bagi kita.
untuk tidak dapat dicobai oleh Iblis…
dengan Firman Tuhan… setan tidak dapat mencobai kita… :slight_smile: :slight_smile: :slight_smile:

ada Amin… ?

salam sehat
TYM

Karena Yesus Kristus adalah Tuhan yang menjadi Manusia.

Atau lebih baik dinyatakan sbb:

Kalau menurutku setan tidak bisa mencobai Yesus…
walaupun 3 kali setan berusaha mencobai Yesus,
tapi Yesus tidak bisa dicobai…

Itu spy nabrak text TS, “Koq bisa …”
Mungkin kata “bisa” tidak diperlukan
Jadi maksud TS: …“Koq dicobai iblis?”

Semua pasti ada alasannya
Mungkin lebih baik lagi kita ancer2 mencari apa alasan:

  1. Yesus pertama kalinya berfirman adalah menegur Iblis
  2. Yesus pertama kali menampakkan diri kpd Maria Magdalena
  3. Yesus melakukan “persiapan” awal 40 hr, persiapan akhir 40 hr

Halo. Harus dipahami bahwa Yesus sebagai Allah memiliki dua natur. Dalam bahasa teologis daripada Louis Berkhof dikatakan sebagai DWI NATURE. Istilah ini tersirat dalam Alkitab ketika terkadang Yesus mengampuni dosa ( SEBAGAI ALLAH ) dan berdoa kepada ALLAH ( Sebagai manusia ). Sifat Allah Yesus adalah kekal sementara manusia Yesus pasti dicipta.

Yesus dicobai iblis SEBAGAI manusia. Tak mungkin iblis bisa mencobai Allah. Kata PENCOBAAN merujuk pada pencobaan yang dilakukan iblis untuk manusia.

Ya! Jelas iblis tak mungkin berhasil mencobai Allah
Tapi mungkinkah iblis tidak pernah mencobai Allah?
(mungkin ini yg bisa jadi terkait pertanyaan TS)

Sebab (Ay.7) mencatat, Yesus berkata kpd-nya:
“Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!”
Dan [Kel 17:7] “mereka telah mencobai TUHAN”

Apakah ada pergeseran arti kata “bisa”?
Mungkin kata “bisa” makin lebih kpd “boleh” (may) dr pd “dapat” (can)
Dr kata itu lalu muncul istilah2, “bisa2 aja”, “bisa2-nya”, “sebisanya”

Ada pula peribahasa menggunakan kata “bisa”: “alah bisa oleh karena biasa”
Iblis biasa mencobai manusia, manusia bagai biasa mencobai Allah
Maka kata Yesus: “Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!”

Salam Satu Iman!

Lukas 24:44
Ia berkata kepada mereka: “Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur.”

Segala sesuatu yang dilakukan dan dialami oleh Tuhan Yesus telah ditulis dan dinyatakan sebelumnya oleh Allah, sehingga kita harus mencari kebenarannya dari apa yang tertulis tentang hal itu dalam Kitab Suci. Dari sana saya berangkat berargumen.

Dalam copas ayat kamu Matius 4:1, jelas dikatakan, “Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis.” Dimana kalimat itu sejalan dengan Lukas 4:1-2, yang menyatakan bahwa ROH KUDUS sengaja membawa Tuhan Yesus ke padang gurun untuk dicobai oleh Iblis. Tetapi sebelum dicobai, Tuhan Yesus berdoa dan berpuasa selama 40 hari lamanya, sesuai dengan apa yang Tuhan Yesus nasihatkan juga kepada rasul Petrus dalam Matius 26:41 yang sebelumnya rasul Petrus dicobai Iblis juga. Bahkan dalam Lukas 22:31-32 ditambahkan detil bahwa Iblis yang menuntut kepada Allah agar rasul Petrus juga dicobainya. Tetapi Tuhan Yesus berdoa agar imannya tidak gugur supaya bisa menguatkan saudara-saudara yang lainnya saat menghadapi cobaan yang sama yang telah ia lalui.

Sama seperti rasul Petrus demikian Tuhan Yesus dicobai oleh Iblis agar Tuhan Yesus dapat menjadi pengatara perjanjian baru yang dapat memahami cobaan yang dialami oleh manusia selama hidup di dunia ini.

Ibrani 4:15
“Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.”

Tiga ayat selanjutnya dikatakan, “Ia harus dapat mengerti orang-orang yang jahil dan orang-orang yang sesat, karena ia sendiri penuh dengan kelemahan.” Untuk itulah maka Tuhan Yesus dengan tubuh daging sama seperti kita, dicobai oleh Iblis. Supaya sebagai Imam Besar Agung, Ia juga memahami kekurangan dan kelemahan kita. Bukan itu saja tetapi juga memberikan kemenangan-Nya atas cobaan Iblis untuk menjadi kemenangan kita, jika kita mau berjalan di jalan yang ditunjukan-Nya. Sehingga kita juga sama seperti-Nya sebagai Anak Manusia yang memang atas cobaan Iblis.

Tiga cobaan Iblis tersebut merangkum berbagai macam cobaan Iblis yang dialami oleh manusia. Intinya hanya ada tiga macam cobaan dari Iblis. Jika Tuhan Yesus dapat menang, maka kitapun dapat menang.

Jadi untuk apa dicobai oleh Iblis, adalah untuk kita.

Referensi ayat,

Pencobaan: Ulangan 8:1-2, Kel 13:17-18.
40 hari : Ul 18:18-19, Kel 34:28, Yer 31:33.

Sebagai manusia Diapun menunjukkan teladan bagaimana manusia bila digoda oleh iblis yaitu dengan melawannya dengan bersenjatakan kebenaran Firman Tuhan