Zakat

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah dan DPR sedang menggodok rancangan undang-undang tentang pengelolaan zakat infaq dan sodaqoh. Salah satu wacana yang muncul adalah pengurangan kewajiban pajak apabila seseorang sudah membayar zakat.

“Kita mengusulkan agar diwacanakan zakat itu bisa menjadi pengurangan pajak,” kata Wakil Ketua Komisi VIII, Ahmad Zainuddin saat rapat kerja dengan Menteri Agama Suryadharma Ali, perwakilan Kementerian Sosial, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Hukum dan HAM di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Senin (28/3).

Ahmad menjelaskan usulan tersebut bertujuan mencegah tumpang tindih antara dana pajak dan zakat. Ia menjamin pendapatan negara tidak akan berkurang bila wacana itu terealisasi.

“Tujuan keduanya sama, supaya nggak dua kali bayar, karena bayar zakat itu sebagian dari pajak,” kata dia.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Didin Hafinudin pun mendukung wacana itu. Didin mengatakan bahwa sasaran pajak dan zakat adalah sama, yakni pengentasan kemiskinan. Karena itu, wacana ini sangat baik untuk direalisasikan.

“Misalnya ada kewajiban pajak Rp15 juta, lalu dia sudah bayar zakat Rp2 juta itu bisa dikurangi,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Agama Suryadharma Ali menolak ide tersebut tercantum dalam RUU Zakat, namun diatur dalam UU Perpajakan.(Andhini)

lama2 semua jadi m…

aneh ya…?? hehehe…masa urusan dunia mau dicampur adukan dng urusan ibadah yang sifatnya sorgawi…??
Tentang fahamnya saja masih belum difahami…?? ya kok aneh lagi disini, padahal sudah harus menjadi teladan dalam berwacana & bersikap, orang orang tsb… kepada kaumnya kan…??
Kalau semuanya disama ratakan dalam hal memberi kepada negara…, maka sifat yang tercermin adalah tidak mau merugi. Kalau diistilahakan satu tiket masuk dufan bisa maen apa saja sekarep mu dewe…hehehehe

@ purba
yup
salah satu tanda kemilitanan islam yang makin menjadi2

sodaqoh itu bukannya tokoh utama film The Ring y?

:char11:

wkwkwk
yang … tuh ya
???

apa tuh … ?

mau tau y…? nonton dulu film nya… hehe…

wah, pelit info. :o

Wah, signature-ku akan tereduksi dong?

Apakah thread ini tidak cenderung membahas keyakinan lain?
Saya pikir itu kurang etis.

Salam

cuma untuk mengingatkan kita juga om kahlil ^^

Di US kan sudah dari dulu diberlakukan …

Jadi setiap “sumbangan” kepada Gereja, Sinagoge, Masjid, etc … dapat mengurangi total kewajiban pajak … max sumbangan yg bisa diperhitungkan adalah 50% dari total pendapatan …

Jadi kalau penghasilan $1000 bila menyumbang $300 maka yang dikenakan pajak hanya sisa-nya yaitu $700 …

http://www.ehow.com/how-does_5163653_tithing-work-income-tax.html

tapi anehnya lama2 negara ikut2 mengurusi hal perpuluhan atau semacamnya saya rasa tidak sehat saudaraku ^^
akan lebih baik berikan pada Tuhan apa hak Tuhan
pada kaisar apa hak kaisar
saya rasa itu lebih baik
kenpa?
karena ketika agama dan negara campur baur, maka pemaksaan dan kesewenang wenangan mengatas namakan Tuhan pasti terjadi
seperti di timur tengah

akan lebih baik tetap urusan pribadi lepas pribadi^^

Memang akan ada sisi negatif kalau hal ini diberlakukan …

Paling gampang-nya adalah … untuk ngemplang pajak … maka nanti orang memanipulasi pajak dengan membuat “badan amal”, “gereja”, “yayasan sosial” … padahal nanti ternyata dia juga sebagai pengelola dana “amal” :smiley:

Nanti bisa jadi yayasan amal/“gereja” bakal kong kalikong buat ngemplang pajak :smiley: … misal saya lapor 50% disumbangkan tapi sudah main mata dengan gereja nanti 40%-nya balikin lagi yah … gereja kan 10% cukup :smiley: hehe

Tullll
agama biarlah agama
negara biarlah negara^^

agree

Penyatuan “agama” dengan negara hanya akan menghasilkan sejarah kelam yang telah diukir umat Kristen.
Nah, perbedaannya, umat Kristen tidak pernah diajar untuk mendirikan negara agama.
Sedangkan mereka berbeda, ada misi untuk mendominasi dunia. Karena itu kita tidak bisa menggunakan standar kita untuk mengamati kebijakan mereka.
Salam

benar saya suka saudara saudara saya di forum ini semua dewasa dan paham
diberkatilah forum ini
berikan pada Tuhan hak Tuhan
berikan pada kaisar hak kaisar